JAKARTA - ROG Phone 8 kembali mencuri perhatian pecinta gadget setelah harga jualnya turun drastis di pasaran. Ponsel gaming flagship milik Asus yang sempat meluncur di harga belasan juta rupiah pada Januari 2024 itu kini bisa dibeli di kisaran Rp6 jutaan dalam kondisi baru dan bergaransi resmi.
Turunnya harga membuat banyak gamer mulai melirik kembali ROG Phone 8 sebagai opsi HP gaming terbaik di kelas menengah premium. Meski bukan produk terbaru, performa yang ditawarkan disebut masih sangat relevan untuk kebutuhan gaming berat hingga saat ini.
Menariknya, harga ROG Phone 8 juga sempat turun lebih rendah sebelum akhirnya kembali naik mengikuti kondisi pasar. Namun di harga Rp6 jutaan, perangkat ini dinilai masih sangat worth it, terutama bagi pengguna yang mencari performa gaming flagship dengan budget lebih hemat.
Desain Lebih Ringan dan Modern
Dibanding generasi sebelumnya seperti ROG Phone 6 dan ROG Phone 7, desain ROG Phone 8 disebut lebih manusiawi. Bodinya memang masih terasa bulky khas HP gaming, tetapi kini lebih tipis dan ringan.
Ketebalannya berada di kisaran 8,9 mm dengan bobot sekitar 225 gram. Bahkan bobot tersebut sedikit lebih ringan dibanding ROG Phone 9 yang mencapai 227 gram.
Perubahan desain paling terasa ada pada tampilan belakang yang kini lebih minimalis dan tidak terlalu mencolok seperti generasi lama. Asus juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP68 serta perlindungan layar Corning Gorilla Glass Victus 2 yang biasa digunakan pada ponsel flagship premium.
Layar ROG Phone 8 juga masih menjadi salah satu nilai jual utama. Panel AMOLED yang digunakan mendukung refresh rate hingga 165Hz, membuat pengalaman bermain game terasa sangat mulus.
Snapdragon 8 Gen 3 Masih Sangar
Meski bukan chipset terbaru, Snapdragon 8 Gen 3 di ROG Phone 8 ternyata masih sangat kompetitif. Dalam pengujian benchmark terbaru, performanya masih mampu bersaing dengan banyak HP flagship dan gaming keluaran baru.
Skor AnTuTu versi terbaru disebut masih berada di angka tinggi dengan performa GPU yang kuat untuk menjalankan game berat. Sementara pengujian Geekbench menunjukkan skor single core sekitar 2.200 dan multi core mendekati 7.000 poin.
Performa tersebut membuat ROG Phone 8 masih sangat nyaman digunakan untuk berbagai game populer.
PUBG hingga Genshin Impact Libas Setting Rata Kanan
Dalam pengujian gaming, ROG Phone 8 mampu menjalankan PUBG Mobile di 120 FPS dengan stabil. Game lain seperti Call of Duty Mobile, Mobile Legends, hingga Delta Force juga berjalan lancar di pengaturan grafis tertinggi.
Untuk game berat seperti Genshin Impact, perangkat ini masih mampu menjaga performa di kisaran 58 FPS rata-rata. Sedangkan Wuthering Waves yang dikenal cukup berat juga masih bisa dimainkan dengan nyaman meski sesekali mengalami drop frame.
Namun ada satu catatan penting. Suhu perangkat bisa meningkat cukup tinggi saat digunakan gaming dalam waktu lama. Pada pengujian tertentu, suhu bodi depan dan belakang bahkan mencapai 50 derajat Celsius.
Karena itu, pengguna disarankan menggunakan cooling fan tambahan agar suhu lebih stabil dan nyaman di tangan. Tidak harus membeli cooler resmi Asus yang harganya mencapai Rp1 jutaan, karena cooler pihak ketiga dengan harga Rp100 ribuan disebut sudah cukup membantu.
Baterai Lebih Kecil, Tapi Masih Aman
ROG Phone 8 mengalami sedikit penurunan kapasitas baterai dibanding generasi sebelumnya. Jika ROG Phone 7 membawa baterai 6.000 mAh, kini ROG Phone 8 hadir dengan baterai 5.500 mAh.
Pengurangan tersebut dianggap wajar karena bodinya kini lebih tipis dan ringan. Untuk penggunaan gaming, konsumsi daya memang tergolong cukup boros.
Bermain Genshin Impact selama 30 menit menghabiskan sekitar 15 persen baterai, sementara PUBG Mobile menguras sekitar 12 persen. Namun untuk aktivitas ringan seperti YouTube dan Netflix, konsumsi dayanya masih cukup hemat.
Kamera Bukan Fokus Utama
Sebagai HP gaming, sektor kamera memang bukan prioritas utama ROG Phone 8. Meski begitu, Asus tetap menyematkan kamera utama 50 MP dan telefoto 32 MP dengan fitur OIS.
Hasil fotonya dinilai cukup baik untuk kebutuhan harian, meski warna yang dihasilkan cenderung oversaturated atau terlalu tajam. Untuk video, kualitas stabilisasinya justru mendapat apresiasi karena sudah menggunakan sistem enam axis stabilization.
Kamera depan mendukung perekaman hingga 1080p 30fps dengan kualitas yang masih layak untuk kebutuhan media sosial dan video call.
Masih Worth It di Harga Rp6 Jutaan?
Di harga sekarang, ROG Phone 8 dianggap masih sangat layak dibeli, terutama bagi gamer yang mengutamakan performa. Apalagi saat ini belum banyak HP gaming baru di kelas harga Rp6 jutaan dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3.
Meski begitu, ada beberapa kompromi yang harus diterima, mulai dari update software yang tersisa satu kali lagi hingga daya tahan baterai yang tidak seirit HP biasa.
Namun untuk urusan gaming, fitur Air Trigger, AI gaming, speaker stereo, hingga ekosistem gaming khas ROG membuat perangkat ini masih punya daya tarik tersendiri di kalangan gamer hardcore.
Editor : Novica Satya Nadianti