JAKARTA - Asus ROG Phone 9 Pro masih berani tampil sebagai HP gaming premium di tengah gempuran smartphone flagship lain yang lebih serba bisa. Dengan banderol mencapai Rp21 juta, ponsel ini harus bersaing dengan perangkat seperti Vivo X200 Pro, Xiaomi 15 Ultra, hingga Samsung S25 Ultra yang sama-sama punya performa monster dan kamera kelas atas.
Namun menurut reviewer gadget ternama David GadgetIn, Asus tetap punya alasan kuat mempertahankan lini ROG Phone di 2025. Sebab, ROG Phone 9 Pro bukan sekadar HP kencang untuk main game, tetapi menawarkan pengalaman gaming yang sangat spesifik dan sulit ditemukan di smartphone flagship biasa.
“Kalau dulu mungkin ROG spesial karena performanya belum bisa dilawan. Sekarang chipset sudah bagus-bagus, jadi harus ada fitur keren juga,” ujar David dalam video ulasannya.
Desain Premium dengan Nuansa Gaming Kental
Sejak pertama dibuka, kemasan Asus ROG Phone 9 Pro langsung memberikan kesan eksklusif. Kotaknya besar seperti paket hadiah premium dengan desain khas Republic of Gamers lengkap dengan elemen LED dan aksen futuristik.
Varian yang diuji adalah ROG Phone 9 Pro Edition, versi tertinggi dengan RAM 24 GB dan memori internal 1 TB. Paket penjualannya juga lebih lengkap dibanding versi reguler.
Asus menyertakan dua casing sekaligus, charger 65 watt, kabel braided USB-C, pouch khusus, hingga aksesori AeroActive Cooler X Pro yang menjadi salah satu daya tarik utama perangkat ini.
Bodi belakang ROG Phone 9 Pro menggunakan finishing matte premium dengan desain garis-garis khas gaming. Materialnya memakai kaca dan frame aluminium sehingga tetap terasa flagship meski tampil agresif.
AeroActive Cooler dan Speaker Jadi Nilai Jual
Salah satu fitur paling menarik adalah AeroActive Cooler X Pro, kipas eksternal yang bisa dipasang langsung ke bodi smartphone. Aksesori ini bukan hanya membantu pendinginan saat gaming berat, tetapi juga memiliki subwoofer tambahan untuk meningkatkan kualitas audio.
David menyebut speaker ROG Phone 9 Pro sudah sangat bagus bahkan tanpa cooler tambahan. Namun saat AeroActive Cooler dipasang, efek bass menjadi jauh lebih dalam dan detail suara terasa lebih hidup.
Asus juga menerapkan desain casing unik yang membantu memantulkan suara speaker ke arah pengguna saat bermain game. Hal sederhana seperti ini dinilai menunjukkan keseriusan Asus dalam membangun pengalaman gaming maksimal.
Anime Vision Jadi Fitur Unik
ROG Phone 9 Pro dibekali fitur Anime Vision berupa 648 titik LED mini di bagian belakang perangkat. Lampu ini bisa menampilkan animasi, jam, indikator baterai, notifikasi, countdown kamera, hingga visual musik.
Pengguna bahkan bisa memainkan game retro sederhana langsung di panel LED belakang menggunakan Air Trigger bawaan.
“Lucu banget dan niat,” kata David saat mencoba fitur tersebut.
Meski terlihat gimmick, fitur Anime Vision menjadi pembeda utama dibanding flagship lain yang tampil lebih formal dan minimalis.
Layar 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
ROG Phone 9 Pro menggunakan panel AMOLED LTPO 6,78 inci dengan refresh rate hingga 185Hz untuk game tertentu. Sementara untuk penggunaan normal, refresh rate bisa dikunci hingga 165Hz.
Dapur pacunya memakai Snapdragon 8 Elite dengan skor AnTuTu hampir menyentuh 3 juta poin. Performa gaming disebut sangat stabil bahkan tanpa bantuan cooler tambahan.
Saat digunakan memainkan Genshin Impact, suhu perangkat hanya berada di kisaran 40 hingga 42 derajat Celsius dengan frame rate stabil di 60 FPS.
Fitur Gaming AI Jadi Pembeda
Asus juga menghadirkan berbagai fitur gaming berbasis AI melalui sistem X Sense. Pada Mobile Legends, sistem bisa otomatis menaikkan skill hero sesuai preset yang dibuat pengguna.
Di Genshin Impact, fitur AI memungkinkan karakter auto run, auto pickup item, hingga quick escape saat terkena efek freeze.
Selain itu, Air Trigger khas ROG Phone masih menjadi andalan untuk memberikan pengalaman seperti bermain konsol.
Kamera Bagus, Tapi Bukan yang Terbaik
ROG Phone 9 Pro membawa konfigurasi kamera utama 50 MP, telephoto 32 MP zoom optik 3x, dan ultrawide 13 MP.
Menurut David, hasil kameranya sebenarnya sudah bagus dan stabil untuk kebutuhan harian. Namun kualitasnya masih kalah dibanding flagship lain di harga serupa seperti Xiaomi 15 Ultra atau Vivo X200 Pro.
Kamera depan juga dinilai aneh karena hanya mendukung Full HD 30 FPS meski chipset yang digunakan sudah sangat bertenaga.
Worth It untuk Gamer Hardcore
David menyimpulkan Asus ROG Phone 9 Pro cocok untuk pengguna dengan “jiwa gamer 100 persen”. Smartphone ini memang dirancang khusus untuk mendukung pengalaman gaming maksimal, mulai dari speaker, pendingin, fitur AI, hingga layar super cepat.
Namun bagi pengguna yang lebih mengutamakan kamera, software update panjang, dan penggunaan harian yang seimbang, flagship lain dianggap lebih menarik.
Asus sendiri juga menghadirkan ROG Phone 9 FE yang lebih murah di kisaran Rp10 jutaan. Namun varian tersebut menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 generasi sebelumnya dan fitur LED belakang yang lebih sederhana.
Editor : Novica Satya Nadianti