JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari Asus. Brand teknologi asal Taiwan itu disebut bakal menghentikan lini smartphone mereka secara global, termasuk seri legendaris ROG Phone dan Zenfone. Informasi ini langsung memicu reaksi besar di kalangan pecinta gadget, terutama gamer yang selama ini menjadikan ROG Phone sebagai acuan HP gaming paling kencang di pasaran.
Isu Asus cabut dari pasar smartphone muncul setelah adanya pernyataan internal perusahaan dalam acara tahunan Asus di Taiwan pada 16 Januari lalu. Dalam acara tersebut, disebutkan bahwa Asus tidak akan lagi merilis model smartphone baru di masa mendatang.
Kabar ini sontak membuat banyak pengguna bertanya-tanya mengenai nasib lini ROG Phone, Zenfone, hingga dukungan garansi dan software untuk perangkat yang sudah beredar saat ini.
ROG Phone Selama Ini Jadi Ikon HP Gaming
Nama Asus memang identik dengan dunia gaming. Lewat lini ROG Phone, Asus berhasil menciptakan standar baru untuk smartphone gaming dengan performa ekstrem dan fitur khusus gamer.
ROG Phone dikenal punya spesifikasi kelas atas, sistem pendingin agresif, fitur Air Trigger, hingga aksesori gaming lengkap yang jarang dimiliki brand lain. Bahkan bagi sebagian gamer, ROG Phone dianggap sebagai “raja HP gaming” yang sulit ditandingi.
Namun dalam beberapa generasi terakhir, banyak pihak mulai melihat arah bisnis Asus di sektor smartphone terlihat kurang jelas. Zenfone yang dulu dikenal sebagai HP compact premium berubah menjadi perangkat berukuran besar ala flagship umum.
Sementara ROG Phone mulai mencoba tampil sebagai smartphone all-rounder dengan peningkatan sektor kamera, meski hasilnya dianggap masih tanggung dibanding flagship lain.
Fokus ke AI dan PC Jadi Alasan Utama
Menurut laporan internal Asus, perusahaan kini ingin lebih fokus mengembangkan bisnis PC komersial dan perangkat berbasis AI yang dianggap memiliki prospek lebih menjanjikan.
Langkah tersebut dinilai cukup masuk akal mengingat Asus memang punya basis bisnis yang sangat kuat di industri laptop dan perangkat komputer. Selain itu, tren AI yang berkembang pesat membuat banyak perusahaan teknologi mulai mengalihkan fokus pengembangan mereka.
Asus sendiri dikenal cukup sering menghadirkan inovasi unik di produk laptop maupun gaming mereka. Karena itu, banyak pihak menilai sumber daya perusahaan kemungkinan akan lebih difokuskan ke pengembangan perangkat AI dan PC premium.
Harga RAM dan Perang Tarif Jadi Faktor
Selain perubahan strategi bisnis, ada beberapa faktor lain yang disebut memengaruhi keputusan Asus menghentikan lini smartphone.
Salah satunya adalah kenaikan harga modul RAM yang membuat biaya produksi smartphone flagship semakin mahal. Di sisi lain, perang tarif antara Taiwan dan Amerika Serikat yang sempat memanas juga memberi dampak cukup besar terhadap industri teknologi.
Kondisi tersebut membuat persaingan di pasar smartphone flagship semakin berat, apalagi saat ini banyak brand asal Tiongkok menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga lebih kompetitif.
Asus Dinilai Kehilangan Arah di Smartphone
Banyak pengamat gadget sebenarnya sudah melihat tanda-tanda penurunan agresivitas Asus sejak beberapa generasi terakhir.
Zenfone yang dulu punya identitas kuat sebagai HP compact mulai kehilangan ciri khasnya. Sementara ROG Phone dianggap terlalu setengah hati saat mencoba masuk ke pasar flagship premium dengan fokus kamera.
Padahal, menurut banyak pengguna, Asus masih punya banyak peluang inovasi di sektor gaming. Mulai dari penggunaan baterai silikon karbon, sistem pendingin baru, chip gaming tambahan seperti kompetitor, hingga software gaming berbasis AI.
“ROG Phone itu sebenarnya tinggal fokus jadi HP gaming terbaik saja,” ujar salah satu reviewer dalam pembahasannya.
Nasib Pengguna Asus dan ROG Phone
Meski kabar penghentian lini smartphone cukup mengejutkan, pengguna Asus dan ROG Phone disebut belum perlu panik. Layanan service center dan garansi dikabarkan masih tetap berjalan untuk perangkat yang sudah beredar.
Namun untuk dukungan software jangka panjang, banyak pihak memprediksi update sistem operasi kemungkinan akan segera berhenti dalam beberapa tahun ke depan.
ROG Phone terbaru sendiri baru saja mendapatkan Android 16 yang disebut bisa menjadi update besar terakhir dari Asus untuk lini smartphone mereka.
Dunia HP Gaming Kehilangan Ikon
Jika kabar ini benar terjadi, pasar smartphone gaming jelas kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh.
Selama bertahun-tahun, ROG Phone bukan sekadar HP gaming biasa. Brand ini berhasil membangun identitas kuat lewat desain agresif, performa ekstrem, dan fitur gaming yang benar-benar berbeda dari smartphone lain.
Kini harapan terbesar penggemar hanya satu, yaitu Asus bisa kembali suatu saat nanti dengan inovasi baru setelah fokus bisnis mereka kembali stabil.
Editor : Novica Satya Nadianti