JAKARTA - ROG Phone 9 Pro kembali mencuri perhatian pecinta gadget dan gamer mobile setelah harganya mulai turun di pasaran. Kondisi ini membuat banyak pengguna mulai melirik ponsel gaming flagship tersebut, terutama varian Pro dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB.
Dalam sebuah video unboxing yang diunggah kreator teknologi Wasa, perangkat gaming terbaru dari Asus itu tampil dengan desain premium lengkap dengan paket penjualan yang cukup mewah. Bahkan ukuran boksnya disebut jauh lebih besar dibanding smartphone pada umumnya.
Wasa mengaku memilih versi Pro biasa dibanding Pro Edition karena perbedaan harga yang cukup jauh. Menurutnya, kapasitas 512 GB sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan gaming dan penyimpanan harian.
“Kalau yang 1 TB malah lebih mahal dari harga normalnya. Buat saya pribadi, 512 GB sudah cukup banget,” ujarnya dalam video tersebut.
Isi Paket Penjualan ROG Phone 9 Pro
Salah satu hal yang paling menarik perhatian adalah isi paket penjualan ROG Phone 9 Pro yang masih cukup lengkap. Di dalam kotak, pengguna mendapatkan charger 65 watt, kabel braided USB Type-C to Type-C, hard case, hingga headset jack 3,5 mm.
Keberadaan headset kabel menjadi kejutan tersendiri karena kini semakin jarang ditemukan pada smartphone flagship modern.
Baca Juga: Mobil Keluarga Bekas Makin Diburu, Toyota Rush dan Velos Jadi Primadona, Harga Mulai Rp140 Jutaan
Namun, perangkat ini tidak dibekali Aero Cooler seperti versi Pro Edition. Asus memang membedakan kedua varian tersebut lewat aksesori pendingin tambahan yang menjadi ciri khas lini ROG Phone.
Dari sisi desain, ponsel ini tampil dengan nuansa gaming yang sangat kuat. Bagian belakangnya memiliki efek glitter halus dengan panel Anime Vision berupa lampu mini LED yang dapat menampilkan animasi, notifikasi hingga efek musik.
Layar 185Hz dan Snapdragon Elite
Untuk spesifikasi, ROG Phone 9 Pro dibekali layar AMOLED 185Hz yang bahkan disebut lebih tinggi dibanding refresh rate beberapa laptop gaming.
Perangkat ini juga menggunakan chipset Snapdragon Elite dengan skor AnTuTu hampir menyentuh angka 3 juta poin. Performa tersebut membuatnya sangat mumpuni untuk menjalankan game berat seperti PUBG Mobile maupun Wuthering Waves dengan pengaturan grafis tinggi.
Pengguna bahkan bisa memainkan game sambil melakukan split screen tanpa kendala berarti. Fitur khas gaming seperti Air Trigger, dual USB Type-C, stereo speaker dan X Mode juga tetap dipertahankan.
Menariknya lagi, Asus menghadirkan dua port USB Type-C yang memudahkan pengguna saat bermain sambil mengisi daya tanpa mengganggu genggaman tangan.
Fitur AI Jadi Nilai Tambah
Tak hanya fokus pada gaming, ROG Phone 9 Pro juga membawa sejumlah fitur berbasis AI yang kini menjadi tren smartphone flagship.
Beberapa fitur AI yang diperkenalkan antara lain AI Wallpaper, AI Transcript, AI Call Translator hingga AI Panning untuk membantu menghasilkan foto objek bergerak yang lebih tajam.
Selain itu, ada pula fitur AI Grabber 2.0 serta pencarian pengaturan berbasis AI agar pengguna lebih mudah menemukan menu tertentu di dalam sistem.
Asus juga mempertahankan antarmuka yang dekat dengan Android stock sehingga terasa ringan dan minim bloatware. Saat pertama kali dinyalakan, sistem hanya memakan sekitar 25 GB dari total penyimpanan 512 GB.
Kamera dan Fitur Gaming Tetap Jadi Andalan
Meski dikenal sebagai ponsel gaming, kualitas kamera ROG Phone 9 Pro ternyata cukup mencuri perhatian. Kamera utama 50 MP ditemani lensa ultrawide dan telephoto, sementara kamera depan memiliki resolusi 32 MP.
Hasil foto portrait disebut memiliki efek bokeh yang tajam dan dramatis. Untuk perekaman video, kamera belakang sudah mendukung hingga 8K 30fps dan 4K 60fps.
Sementara itu, fitur gaming tetap menjadi senjata utama. PUBG Mobile misalnya sudah mendukung pengaturan Smooth Ultra Extreme, sedangkan game berat seperti Wuthering Waves masih dapat berjalan mulus di setelan grafis tinggi.
Ponsel ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 sehingga tahan air dan debu.
Harga Belasan Juta Jadi Perdebatan
Meski tampil sangat menggoda, harga ROG Phone 9 Pro yang masih berada di kelas flagship premium menjadi bahan diskusi tersendiri.
Wasa menilai banyak smartphone lain dengan chipset serupa sebenarnya mampu menjalankan game berat tanpa harus menggunakan kipas tambahan seperti ROG Phone.
Namun di sisi lain, desain gaming, fitur khusus gamer dan identitas ROG tetap menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan pada smartphone flagship biasa.
Dengan harga yang mulai turun, ROG Phone 9 Pro diprediksi bakal semakin diminati gamer mobile yang mencari performa ekstrem sekaligus fitur gaming lengkap.
Editor : Novica Satya Nadianti