JAKARTA - iPhone 13 kembali jadi bahan perdebatan di kalangan pecinta gadget pada tahun 2026. Smartphone keluaran Apple ini dianggap berada di posisi serba nanggung. Dibilang jadul belum terlalu tua, tetapi untuk disebut iPhone baru juga sudah tertinggal beberapa generasi.
Di tengah hadirnya iPhone 15, iPhone 16, hingga iPhone 17 series, iPhone 13 masih bertahan sebagai salah satu model yang tetap dipasarkan resmi di Indonesia. Kondisi itu membuat banyak pengguna mulai mempertanyakan apakah iPhone 13 masih worth it dibeli di tahun 2026 atau justru sudah kalah menarik dibanding Android modern.
Dalam sebuah ulasan video YouTube, iPhone 13 disebut masih cukup layak untuk penggunaan harian dan kebutuhan konten. Namun ada sejumlah catatan penting yang wajib diketahui sebelum membeli perangkat ini.
Sudah Ketinggalan Generasi
Saat ini iPhone 13 menjadi seri paling bawah yang masih tersedia di toko resmi Apple maupun iBox. Posisi tersebut membuat iPhone 13 terlihat “nyempil” di antara generasi iPhone terbaru.
Desainnya memang masih modern, tetapi tidak lagi memberi kesan sebagai HP flagship baru. Apalagi perangkat ini masih menggunakan notch atau poni besar pada bagian depan.
Hal lain yang cukup disorot adalah penggunaan port lightning yang dianggap sudah jadul. Pasalnya, iPhone generasi terbaru kini sudah memakai USB Type-C.
Bagi sebagian pengguna, hal tersebut memang tidak terlalu penting. Namun bagi mereka yang ingin tampil lebih modern atau mengikuti tren iPhone terbaru, iPhone 13 mulai terasa tertinggal.
“Kalau habis beli iPhone terus butuh validasi HP baru, iPhone 13 bukan pilihan terbaik,” ungkap reviewer dalam videonya.
Performa Apple A15 Bionic Masih Kuat
Meski mulai tertinggal dari sisi desain, performa iPhone 13 ternyata masih sangat bisa diandalkan di tahun 2026.
Perangkat ini menggunakan chipset Apple A15 Bionic yang hingga kini masih sanggup menjalankan berbagai aktivitas dengan lancar. Mulai dari multitasking, editing ringan, media sosial, hingga gaming masih berjalan cukup mulus.
Dalam video tersebut, reviewer bahkan menunjukkan banyak aplikasi yang tetap berjalan di latar belakang tanpa membuat performa iPhone 13 terasa lemot.
Kemampuan multitasking inilah yang membuat iPhone 13 masih banyak diminati, terutama oleh pengguna yang membutuhkan smartphone stabil untuk kerja dan aktivitas sehari-hari.
Kamera Masih Jadi Andalan Konten Kreator
Salah satu alasan utama banyak orang masih membeli iPhone 13 adalah kualitas kameranya. Smartphone ini dinilai masih sangat cocok untuk kebutuhan membuat konten media sosial.
iPhone 13 sudah mendukung perekaman video hingga 4K 60 fps dan dilengkapi lensa ultra wide 0,5x. Hasil videonya juga terkenal stabil dengan warna natural khas Apple.
Reviewer menyebut iPhone 13 masih sangat cukup untuk kebutuhan konten Facebook Pro, TikTok, hingga YouTube.
Dalam pengujian foto di dalam ruangan, hasil gambar dinilai masih cukup bagus meski tidak terlalu istimewa. Mode portrait juga tetap mampu menghasilkan efek bokeh yang lumayan rapi.
Karena itu, iPhone 13 masih dianggap cocok untuk pengguna yang lebih mengutamakan kamera dibanding fitur-fitur modern lainnya.
Layar dan Desain Mulai Terasa Tertinggal
Meski performa dan kamera masih kuat, sektor layar menjadi salah satu kekurangan yang paling terasa.
iPhone 13 memakai layar OLED 6,1 inci dengan resolusi 2532 x 1170 piksel. Namun refresh rate yang masih 60 Hz membuat pengalaman scrolling kalah mulus dibanding HP Android modern yang sudah memakai 120 Hz.
Brightness layar yang berada di kisaran 800 hingga 1200 nit juga dianggap standar untuk ukuran smartphone premium saat ini.
Selain itu, finishing glossy pada bodi belakang disebut mudah meninggalkan sidik jari dan debu, terutama pada warna tertentu.
Lebih Disarankan Beli Second
Dalam ulasan tersebut, reviewer menyarankan pengguna lebih baik membeli iPhone 13 second dibanding unit baru.
Alasannya, harga baru iPhone 13 yang masih berada di kisaran Rp8 jutaan dianggap sudah kurang worth it di tahun 2026. Sementara harga second kini sudah turun ke angka sekitar Rp5 jutaan.
Bahkan untuk unit inter, harga bisa lebih murah lagi. Namun pembeli diingatkan soal risiko perangkat inter yang seluruh konsekuensinya harus ditanggung sendiri.
Secara keseluruhan, iPhone 13 masih dianggap layak dipakai untuk penggunaan normal, multitasking, hingga membuat konten. Namun pengguna tetap harus memahami bahwa smartphone ini sudah bukan iPhone generasi baru dan memiliki sejumlah keterbatasan dibanding seri terbaru.
Editor : Novica Satya Nadianti