JAKARTA - Samsung kembali meramaikan pasar entry level lewat Samsung Galaxy A06 5G. Smartphone ini menjadi salah satu HP 5G murah Samsung yang cukup banyak dibicarakan karena menawarkan chipset Dimensity 6300, One UI 7 berbasis Android 15, hingga jaminan update software panjang.
Di atas kertas, Samsung Galaxy A06 5G memang terlihat menarik untuk kelas harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan. Namun setelah digunakan dalam pemakaian harian selama sekitar satu bulan, ternyata ada beberapa kelebihan sekaligus kekurangan yang cukup terasa.
Meski belum sempurna, Samsung Galaxy A06 5G dinilai tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP Samsung murah dengan pengalaman software nyaman dan stabil.
Desain Minimalis, Tapi Build Quality Masih Standar
Samsung Galaxy A06 5G hadir dengan desain minimalis khas seri Galaxy A terbaru. Secara tampilan memang cukup rapi dan modern meski belum bisa dibilang premium.
Material bodinya masih full plastik dengan sertifikasi IP54 yang membuatnya tahan cipratan air dan debu ringan. Samsung juga masih mempertahankan jack audio 3,5 mm dan slot microSD yang kini mulai jarang ditemukan.
Namun dari sisi build quality, backdoor perangkat disebut terasa agak kopong dan kurang solid dibanding beberapa HP China di kelas harga serupa.
Dimensinya juga cukup besar dengan bobot sekitar 191 gram sehingga membutuhkan penyesuaian untuk penggunaan satu tangan.
Samsung pun masih mendapat kritik karena paket penjualan yang minim aksesori. Pengguna tidak mendapatkan softcase maupun screen protector bawaan di dalam kotak penjualan.
Performa Lumayan Kencang untuk Samsung Entry Level
Samsung Galaxy A06 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dipadukan dengan RAM 6 GB LPDDR4X dan storage 128 GB UFS 2.2.
Kombinasi ini dinilai sudah cukup bagus untuk ukuran HP Samsung entry level. Bahkan performanya dianggap jauh lebih baik dibanding Galaxy A0 Series generasi lama yang biasanya memakai chipset kelas bawah.
Meski begitu, performa benchmark-nya disebut belum maksimal. Skor AnTuTu 10 bahkan belum mampu menembus angka 400 ribu poin.
Namun dalam penggunaan harian, performanya tetap terasa cukup responsif. Aktivitas buka-tutup aplikasi, multitasking, hingga scrolling media sosial berjalan relatif lancar tanpa masalah berarti.
Suhu perangkat juga tergolong stabil. Dalam berbagai pengujian, temperatur HP ini sering berada di bawah 40 derajat Celsius meski tidak memiliki sistem pendingin khusus.
Gaming Masih Aman untuk Game Populer
Untuk gaming, Samsung Galaxy A06 5G memang bukan perangkat yang ditujukan untuk gamer berat.
Namun smartphone ini masih cukup nyaman memainkan game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang, Call of Duty: Mobile, Roblox hingga Free Fire.
Game Mobile Legends mampu berjalan cukup stabil, sementara Call of Duty Mobile bisa mencapai 60 fps pada mode multiplayer.
Sebaliknya, untuk game berat seperti Genshin Impact performanya mulai kewalahan dengan frame drop yang cukup sering terjadi.
Meski begitu, konsumsi baterai saat gaming tergolong cukup irit dengan suhu yang tetap adem untuk kelas entry level.
One UI 7 Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu nilai jual terbesar Samsung Galaxy A06 5G adalah software-nya. Smartphone ini langsung menggunakan One UI 7 berbasis Android 15.
Samsung juga memberikan jaminan update hingga empat kali Android OS dan empat tahun security patch. Dukungan ini menjadi salah satu yang terbaik di kelas harga murah.
Interface One UI 7 terasa ringan, rapi, dan intuitif. Tidak ada iklan bawaan yang mengganggu, sesuatu yang mulai jarang ditemukan di HP entry level.
Samsung juga menyematkan fitur keamanan Samsung Knox Vault yang meningkatkan perlindungan data pengguna.
Meski begitu, beberapa fitur flagship tetap dipangkas. Galaxy A06 5G belum mendukung Galaxy AI, Circle to Search, maupun Good Lock.
Layar Masih HD Plus dan Tanpa NFC
Samsung Galaxy A06 5G menggunakan panel PLS LCD dengan refresh rate 90 Hz dan resolusi HD Plus.
Secara visual kualitasnya dinilai standar dengan tingkat kerapatan piksel sekitar 262 ppi. Efek pixelated masih sedikit terlihat terutama saat jarak pandang terlalu dekat.
Meski demikian, warna layar cukup nyaman untuk konsumsi multimedia dan brightness outdoor masih tergolong aman digunakan di bawah sinar matahari.
Kekurangan lainnya adalah absennya fitur NFC yang saat ini mulai banyak dicari pengguna Indonesia.
Kamera Natural, Video Cukup Stabil
Di sektor kamera, Samsung Galaxy A06 5G membawa kamera utama 50 MP dan kamera depth sensor 2 MP. Sementara kamera depan memiliki resolusi 8 MP.
Karakter warna foto cenderung natural khas Samsung dengan dynamic range yang cukup baik di kondisi cahaya cukup.
Namun hasil kamera disebut kurang konsisten karena terkadang muncul tone warna agak keunguan pada beberapa kondisi tertentu.
Untuk video, kamera belakang sudah dibekali stabilizer sehingga hasil rekaman masih cukup stabil untuk kelas harga murah.
Dukungan dual microphone juga membantu kualitas audio video menjadi lebih baik dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama.
Layak Dibeli untuk Pengguna Samsung
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A06 5G memang bukan HP paling sempurna di kelas harga murah.
Namun kombinasi One UI 7, performa harian yang stabil, update software panjang, baterai awet, dan dukungan 5G membuat perangkat ini tetap menarik.
Bagi pengguna yang mencari HP Samsung murah dengan pengalaman software nyaman dan minim gangguan, Galaxy A06 5G masih layak dipertimbangkan.
Editor : Dyah Wulandari