(screenshot youtube)
JAKARTA - Samsung resmi menghadirkan Samsung Galaxy A06 5G ke pasar Indonesia. Smartphone ini menjadi seri Galaxy A0 pertama yang sudah mendukung jaringan 5G dengan harga terjangkau.
Kehadiran Samsung Galaxy A06 5G langsung menarik perhatian karena membawa sejumlah peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Tidak hanya menawarkan konektivitas 5G, perangkat ini juga sudah menggunakan One UI 7 berbasis Android 15, chipset MediaTek Dimensity 6300, serta sertifikasi IP54.
Samsung bahkan menjanjikan update Android hingga empat tahun untuk Galaxy A06 5G. Dukungan software panjang ini menjadi salah satu daya tarik utama di kelas entry level.
Jadi HP 5G Murah Samsung Pertama
Samsung Galaxy A06 5G menjadi model pertama di lini Galaxy A0 Series yang mendukung jaringan 5G. Sebelumnya, seri Galaxy A0 hanya hadir dengan dukungan jaringan 4G.
Meski jaringan 5G di Indonesia belum merata, kehadiran fitur ini dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi pengguna.
Dengan umur software yang panjang, pengguna bisa tetap menikmati perkembangan jaringan 5G beberapa tahun ke depan tanpa harus buru-buru mengganti perangkat.
Samsung sendiri dikenal cukup konsisten memberikan dukungan update Android lebih lama dibanding sebagian kompetitor di kelas entry level.
Dimensity 6300 dan Storage UFS 2.2
Samsung Galaxy A06 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dibuat dengan fabrikasi 6 nm.
Chipset ini memiliki delapan inti CPU yang terdiri dari dua core Cortex-A76 berkecepatan 2,4 GHz dan enam core Cortex-A55 2,0 GHz untuk efisiensi daya.
Untuk pengolahan grafis, Samsung menyematkan GPU Mali-G57 MC2 yang masih cukup mumpuni menjalankan game populer dan aktivitas multimedia harian.
Samsung Galaxy A06 5G hadir dengan RAM 6 GB LPDDR4X dan memori internal 128 GB UFS 2.2. Penggunaan storage UFS membuat performa baca-tulis data terasa lebih cepat dibanding eMMC yang biasanya digunakan HP murah.
Jika kapasitas penyimpanan masih kurang, pengguna juga bisa menambahkan microSD melalui slot hybrid yang tersedia.
Layar 90 Hz dan Kamera 50 MP
Samsung Galaxy A06 5G menggunakan layar 6,7 inci berpanel PLS LCD dengan resolusi HD Plus.
Panel PLS LCD disebut memiliki kualitas yang mirip IPS LCD dengan keunggulan lebih tahan terhadap masalah image retention atau burn-in dibanding AMOLED murah.
Layar perangkat ini juga sudah mendukung refresh rate 90 Hz sehingga pergerakan animasi dan scrolling terasa lebih mulus dibanding Galaxy A06 versi 4G.
Untuk kamera, Samsung masih mengandalkan kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8 dan fitur autofocus.
Sementara kamera kedua hanya berfungsi sebagai depth sensor. Kamera depan memiliki resolusi 8 MP dengan dukungan perekaman video 1080p 30 fps.
Samsung Galaxy A06 5G juga mampu merekam video hingga Full HD dengan frame rate 60 fps menggunakan kamera belakang.
One UI 7 dan Update Android Panjang
Salah satu keunggulan terbesar Samsung Galaxy A06 5G adalah dukungan software yang panjang.
Smartphone ini langsung hadir dengan Android 15 dan One UI 7, antarmuka terbaru Samsung yang membawa desain lebih modern serta fitur keamanan tambahan.
Samsung menjanjikan update Android hingga empat generasi ke depan. Artinya, Galaxy A06 5G diperkirakan masih akan mendapatkan update hingga Android 19.
Hal ini cukup langka untuk smartphone entry level di harga Rp1 jutaan hingga Rp2 jutaan.
Samsung juga menghadirkan fitur keamanan Samsung Knox Vault yang sebelumnya lebih banyak ditemukan di seri Galaxy A menengah ke atas.
Sudah IP54 Tapi Charger Absen
Dari sisi desain, Samsung Galaxy A06 5G masih mempertahankan ciri khas Samsung dengan dua lingkaran kamera langsung menempel di bodi belakang tanpa modul besar.
Samsung juga menambahkan pola garis vertikal pada panel belakang untuk memberikan kesan lebih modern.
Peningkatan lainnya adalah kehadiran sertifikasi IP54 yang membuat perangkat tahan terhadap debu dan percikan air ringan.
Meski demikian, Samsung masih mendapat kritik karena tidak menyertakan charger di dalam kotak penjualan.
Kebijakan ini sebelumnya identik dengan HP flagship Samsung, namun kini mulai diterapkan juga pada lini entry level.
Kekurangan Galaxy A06 5G
Selain charger yang absen, Samsung Galaxy A06 5G juga memiliki beberapa kekurangan lain.
Kapasitas RAM 6 GB dan storage 128 GB dianggap masih kalah dibanding beberapa kompetitor di kelas harga serupa yang sudah menawarkan memori 256 GB.
Speaker perangkat juga masih mono, padahal speaker stereo mulai umum ditemukan di kelas harga Rp1 jutaan.
Slot microSD yang digunakan pun masih hybrid sehingga pengguna harus memilih antara memakai dua kartu SIM atau satu SIM dengan microSD.
Meski begitu, Samsung Galaxy A06 5G tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP Samsung murah dengan dukungan 5G, software panjang, dan pengalaman One UI terbaru.
Editor : Dyah Wulandari