JAKARTA - Samsung Galaxy A06 5G memang bukan lagi smartphone terbaru di pasar Indonesia. Namun setelah harganya turun di kisaran bawah Rp2 juta, perangkat ini mulai kembali menarik perhatian sebagai salah satu HP Samsung 5G murah yang layak dipertimbangkan pada 2025.
Dalam pemakaian sekitar satu minggu, Samsung Galaxy A06 5G menawarkan pengalaman yang cukup solid untuk kelas entry level. Mulai dari One UI 7 tanpa iklan, performa yang cukup stabil, hingga baterai awet menjadi nilai jual utama perangkat ini.
Meski begitu, beberapa kekurangan seperti absennya NFC dan layar yang masih HD Plus tetap menjadi catatan penting sebelum membeli.
Desain Masih Khas Galaxy A Series
Samsung Galaxy A06 5G masih membawa desain yang mirip dengan seri Galaxy A0 sebelumnya. Di bagian belakang terdapat dua kamera dengan satu LED flash serta desain Key Island pada area tombol samping.
Tombol power sekaligus fingerprint sensor terasa responsif dan nyaman digunakan. Samsung juga tetap mempertahankan port audio jack 3,5 mm dan slot microSD hybrid.
Material bodi menggunakan polikarbonat dengan finishing matte serta tekstur garis-garis di bagian belakang agar tidak licin saat digenggam.
Namun secara keseluruhan, desainnya memang masih terasa seperti HP entry level pada umumnya. Bobot hampir 200 gram dan ketebalan 8 mm membuat perangkat ini terasa cukup bongsor ketika digunakan dengan satu tangan.
Layar 90 Hz Masih Nyaman Dipakai
Samsung Galaxy A06 5G menggunakan layar 6,7 inci berpanel PLS LCD dengan resolusi HD Plus.
Meski resolusinya belum Full HD, kualitas tampilannya dinilai masih cukup nyaman untuk menonton video maupun scrolling media sosial. Warna layar juga tidak terlihat pucat dan viewing angle masih tergolong baik.
Refresh rate 90 Hz membuat pengalaman scrolling dan navigasi terasa lebih mulus dibanding HP Samsung entry level generasi lama.
Samsung juga menghadirkan fitur Extra Dim yang membantu layar menjadi lebih redup saat digunakan di kondisi gelap.
Performa Harian Sudah Cukup Kencang
Di sektor performa, Samsung Galaxy A06 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300 dengan dukungan jaringan 5G.
Perangkat ini dipadukan dengan RAM 6 GB LPDDR4X dan storage 128 GB UFS 2.2 yang membuat performanya terasa cukup responsif.
Dalam penggunaan harian seperti membuka aplikasi, multitasking, hingga navigasi menggunakan Google Maps, performanya sudah cukup lancar.
Samsung Galaxy A06 5G juga sudah dilengkapi sensor gyro hardware dan sensor magnetik yang membantu pengalaman gaming maupun navigasi lebih akurat.
Gaming Masih Aman untuk Mainstream
Untuk gaming, Samsung Galaxy A06 5G masih cukup nyaman memainkan game populer seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang.
PUBG Mobile dapat dimainkan di setting Smooth Extreme dengan gameplay yang relatif stabil. Touch response juga terasa responsif untuk kelas harga murah.
Sementara Mobile Legends sayangnya masih mentok di 60 fps meski hardware sebenarnya dianggap cukup mampu menjalankan 90 fps.
Untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya masih tergolong playable di setting rendah meski frame rate sering turun ke angka 30-an fps.
Secara keseluruhan, performa gaming Samsung Galaxy A06 5G masih cukup aman untuk pengguna kasual dan gaming ringan sehari-hari.
Kamera Natural dan Video Stabil
Samsung Galaxy A06 5G membawa kamera utama 50 MP, depth sensor 2 MP, dan kamera depan 8 MP.
Hasil fotonya dinilai cukup baik terutama dalam kondisi terang dengan detail yang masih terjaga dan dynamic range yang cukup luas.
Karakter warnanya cenderung lebih vivid dibanding kondisi asli sehingga cocok bagi pengguna yang menyukai hasil foto lebih mencolok.
Untuk video, perekaman maksimal masih terbatas di 1080p 30 fps. Meski begitu, hasil videonya cukup stabil dan dynamic range-nya tergolong baik untuk kelas entry level.
Samsung juga tetap mempertahankan fitur perpindahan kamera tanpa harus menghentikan perekaman video.
One UI 7 Jadi Kelebihan Utama
Salah satu daya tarik terbesar Samsung Galaxy A06 5G adalah software-nya. Smartphone ini sudah menggunakan One UI 7 berbasis Android 15 dengan jaminan update hingga empat tahun.
Pengalaman penggunaan One UI terasa bersih, ringan, dan bebas iklan. Animasi juga berjalan cukup lancar tanpa bug berarti selama penggunaan.
Namun ada sedikit catatan soal update security patch yang tidak serutin seri Samsung kelas menengah.
Selain itu, Samsung juga belum menghadirkan fitur screen recorder bawaan di lini entry level ini.
Baterai Awet dan Fast Charging 25 Watt
Samsung Galaxy A06 5G dibekali baterai 5.000 mAh yang tergolong sangat awet untuk penggunaan harian.
Penggunaan dengan WiFi maupun data seluler masih terasa aman bahkan saat baterai tersisa sekitar 40 persen.
Samsung juga sudah memberikan dukungan fast charging 25 watt. Pengisian daya dari 5 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit.
Menariknya, pengguna juga masih mendapatkan kepala charger dalam paket pembelian.
Masih Layak Dibeli di 2025?
Dengan harga yang kini semakin murah, Samsung Galaxy A06 5G masih menjadi salah satu HP Samsung paling menarik di kelas entry level.
Meski kalah spesifikasi dibanding beberapa kompetitor China seperti Infinix Hot 60 Pro, Galaxy A06 5G tetap unggul di pengalaman software One UI, kestabilan sistem, dan dukungan update panjang.
Bagi pengguna yang mencari HP Samsung murah dengan 5G dan pengalaman penggunaan nyaman, perangkat ini masih sangat layak dipertimbangkan.