JAKARTA – Pasar ponsel kelas menengah di Indonesia kembali memanas dengan kehadiran OPPO A60 yang resmi meluncur pada Mei 2026. Ponsel yang sebelumnya memulai debut di Vietnam ini hadir sebagai penantang serius dengan mengunggulkan ketahanan fisik ekstrem sebagai nilai jual utama. Mengusung bodi tipis namun kokoh, OPPO A60 dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan perangkat modis namun tetap "badak" untuk penggunaan jangka panjang.
Dalam ulasan mendalam mengenai kelebihan dan kekurangan OPPO A60, daya tarik utama ponsel ini terletak pada sertifikasi standar militer MIL-STD 810H. Ketangguhan ini membuat perangkat tetap aman meski terjatuh dari ketinggian tertentu, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada ponsel di rentang harga Rp 2 jutaan. Tidak hanya itu, OPPO A60 juga dibekali sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air, menjadikannya kawan setia bagi pengguna dengan mobilitas tinggi di luar ruangan.
Secara visual, OPPO A60 tampil memukau dengan konsep Ultra Slim yang hanya memiliki ketebalan 7,68 mm dan bobot ringan 186 gram. Hadir dengan dua pilihan warna elegan, yakni Ripple Blue yang terinspirasi ombak laut dan Midnight Purple yang menenangkan, ponsel ini berhasil menggabungkan estetika dan durabilitas. Namun, di balik kemasan fisiknya yang nyaris sempurna, terdapat beberapa catatan kritis terkait spesifikasi internal yang perlu dipertimbangkan calon pembeli sebelum meminang perangkat ini.
Baca Juga: Toyota Innova Zenix 2026 Tipe G dan V Hybrid Resmi Update, Head Unit Baru dan Kamera HD Jadi Sorotan
Layar Ultra Terang dengan Kompromi Resolusi
OPPO menyematkan panel IPS LCD seluas 6,67 inci pada seri ini. Keunggulan yang paling menonjol adalah tingkat kecerahan layar yang mencapai 950 nits. Angka ini memastikan layar tetap terlihat sangat jelas meski di bawah terik matahari langsung, sebuah fitur krusial bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan. Desain kamera depan punch-hole juga memberikan kesan layar yang lebih luas dan modern dibandingkan desain waterdrop konvensional.
Sayangnya, resolusi layar menjadi salah satu poin kekurangan. Di saat kompetitor lain sudah menawarkan resolusi Full HD Plus, OPPO A60 masih bertahan di level HD Plus (720 x 1604 piksel). Bagi pengguna yang gemar menikmati konten multimedia dengan ketajaman tinggi, perbedaan ini mungkin akan cukup terasa. Meski begitu, refresh rate 90Hz setidaknya memberikan kompensasi berupa pergerakan transisi layar yang terasa cukup halus saat melakukan scrolling.
Performa Harian dan Daya Tahan Baterai
Dapur pacu OPPO A60 ditenagai oleh chipset Snapdragon 680 dengan fabrikasi 6nm. Chipset ini memang dikenal sangat efisien dalam manajemen daya, namun secara performa mentah, ia lebih dioptimalkan untuk tugas harian seperti media sosial, navigasi, dan produktivitas ringan, bukan untuk gaming berat. Dukungan RAM 8 GB LPDDR4X yang bisa diperluas melalui fitur RAM Expansion memberikan stabilitas yang baik saat menjalankan banyak aplikasi sekaligus (multitasking).
Untuk urusan daya, OPPO tidak main-main dengan menanamkan baterai 5.000 mAh di bodi tipisnya. Perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 30 jam untuk telepon dan 14 jam untuk pemutaran video nonstop. Proses pengisian daya pun terasa sangat cepat berkat teknologi 45W SuperVOOC, yang mampu mengisi baterai hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Ini tentu menjadi solusi bagi pengguna yang tidak punya banyak waktu untuk menunggu di depan stop kontak.
Baca Juga: Harga Daging Sapi Masih Tinggi
Sektor Kamera: Tajam tapi Kurang Lengkap
Di bagian punggung, terdapat kamera utama 50MP yang didukung sensor kedalaman (depth sensor) 2MP. Hasil fotonya tergolong jernih dengan fitur Ultra Camera Clarity yang mampu menangkap detail dengan baik pada kondisi cahaya optimal. Kamera depannya pun cukup mumpuni dengan sensor 8MP untuk kebutuhan swafoto maupun video call.
Namun, ada kekecewaan besar bagi para pecinta fotografi landscape, yakni absennya lensa ultrawide. Tanpa lensa sudut lebar ini, pengguna tidak bisa menangkap objek dengan cakupan luas secara instan. Selain itu, OPPO A60 juga belum mendukung jaringan 5G. Di tahun 2026, di mana infrastruktur 5G semakin meluas di Indonesia, absennya konektivitas masa depan ini membuat aspek future-proofing ponsel ini menjadi tanda tanya besar, terutama bagi mereka yang berencana menggunakan HP ini lebih dari tiga tahun.
Secara keseluruhan, OPPO A60 adalah pilihan tepat bagi mereka yang memprioritaskan desain cantik, pengisian daya cepat, dan ketahanan fisik tingkat tinggi. Namun, jika Anda mengejar performa gaming rata kanan atau kualitas layar setajam silet, Anda mungkin perlu melirik alternatif lain di kelas harga yang sama.
Baca Juga: Dorong SMK Jatim Cetak Lulusan Siap Industri, Perbanyak Sertifikasi dan Praktik Industri
Editor : Vicky Permana Saputra