JAKARTA - Samsung Galaxy A56 5G kembali mencuri perhatian pasar smartphone Indonesia setelah harganya turun cukup signifikan hanya beberapa bulan setelah peluncuran. Ponsel midrange terbaru dari Samsung ini masih menjadi salah satu perangkat paling diburu berkat kombinasi desain premium, fitur Galaxy AI, performa gaming mumpuni, hingga kamera 50 MP yang diklaim mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi.
Samsung Galaxy A56 5G hadir sebagai penerus lini A5 Series yang selama ini dikenal sukses menarik perhatian pengguna kelas menengah. Dengan harga yang kini mulai turun di pasaran online, smartphone ini dianggap semakin menarik untuk pengguna yang ingin menikmati pengalaman ala flagship tanpa harus mengeluarkan dana belasan juta rupiah.
Dalam ulasan yang beredar di YouTube, Samsung Galaxy A56 5G disebut mengalami penurunan harga cukup jauh dibanding saat awal rilis. Varian 8/256 GB yang sebelumnya dijual di kisaran Rp6 jutaan kini mulai turun hingga sekitar Rp5 jutaan, membuatnya semakin kompetitif di segmen midrange premium.
Desain Premium dengan Frame Metal
Secara tampilan, Samsung Galaxy A56 5G masih mempertahankan identitas desain khas seri A sebelumnya. Perubahan paling mencolok terlihat pada modul kamera belakang yang kini memiliki rumah kamera lebih tebal dengan susunan vertikal sederhana.
Frame metal menjadi salah satu nilai jual utama smartphone ini karena memberikan kesan premium saat digenggam. Selain itu, Samsung juga menyematkan sertifikasi IP67 yang membuat perangkat tahan air dan debu.
Ponsel ini juga sudah dilengkapi fitur NFC, stereo speaker, serta port USB Type-C. Namun, Samsung masih belum menyediakan slot microSD tambahan karena hanya tersedia dual nano SIM.
Layar Super AMOLED 120 Hz
Samsung Galaxy A56 5G menggunakan panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus. Layarnya sudah mendukung HDR10+ dan refresh rate 120 Hz yang membuat pengalaman scrolling maupun menonton video terasa lebih mulus.
Tingkat kecerahan hingga 1.900 nits membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Proteksi Corning Gorilla Glass Victus Plus juga menjadi nilai tambah untuk menjaga layar dari goresan.
Meski begitu, satu hal yang masih mendapat kritik adalah bezel layar yang dianggap cukup tebal dibanding kompetitor di kelas harga serupa. Bagian dagu bawah bahkan terlihat lebih besar dibanding sisi lainnya.
Performa Gaming Samsung Galaxy A56 5G
Untuk performa, Samsung Galaxy A56 5G dibekali chipset Exynos 1580 fabrikasi 4 nm dengan skor AnTuTu yang disebut mencapai 900 ribuan poin. Angka tersebut tergolong tinggi untuk smartphone kelas menengah.
Baca Juga: Edan! Itel RS4 Turun Harga Jadi 900 Ribuan, HP Gaming Murah Ini Masih Layak Libas Genshin Impact?
Saat digunakan bermain Mobile Legends, perangkat mampu menjalankan setting ultra dengan frame rate hingga 90 FPS secara stabil. Bahkan, performanya dinilai masih sanggup untuk setting lebih tinggi apabila tidak dibatasi pengembang game.
Sementara untuk PUBG Mobile, pengguna bisa menikmati setting Smooth Extreme hingga HDR Ultra dengan gameplay yang tetap lancar di 60 FPS. Sensor gyroscope hardware juga membuat pengalaman bermain semakin nyaman.
Pada game berat seperti Genshin Impact, Samsung Galaxy A56 5G mampu menghasilkan frame rate sekitar 45-50 FPS di setting lowest dan 32-40 FPS di setting high.
Baterai 5.000 mAh dan Galaxy AI
Samsung membekali Galaxy A56 5G dengan baterai 5.000 mAh yang cukup awet untuk penggunaan harian. Dalam pengujian, baterai hanya berkurang sekitar 6 persen saat digunakan menonton YouTube selama satu jam.
Untuk pengisian daya, smartphone ini mendukung fast charging 45 watt dengan waktu pengisian dari nol hingga penuh sekitar 1 jam 10 menit.
Menariknya, Samsung Galaxy A56 5G sudah menjalankan One UI 7 berbasis Android 15 serta mendapat jaminan enam kali major update Android. Dukungan ini biasanya hanya ditemukan pada smartphone flagship.
Fitur Galaxy AI juga sudah tersedia, termasuk Circle to Search dan penghapus objek pada foto.
Kamera 50 MP Jadi Andalan
Di sektor fotografi, Samsung Galaxy A56 5G dibekali triple camera dengan kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 12 MP, dan makro 5 MP. Sementara kamera depan memiliki resolusi 12 MP.
Hasil foto di kondisi siang hari disebut memiliki warna tajam, detail baik, serta dynamic range luas. Rekaman video juga cukup stabil baik di Full HD maupun 4K 30 FPS.
Kekurangan yang masih terasa adalah perpindahan antar lensa saat merekam video yang dinilai kurang mulus. Meski begitu, kualitas warna dan audio tetap mendapat apresiasi positif.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A56 5G tetap menjadi salah satu HP midrange Samsung paling menarik tahun ini, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan, ekosistem Samsung, dan dukungan software jangka panjang.
Editor : Novica Satya Nadianti