JAKARTA - Poco Pad M1 menjadi salah satu tablet mid-range yang cukup ramai dibicarakan karena membawa spesifikasi tinggi dengan harga yang masih terjangkau. Tablet dari POCO ini hadir dengan layar 12 inci, chipset Snapdragon 7s Gen 4, baterai jumbo 12.000 mAh, hingga dukungan stylus dan keyboard cover.
Setelah dipakai selama tiga bulan, Poco Pad M1 disebut punya performa yang sangat kompetitif di kelas harga Rp jutaan. Namun di balik spesifikasi menarik tersebut, ada satu hal yang justru membuat reviewer merasa heran, yakni absennya fitur PC Mode yang dinilai penting untuk tablet produktivitas modern.
Padahal, secara spesifikasi dan performa, Poco Pad M1 dianggap sudah sangat mampu menjalankan mode desktop layaknya laptop mini.
Baterai 12.000 mAh Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu daya tarik terbesar Poco Pad M1 ada di sektor baterai. Tablet ini dibekali kapasitas 12.000 mAh yang tergolong sangat besar untuk perangkat di kelasnya.
Menariknya lagi, Poco Pad M1 juga mendukung reverse charging 27 watt sehingga bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain seperti smartphone atau earphone.
Dalam pengujian benchmark PCMark, daya tahan baterainya mampu mencapai 10 jam 59 menit pada refresh rate dinamis hingga 120 Hz. Ketika refresh rate diubah menjadi 60 Hz, ketahanannya bahkan meningkat hingga sekitar 13 jam penggunaan.
Ketahanan baterai tersebut membuat Poco Pad M1 terasa cocok dipakai untuk aktivitas harian seperti kerja office, belajar online, streaming, hingga gaming dalam waktu lama tanpa khawatir cepat habis daya.
Namun konsekuensinya, pengisian daya memang membutuhkan waktu cukup lama. Dengan charger bawaan 33 watt, pengisian dari 5 persen hingga 50 persen membutuhkan waktu sekitar 1 jam 35 menit, sedangkan hingga penuh memakan waktu sekitar 3 jam 6 menit.
Cocok untuk Office dan Multitasking
Poco Pad M1 juga mendukung keyboard cover serta stylus bernama Poco Smart Pen yang dijual terpisah. Kehadiran aksesori tersebut membuat tablet ini cukup nyaman digunakan untuk kebutuhan produktivitas.
Keyboard cover disebut nyaman dipakai mengetik dengan material yang terasa premium. Sementara stylus-nya memiliki latency yang responsif dan cocok digunakan untuk menggambar maupun menulis catatan.
Tablet ini juga mendukung fitur konversi tulisan tangan menjadi teks. Namun dalam penggunaan sehari-hari, reviewer mengaku lebih sering menggunakan keyboard dibanding stylus karena dinilai lebih cepat dan presisi.
Berkat chipset Snapdragon 7s Gen 4 dan RAM besar, performa multitasking Poco Pad M1 tergolong lancar. Multi-window hingga floating window bisa dijalankan tanpa hambatan berarti.
Tidak Ada PC Mode Jadi Sorotan
Meski performanya sudah sangat memadai, Poco Pad M1 justru belum memiliki fitur PC Mode atau desktop mode seperti yang dimiliki sejumlah kompetitor.
Fitur tersebut biasanya memungkinkan tampilan antarmuka berubah menjadi mode desktop ala laptop sehingga lebih nyaman untuk produktivitas.
Saat ini Poco Pad M1 hanya mendukung floating window dengan maksimal dua aplikasi secara bersamaan. Jumlah itu dianggap terlalu sedikit dibanding kompetitor lain yang mampu membuka hingga empat atau lima aplikasi sekaligus.
Reviewer bahkan menilai tablet ini sebenarnya punya performa yang cukup kuat untuk menjalankan PC Mode secara optimal. Karena itu, absennya fitur tersebut menjadi salah satu kekurangan paling terasa dari Poco Pad M1.
Selain itu, tampilan antarmuka HyperOS juga dianggap masih kurang fleksibel, terutama dalam pengaturan widget pada mode landscape.
Gaming Jadi Aktivitas Paling Menyenangkan
Walaupun mendukung produktivitas, Poco Pad M1 justru lebih sering dipakai untuk gaming. Layar besar 12 inci membuat pengalaman bermain game terasa lebih nyaman, apalagi jika dipadukan dengan controller eksternal.
Beberapa game berat seperti Wuthering Waves dan Win Smith disebut masih playable dengan setting grafis tertentu. Sesekali memang terjadi frame drop, namun secara keseluruhan performanya tetap nyaman dimainkan.
Tablet ini juga dinilai lebih adem saat gaming dibanding smartphone karena bodinya lebih besar sehingga suhu lebih mudah terdistribusi.
Selain game Android, Poco Pad M1 juga nyaman digunakan memainkan game konsol lawas melalui emulator. Dukungan layar besar dan speaker quad stereo Dolby Atmos membuat pengalaman bermain terasa semakin imersif.
Layar Dolby Vision dan Speaker Dolby Atmos
Poco Pad M1 dibekali layar 12 inci yang sudah mendukung Dolby Vision dan teknologi perlindungan mata Rheinland. Kualitas warnanya memang tidak terlalu vibrant, tetapi tetap nyaman untuk streaming maupun browsing dalam waktu lama.
Untuk audio, tersedia empat speaker stereo yang sudah mendukung Dolby Atmos. Hasil suaranya dinilai cukup lantang dan cocok untuk menikmati film atau bermain game.
Sementara sektor kamera hanya hadir sebagai pelengkap. Kamera depan dan belakang sama-sama menggunakan sensor 8 MP yang cukup untuk video call atau dokumentasi ringan.
Secara keseluruhan, Poco Pad M1 dianggap sebagai tablet mid-range yang menarik berkat performa kencang dan baterai monster. Sayangnya, absennya fitur PC Mode membuat potensinya sebagai tablet produktivitas belum sepenuhnya maksimal.
Editor : Divka Vance Yandriana