JAKARTA - Pasar tablet murah kembali memanas setelah Xiaomi menghadirkan Redmi Pad 2 di Indonesia. Tablet entry level ini langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang terbilang mewah untuk harga mulai Rp1,9 jutaan.
Redmi Pad 2 hadir sebagai penerus lini tablet murah Xiaomi yang sebelumnya sukses lewat Redmi Pad SE. Namun kali ini, peningkatan yang dibawa terasa jauh lebih signifikan, terutama pada sektor layar, performa, hingga audio.
Dengan banderol hanya sekitar Rp2 juta, Redmi Pad 2 sudah dibekali layar 11 inci beresolusi 2.5K, chipset MediaTek Helio G100 Ultra, baterai jumbo 9.000 mAh, hingga quad speaker Dolby Atmos.
Baca Juga: Siksa OPPO A60 Sampai Belah Durian: HP 2 Jutaan Tahan Banting atau Sekadar Gimmick Marketing?
Kombinasi spesifikasi tersebut membuat Redmi Pad 2 disebut-sebut menjadi standar baru tablet murah di 2026.
Layar 2.5K Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu peningkatan paling mencolok dari Redmi Pad 2 ada di sektor layar. Xiaomi membekali tablet ini dengan panel 11 inci beresolusi 2560 x 1600 piksel atau setara 2.5K.
Resolusi tinggi tersebut membuat tampilan gambar terasa jauh lebih tajam dibanding mayoritas tablet entry level yang masih menggunakan layar Full HD.
Pengalaman membaca ebook, dokumen, spreadsheet, hingga menikmati media sosial terasa lebih nyaman karena detail teks terlihat lebih jelas dan padat.
Tidak hanya itu, layar Redmi Pad 2 juga mendukung refresh rate 90 Hz yang membuat scrolling maupun perpindahan animasi terasa lebih mulus.
Tablet ini juga cocok digunakan untuk multitasking berkat dukungan split screen dan floating window yang tetap nyaman dipakai di layar beresolusi tinggi.
Bisa Jadi Monitor Tambahan PC
Menariknya, Redmi Pad 2 juga dapat difungsikan sebagai monitor tambahan untuk komputer maupun laptop.
Pengguna Windows bahkan bisa memanfaatkan fitur touchscreen pada tablet sebagai input langsung ke PC. Fitur tersebut cukup menarik terutama bagi pengguna stylus atau kebutuhan presentasi dan produktivitas ringan.
Namun untuk pengguna macOS, fitur yang tersedia hanya mode extend dan mirroring tanpa dukungan touchscreen input.
Meski begitu, kehadiran fitur ini membuat Redmi Pad 2 terasa lebih fleksibel dibanding tablet murah pada umumnya.
Performa Cukup Kencang untuk Gaming
Pada sektor dapur pacu, Redmi Pad 2 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultra yang juga banyak digunakan smartphone kelas Rp2 jutaan.
Chipset tersebut dipadukan dengan penyimpanan internal 128 GB UFS 2.2 yang memiliki kecepatan baca tulis lebih baik dibanding eMMC generasi lama.
Untuk kebutuhan gaming ringan hingga menengah, performanya masih tergolong memadai. Game seperti Mobile Legends, Stumble Guys, hingga PUBG Mobile masih dapat dimainkan dengan lancar.
Namun ada satu catatan penting yang menjadi kekurangan utama Redmi Pad 2, yakni kapasitas RAM yang hanya tersedia dalam varian 4 GB untuk pasar Indonesia.
Kapasitas RAM tersebut membuat performa multitasking terasa kurang lega, terutama saat membuka aplikasi berat atau berpindah antar aplikasi.
Beberapa game berat seperti Honkai Star Rail juga disebut mulai terasa berat dijalankan di tablet ini karena keterbatasan RAM.
Audio Jadi Nilai Jual Tambahan
Selain layar, kualitas audio Redmi Pad 2 juga mendapat banyak pujian.
Tablet ini dibekali empat speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos yang menghasilkan suara cukup lantang dan imersif di kelas harganya.
Speaker tersebut dinilai sangat cocok untuk kebutuhan hiburan seperti menonton film, streaming video, hingga mendengarkan musik.
Dengan layar besar dan audio yang solid, Redmi Pad 2 menjadi salah satu tablet murah paling menarik untuk konsumsi multimedia.
Baterai Awet Seharian
Untuk daya tahan, Redmi Pad 2 dibekali baterai 9.000 mAh yang mampu bertahan lama untuk penggunaan harian.
Dalam pengujian streaming video YouTube menggunakan koneksi WiFi, konsumsi baterainya disebut hanya sekitar 5 persen per jam.
Tablet ini juga mendukung pengisian cepat hingga 18 watt, meski charger bawaan yang diberikan Xiaomi masih 15 watt.
Waktu pengisian dari kosong hingga penuh diperkirakan memakan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam.
Masih Ada Kekurangan
Di balik spesifikasi menariknya, Redmi Pad 2 tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.
Tablet ini masih berstatus WiFi only tanpa dukungan SIM card atau jaringan seluler. Selain itu, pengguna juga mengeluhkan belum tersedianya aksesori resmi seperti cover case di Indonesia.
Terdapat pula bug kecil pada fitur auto brightness yang terkadang tidak bekerja otomatis dan harus diaktifkan ulang secara manual.
Meski begitu, dengan harga yang sangat kompetitif, Redmi Pad 2 tetap dianggap sebagai salah satu tablet murah paling worth it di kelas Rp2 jutaan saat ini.
Editor : Divka Vance Yandriana