JAKARTA - Pasar ponsel pintar di tahun 2026 memberikan kejutan yang tidak terduga bagi para pemburu gadget. Salah satu fenomena yang paling menarik perhatian adalah melonjaknya kembali harga Samsung A06 di pasar barang bekas. Ponsel yang pertama kali dirilis pada tahun 2024 sebagai perangkat entry level ini justru mengalami tren kenaikan harga yang signifikan, berbanding terbalik dengan hukum pasar gadget yang biasanya terus menurun seiring bertambahnya usia perangkat.
Kenaikan harga Samsung A06 ini ditengarai akibat peluncuran suksesor terbarunya, seri Galaxy A07, yang harganya melambung drastis hingga dianggap kurang masuk akal untuk kategori HP pemula. Akibatnya, banyak konsumen yang kembali melirik Samsung A06 sebagai alternatif terbaik. Jika sebelumnya ponsel ini bisa didapatkan di kisaran harga Rp900 ribu hingga Rp1 juta, kini di berbagai gerai barang bekas, harganya telah menembus angka Rp1,25 juta untuk varian RAM 4 GB dengan memori internal 64 GB.
Meskipun statusnya sudah discontinue atau tidak lagi diproduksi barunya, permintaan terhadap Samsung A06 tetap tinggi. Kelangkaan barang di tingkat distributor dan konter-konter retail membuat unit bekasnya menjadi rebutan. "Barangnya sudah sulit didapat, sementara peminatnya masih sangat banyak, sehingga harga pasar di tahun 2026 ini mau tidak mau mengikuti hukum permintaan yang tinggi," ujar Baidawi, seorang pengamat gadget melalui kanal YouTube-nya.
Desain Klasik yang Menyerupai Seri Flagship
Salah satu daya tarik utama yang membuat Samsung A06 tetap relevan adalah desainnya yang "tak lekang oleh waktu". Samsung berhasil membawa bahasa desain seri premium mereka ke perangkat entry level ini. Dengan bodi yang mengkotak dan memiliki ketebalan hanya 8 mm, ponsel ini terasa sangat tipis dan nyaman digenggam.
Bagian belakangnya memiliki tekstur garis-garis halus yang memberikan kesan elegan, terutama pada varian warna putih. Penempatan modul kamera belakangnya pun sangat simpel tanpa tonjolan yang berlebihan, menyerupai desain seri Galaxy A55 atau bahkan seri flagship Samsung lainnya. Tidak heran jika banyak pengguna yang merasa percaya diri menggunakan ponsel ini meskipun harganya hanya satu jutaan.
Primadona Baru Para Tiktokers untuk Live Streaming
Ada alasan unik mengapa Samsung A06 begitu dicari oleh para kreator konten, khususnya para penggiat live di aplikasi TikTok. Meskipun hanya menggunakan panel PLS LCD berukuran 6,7 inci dengan resolusi HD Plus, kualitas reproduksi warna Samsung dikenal tetap nyaman di mata. Namun, faktor utamanya justru terletak pada sektor audio dan mikrofon.
Banyak tiktokers mencari ponsel ini karena kualitas tangkapan suara dan output speakernya yang dianggap sangat "ngena" untuk aktivitas menyanyi saat live streaming. Karakter suaranya yang bulat dan nyaring memberikan kesan audio yang berkualitas tinggi bagi para penonton di media sosial. Hal ini menjadikan Samsung A06 sebagai perangkat "perang" yang ekonomis namun efektif bagi mereka yang ingin membangun karier sebagai streamer pemula.
Performa Stabil dengan Dukungan Android 16
Dari sisi dapur pacu, Samsung A06 ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G85 yang legendaris. Meskipun bukan chipset terbaru, performanya terbukti sangat stabil untuk menjalankan aplikasi harian dan media sosial. Menariknya, Samsung tetap memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang. Di tahun 2026 ini, Samsung A06 bahkan sudah mencicipi antarmuka One UI versi 8 yang berbasis Android 16.
Sektor kamera juga tidak kalah bersaing dengan lensa utama 50 MP yang kini sudah mampu merekam video hingga resolusi 1080p pada 60 FPS. Peningkatan fitur video ini menjadi nilai tambah besar bagi pengguna yang gemar mengunggah konten video pendek. Dengan baterai berkapasitas 5000 mAh yang tahan lama, Samsung A06 terbukti masih menjadi paket lengkap bagi pengguna yang mengedepankan fungsi, gaya, dan nilai jual kembali yang stabil di tahun 2026.
Baca Juga: Siksa OPPO A60 Sampai Belah Durian: HP 2 Jutaan Tahan Banting atau Sekadar Gimmick Marketing?
Editor : Vicky Permana Saputra