JAKARTA - Motorola resmi comeback ke pasar Indonesia setelah delapan tahun menghilang. Menariknya, brand legendaris asal Amerika Serikat itu langsung masuk ke segmen paling panas, yakni HP 2 jutaan, lewat Motorola Moto G45 5G.
Kehadiran Motorola Moto G45 5G langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang cukup berbeda dibanding rival di kelasnya. Di tengah dominasi merek Transsion seperti Infinix dan Tecno, Motorola justru tampil percaya diri dengan chipset Snapdragon 6s Gen 3, RAM 8GB, memori 256GB, hingga fitur software yang tergolong premium.
Motorola Moto G45 5G bahkan disebut sebagai salah satu HP 5G 2 jutaan paling kencang saat ini. Berdasarkan pengujian AnTuTu v10, skor yang dihasilkan mencapai 468 ribu poin, lebih tinggi dibanding Helio G99 maupun Dimensity 6300 yang selama ini mendominasi kelas harga Rp2 jutaan.
Desain Berani dengan Vegan Leather
Motorola tampaknya tidak ingin bermain aman. Moto G45 5G hadir dengan tiga pilihan warna mencolok, yakni Viva Magenta, Brilliant Blue, dan Bermuda Green.
Bagian belakangnya menggunakan finishing vegan leather yang memberikan kesan premium dan berbeda dibanding kebanyakan HP murah lain yang masih memakai bodi glossy. Tekstur kulit sintetis tersebut juga membuat perangkat terasa lebih nyaman digenggam.
Di sisi desain, Motorola tetap mempertahankan gaya simpel khas mereka. Modul kamera dibuat minimalis dengan dua lingkaran kamera, meski sebenarnya hanya kamera utama 50MP yang benar-benar diandalkan. Kamera kedua hanyalah sensor makro 2MP.
Menariknya lagi, Motorola sudah menyertakan casing silikon bawaan dalam paket penjualan. Charger 20W dan kabel USB Type-C juga tersedia lengkap di dalam kotak.
Snapdragon 6s Gen 3 Jadi Senjata Utama
Sektor performa menjadi nilai jual terbesar Motorola Moto G45 5G. Chipset Snapdragon 6s Gen 3 yang digunakan belum banyak dipakai di Indonesia, terutama di kelas harga Rp2,5 jutaan.
Dalam pengujian game Mobile Legends, HP ini mampu menjalankan grafis ultra dengan frame rate hingga 90 fps secara stabil. Performanya terasa sangat responsif untuk gaming ringan hingga menengah.
Namun ada catatan penting saat menjalankan game berat seperti Genshin Impact. Meski secara hardware sangat mumpuni, game tersebut justru terkunci di 20 fps akibat pembatasan software.
Hal itu membuat performa Genshin terasa kurang maksimal, padahal suhu perangkat tetap sangat dingin di kisaran 34 derajat Celsius. Banyak pihak menilai Motorola masih bisa memperbaiki masalah ini lewat update software ke depannya.
Selain chipset kencang, Motorola juga memakai storage UFS 2.2 yang jauh lebih cepat dibanding eMMC. Kombinasi ini membuat pengalaman multitasking dan membuka aplikasi terasa lebih mulus.
Software Bersih dan Fitur Smart Connect Jadi Andalan
Salah satu hal paling menarik dari Motorola Moto G45 5G adalah pengalaman software-nya. Antarmuka yang digunakan sangat dekat dengan stock Android, minim bloatware, dan terasa ringan.
Motorola juga membawa fitur unggulan bernama Smart Connect. Fitur ini memungkinkan HP terhubung dengan laptop Windows secara seamless hanya lewat scan QR code.
Pengguna bisa menjadikan kamera HP sebagai webcam laptop, melakukan screen mirroring, hingga menjalankan aplikasi HP langsung di layar komputer. Sistem ini disebut mirip integrasi iPhone dengan MacBook.
Selain itu, ada juga fitur gestur khas Motorola seperti chop-chop untuk menyalakan flashlight dan twist gesture untuk membuka kamera secara cepat.
Layar dan Kamera Masih Jadi Kompromi
Meski unggul di performa dan software, Motorola Moto G45 5G tetap punya beberapa kekurangan.
Layarnya masih menggunakan resolusi HD+ 720p dengan ukuran 6,5 inci. Padahal banyak pesaing di harga serupa sudah memakai panel Full HD+.
Bezel layar juga terlihat cukup tebal, terutama di bagian dagu bawah. Untungnya refresh rate 120Hz dan perlindungan Gorilla Glass 3 tetap hadir untuk menjaga pengalaman penggunaan tetap nyaman.
Untuk urusan kamera, hasil foto di kondisi terang tergolong bagus dengan warna cerah dan detail cukup tajam. Namun saat masuk kondisi low light, kualitas kamera mulai menurun drastis.
Foto malam terlihat penuh noise dan detail mudah hilang, bahkan night mode belum mampu memberikan hasil yang benar-benar memuaskan.
Motorola Punya Nilai Plus yang Sulit Dilawan
Secara keseluruhan, Motorola Moto G45 5G memang bukan HP yang cocok untuk semua orang. Namun perangkat ini menawarkan kombinasi unik yang jarang ditemukan di kelas Rp2 jutaan.
Mulai dari desain premium vegan leather, chipset Snapdragon terbaru, RAM dan storage besar, hingga software matang dengan fitur lintas perangkat yang sangat menarik.
Jika Motorola mampu konsisten menghadirkan update software dan memperbaiki optimalisasi gaming, Moto G45 5G berpotensi menjadi salah satu HP 5G terbaik di kelas menengah bawah tahun ini.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : GadgetIn Youtube Channel