JAKARTA - Motorola Moto G45 5G perlahan mulai mencuri perhatian pasar smartphone Indonesia. Setelah lebih dari dua bulan digunakan sebagai daily driver, HP 2 jutaan ini ternyata punya banyak kejutan yang membuat comeback Motorola terasa cukup sukses.
Motorola Moto G45 5G bukan sekadar jual nostalgia seperti yang dilakukan beberapa brand lama lainnya. Smartphone ini hadir dengan strategi yang lebih relevan untuk kebutuhan pengguna saat ini, mulai dari desain premium, performa gaming, hingga fitur Smart Connect yang terasa seperti fitur HP flagship.
Di kelas harga Rp2 jutaan, Motorola Moto G45 5G memang langsung berhadapan dengan nama-nama besar seperti Redmi, Tecno, dan Infinix. Namun berkat kombinasi Snapdragon 6s Gen 3, software bersih, serta fitur konektivitas yang lengkap, HP ini mulai mendapat tempat di hati pengguna.
Desain Compact dan Vegan Leather Jadi Nilai Jual
Salah satu hal paling menarik dari Motorola Moto G45 5G adalah desainnya. Motorola memilih pendekatan warna cerah dan fresh dengan material vegan leather di bagian belakang.
Selama pemakaian dua bulan, material tersebut diklaim tetap awet tanpa tanda terkelupas atau kusam. Bobotnya juga ringan di angka 183 gram dengan frame rounded yang nyaman digenggam.
Motorola turut menyematkan perlindungan Gorilla Glass 3 dan sertifikasi IP52 untuk tahan debu serta percikan air. Meski bukan standar tertinggi, fitur ini sudah cukup untuk penggunaan harian.
Baca Juga: Motorola G Murah Terbaru Mulai Dilirik, Performa Stabil dan Baterai Besar Jadi Andalan
Fitur lain yang cukup lengkap di kelas harga Rp2 jutaan juga masih tersedia, seperti NFC, gyro hardware, refresh rate 120Hz, dual speaker stereo Dolby Atmos, dual microphone, FM radio, hingga slot microSD.
Smart Connect Jadi Senjata Utama Motorola
Fitur yang paling banyak dipuji dari Motorola Moto G45 5G adalah Smart Connect. Teknologi ini membuat HP bisa terhubung ke laptop, tablet, smart TV, hingga perangkat lain dengan pengalaman yang jauh lebih seamless.
Melalui Smart Connect, pengguna dapat membuka aplikasi HP langsung di layar PC, melakukan screen mirroring, menggunakan kamera HP sebagai webcam, hingga mengontrol dua perangkat sekaligus lewat mouse dan keyboard.
Motorola bahkan menghadirkan tampilan mobile desktop yang mirip Samsung DeX. Pengguna bisa bekerja lebih nyaman menggunakan layar laptop tanpa kehilangan akses ke aplikasi di smartphone.
Fitur ini terasa sangat berguna untuk multitasking harian, terutama bagi pekerja hybrid atau content creator yang membutuhkan konektivitas cepat antara HP dan komputer.
Layar dan Kamera Masih Punya Catatan
Meski menawarkan banyak kelebihan, Motorola Moto G45 5G tetap memiliki beberapa kekurangan yang cukup terasa.
Salah satunya ada pada layar IPS LCD HD Plus berukuran 6,5 inci yang tingkat kecerahannya hanya sekitar 500 nits. Saat digunakan di luar ruangan, terutama siang hari, tampilan layar terasa kurang terang.
Kamera selfie juga menjadi salah satu kelemahan utama. Dalam kondisi indoor atau minim cahaya, hasil video selfie terlihat cukup noisy meski detail wajah masih dipertahankan.
Namun untuk kamera belakang 50MP, hasil foto di kondisi terang masih tergolong bagus untuk kelas harga Rp2 jutaan. Warna terlihat natural dengan detail yang cukup tajam.
Motorola juga menghadirkan stabilisasi video yang cukup impresif meski hanya menggunakan AIS tanpa OIS. Hasil rekaman video Full HD 30 fps terasa stabil dan minim guncangan.
Performa Gaming Kini Semakin Matang
Awalnya Motorola Moto G45 5G sempat dikritik karena performa Genshin Impact yang terkunci di 20 fps. Namun setelah mendapatkan update Android 15, performanya meningkat cukup signifikan.
Kini game Genshin Impact sudah mampu berjalan hingga 45 fps di setting lowest 60 fps. Mobile Legends bahkan bisa stabil di kisaran 81 fps dengan setting Super Ultra.
PUBG Mobile juga mampu berjalan cukup nyaman di setting Smooth Ultra 40 fps. Suhu perangkat saat bermain game masih terjaga di kisaran 38 hingga 40 derajat Celsius sehingga tetap nyaman di tangan.
Snapdragon 6s Gen 3 yang digunakan Motorola memang terbukti cukup kuat untuk gaming di kelas entry-level. Sayangnya kecepatan baca tulis storage masih kalah dibanding beberapa HP Helio G99 dan Helio G100.
Baterai Irit Jadi Nilai Tambah
Motorola Moto G45 5G dibekali baterai 5.000 mAh dengan charging 18W. Pengisian dayanya memang tergolong lambat karena membutuhkan lebih dari dua jam hingga penuh.
Namun kelemahan itu tertutupi oleh daya tahan baterainya yang cukup irit. Dalam penggunaan normal mulai pagi hingga malam, HP ini masih mampu bertahan hampir 10 jam screen on time.
Bagi pengguna yang sering memakai Smart Connect sambil tersambung kabel ke laptop, baterai bahkan nyaris tidak berkurang sepanjang hari kerja.
Layak Dipertimbangkan di Kelas Rp2 Jutaan
Motorola Moto G45 5G memang belum sempurna. Layar HD Plus, charging lambat, dan kamera selfie low light masih menjadi pekerjaan rumah Motorola.
Namun di balik itu semua, HP ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding kebanyakan smartphone Rp2 jutaan lain. Desain compact, software bersih, fitur Smart Connect, performa gaming yang meningkat, serta konektivitas lengkap membuatnya layak dipertimbangkan.
Bagi pengguna yang menyukai HP Android simpel dengan fitur produktivitas ala flagship, Motorola Moto G45 5G bisa menjadi pilihan menarik tahun ini.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari