JAKARTA - Motorola G45 5G kembali jadi perbincangan setelah harganya turun ke kisaran Rp1,8 jutaan. Smartphone yang sempat mencuri perhatian saat comeback Motorola ke Indonesia ini kini dinilai semakin menarik karena menawarkan fitur lengkap, konektivitas 5G, dan pengalaman software yang nyaman di kelas entry-level.
Meski sudah hampir 10 bulan sejak peluncurannya, Motorola G45 5G masih dianggap layak dilirik, terutama bagi pengguna yang lebih mengutamakan kenyamanan penggunaan dibanding performa gaming tinggi. Dengan harga yang semakin murah, HP ini disebut menjadi salah satu opsi paling menarik di kelas Rp1 jutaan.
Motorola G45 5G hadir dengan pendekatan berbeda dibanding rival di segmennya. Brand asal Amerika tersebut lebih fokus menghadirkan pengalaman penggunaan yang praktis lewat antarmuka stock Android, fitur produktivitas, dan daya tahan baterai yang awet.
Desain Premium dan UI Ringan Jadi Nilai Jual
Salah satu daya tarik utama Motorola G45 5G ada pada desainnya. Smartphone ini menggunakan finishing vegan leather yang membuat tampilannya terasa premium meski dibanderol dengan harga terjangkau.
Frame polikarbonatnya juga dinilai cukup solid. Bahkan setelah mengalami benturan dan jatuh dari ketinggian sekitar satu meter, bodinya hanya mengalami lecet dan penyok kecil tanpa kerusakan parah pada frame utama.
Dari sisi software, Motorola memakai sistem stock Android dengan sedikit sentuhan kustomisasi. Animasi yang ringan dan efek motion blur membuat navigasi terasa responsif.
Pengguna juga mendapat berbagai fitur tambahan seperti Smart Connect. Fitur ini memungkinkan smartphone terhubung ke komputer Windows untuk transfer file, screen mirroring, hingga menjadikan HP sebagai webcam.
Fitur tersebut jarang ditemukan di smartphone kelas Rp1 jutaan dan menjadi salah satu pembeda utama Motorola G45 5G dibanding pesaingnya.
Layar dan Performa Jadi Catatan
Meski menawarkan banyak kelebihan, Motorola G45 5G tetap memiliki sejumlah kekurangan. Salah satunya ada pada sektor layar.
HP ini masih menggunakan panel IPS LCD dengan resolusi HD Plus. Bagi pengguna yang terbiasa memakai smartphone flagship dengan layar Full HD atau AMOLED, kualitas layarnya memang terasa kurang tajam.
Selain itu, brightness layar juga dinilai kurang maksimal saat digunakan di luar ruangan. Area notch layar bahkan terlihat memiliki white spot atau bayangan terang yang cukup mengganggu.
Namun Motorola tetap memberikan refresh rate 120 Hz yang membuat scrolling dan navigasi terasa mulus. Respons sentuhnya juga tergolong cepat untuk kelas entry-level.
Baca Juga: Motorola G Murah Terbaru Ternyata Diam-Diam Jadi Ancaman, Ini Keunggulan yang Ditawarkan
Di sektor performa, Motorola G45 5G menjadi smartphone pertama di Indonesia yang memakai chipset Snapdragon 6s Gen 3 secara resmi. Sayangnya performa chipset ini belum mampu memenuhi ekspektasi sebagian pengguna.
Untuk game ringan seperti Subway Surfers atau game kasual lainnya, performanya masih tergolong aman. Namun saat memainkan game berat seperti Genshin Impact, frame rate disebut masih kesulitan menembus 20 FPS pada setting rendah.
Karena itu, smartphone ini lebih cocok digunakan untuk kebutuhan harian seperti media sosial, chatting, streaming, dan multitasking ringan dibanding gaming berat.
Kamera Stabil dan Baterai Awet
Di sektor kamera, Motorola G45 5G justru mendapat cukup banyak pujian. Kamera utamanya mampu menghasilkan foto dengan dynamic range yang baik serta warna yang terlihat hidup.
Karakter warnanya memang cenderung lebih vivid dibanding natural, tetapi hasil akhirnya tetap menarik untuk media sosial. Kamera low light juga masih tergolong layak di kelas harganya, terutama jika memanfaatkan mode otomatis.
Untuk video, stabilisasi menjadi salah satu nilai jual utama Motorola G45 5G. Meski belum mendukung resolusi 4K atau 60 FPS, hasil video Full HD 30 FPS terlihat cukup stabil untuk kebutuhan konten harian.
Motorola juga menyematkan fitur kamera unik seperti Spot Color yang memungkinkan pengguna menonjolkan satu warna tertentu sementara warna lain dibuat hitam putih.
Selain kamera, daya tahan baterainya juga menjadi keunggulan. Dengan kapasitas 5.000 mAh, Motorola G45 5G mampu mencatat screen on time lebih dari delapan jam dalam penggunaan intensif.
Sayangnya pengisian dayanya masih mentok di 18 watt. Proses charging dari 5 persen hingga penuh membutuhkan waktu hampir dua jam.
Meski begitu, dengan harga terbaru yang semakin murah, Motorola G45 5G tetap dianggap menarik bagi pengguna yang mencari HP 5G murah dengan software ringan, fitur melimpah, dan baterai tahan lama.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari