JAKARTA - Redmi Note 15 5G menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang cukup ramai dibicarakan sejak resmi hadir di Indonesia. Dengan harga di kisaran Rp3 jutaan, Redmi Note 15 5G menawarkan spesifikasi yang terlihat menarik mulai dari layar AMOLED curved 120Hz, chipset Snapdragon 6 Gen 3, hingga kamera 108 MP.
Namun setelah digunakan selama satu bulan penuh, ternyata Redmi Note 15 5G tidak hanya punya kelebihan. Ada beberapa kekurangan yang mulai terasa, terutama di sektor software dan optimalisasi gaming. Meski begitu, smartphone ini masih dianggap cukup layak untuk dibeli di kelas harganya.
Redmi Note 15 5G sendiri hadir sebagai penerus seri Redmi Note yang terkenal dengan kombinasi spesifikasi tinggi dan harga terjangkau. Xiaomi juga memberikan beberapa fitur premium yang biasanya jarang ditemukan di kelas Rp3 jutaan.
Layar AMOLED Curved Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu kelebihan utama Redmi Note 15 5G ada di sektor layar. Smartphone ini menggunakan panel AMOLED 6,7 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120Hz dan desain curved display di sisi kanan dan kiri layar.
Brightness layar mencapai 3.200 nits serta sudah mendukung HDR10 Plus. Hasilnya, tampilan layar terlihat tajam dengan warna yang hidup, baik untuk menonton video, bermain game, maupun penggunaan multimedia lainnya.
Bezel layar juga tergolong tipis dan simetris sehingga memberi kesan premium. Responsivitas touch screen pun dinilai sangat baik tanpa kendala ghost touch atau delay selama pemakaian.
Baca Juga: Xiaomi Redmi Murah 2026 Jadi Primadona, Ini Rekomendasi HP Spek Tinggi Harga Terjangkau
Reviewer bahkan menyebut kualitas layar Redmi Note 15 5G menjadi salah satu yang terbaik di kelas harga Rp3 jutaan.
Snapdragon 6 Gen 3 Bikin Performa Lebih Kencang
Dari sisi performa, Redmi Note 15 5G menggunakan chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB UFS 2.2.
Skor AnTuTu smartphone ini mencapai 856 ribu poin, setara dengan performa Dimensity 7300. Hasil tersebut membuat Redmi Note 15 5G unggul dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama.
Dalam penggunaan harian, performanya terasa lancar untuk multitasking, membuka aplikasi, hingga editing video. Pengujian rendering video 1080p 60fps selama satu menit bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 48 detik.
Untuk gaming, Mobile Legends mampu berjalan di setting Ultra dengan frame rate hingga 90 fps. PUBG Mobile juga bisa dimainkan di setting Smooth Extreme dengan rata-rata 57 fps.
Sementara Genshin Impact masih tergolong playable di kisaran 32 fps meski performanya terasa ditahan agar suhu tetap stabil.
Baca Juga: Xiaomi Redmi Murah 2026 Jadi Primadona, Ini Rekomendasi HP Spek Tinggi Harga Terjangkau
Fitur Lengkap dan Masih Ada Slot MicroSD
Keunggulan lain Redmi Note 15 5G adalah fitur yang cukup lengkap. Smartphone ini masih menyediakan slot microSD, sesuatu yang mulai jarang ditemukan di kelas menengah.
Selain itu tersedia NFC, infrared blaster, under display fingerprint scanner, always on display, dan sertifikasi IP rating.
Xiaomi juga memberikan jaminan update software yang cukup panjang yakni empat kali update Android dan enam tahun security patch.
Kamera 108 MP Masih Punya Catatan
Meski dibekali kamera utama 108 MP, kualitas kamera Redmi Note 15 5G dinilai masih standar. Hasil fotonya memang cukup baik untuk penggunaan harian, tetapi belum terlalu istimewa dibanding kompetitor.
Kekurangan paling terasa justru ada di sektor video. Perekaman 4K 30fps masih belum stabil dan belum mendukung fitur stabilisasi.
Selain itu, pengguna juga tidak bisa berpindah lensa saat merekam video, bahkan pada resolusi 1080p. Kamera depan maupun belakang juga belum mendukung perekaman 60 fps.
Hal tersebut menjadi salah satu kekurangan yang cukup disorot, terutama bagi pengguna yang gemar membuat konten video menggunakan smartphone.
Software dan Haptic Feedback Jadi Kritik
Redmi Note 15 5G juga masih mendapat kritik di sektor software. HyperOS dinilai masih dipenuhi bloatware dan iklan pada beberapa aplikasi bawaan Xiaomi.
Meski sebagian besar aplikasi dan iklan bisa dihapus, pengguna tetap harus melakukan pengaturan tambahan agar pengalaman penggunaan lebih nyaman.
Selain itu, haptic feedback pada smartphone ini juga dianggap kurang premium karena terasa kasar dibanding seri Redmi Note Pro.
Dari sisi desain, tampilannya juga dinilai cukup monoton dan kurang menarik bagi sebagian pengguna, terutama pada modul kamera belakang.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 5G memang masih layak dipertimbangkan di kelas Rp3 jutaan. Smartphone ini unggul di sektor layar, performa, dan fitur yang lengkap.
Namun dengan banyaknya kompetitor baru di pasar, Redmi Note 15 5G bukan lagi pilihan yang benar-benar dominan seperti generasi Redmi Note beberapa tahun lalu.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari