JAKARTA - Kejutan besar datang dari panggung teknologi tanah air. Advan, brand lokal yang belakangan lebih dikenal melalui lini laptop dan tabletnya, secara mengejutkan kembali menggebrak pasar ponsel pintar. Di pertengahan tahun 2025 ini, mereka resmi merilis Advan X1, sebuah smartphone yang mengusung spesifikasi "ngeri" namun dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong, yakni di kisaran Rp1,5 jutaan saja.
Kehadiran Advan X1 langsung mencuri perhatian para gadget enthusiast. Bagaimana tidak, ponsel ini dipasarkan sebagai solusi bagi konsumen yang mendambakan perangkat bertenaga tanpa harus menguras dompet lebih dalam. Dibanderol dengan harga normal Rp1.699.000 untuk varian tunggal 8/128 GB, konsumen bahkan bisa menebusnya lebih murah melalui berbagai promo di marketplace. Strategi harga ini tentu menjadi ancaman serius bagi brand global yang bermain di segmen entry-level.
Sebagai Redaktur Senior yang mengamati dinamika pasar, Advan X1 bukan sekadar produk pelengkap. Ini adalah pernyataan dari Advan bahwa produk lokal mampu bersaing secara head-to-head dengan raksasa teknologi luar negeri. Dengan kombinasi jeroan mumpuni dan fitur kekinian, ponsel ini diprediksi akan menjadi buruan utama, terutama bagi para pelajar dan mahasiswa yang mencari HP gaming terjangkau dengan performa yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Performa Gaming Gahar dengan Helio G100 dan RAM 8 GB
Daya tarik utama yang membuat Advan X1 begitu dibicarakan adalah penggunaan chipset MediaTek Helio G100. Di kelas harga Rp1,5 jutaan, penggunaan prosesor ini terbilang sangat langka dan mewah. Hasil uji AnTuTu Benchmark pun tidak main-main, skornya menembus angka 414.000-an. Hal ini memastikan bahwa pengalaman multitasking hingga bermain game berat akan terasa sangat lancar tanpa kendala berarti.
Untuk urusan gaming, smartphone ini terbukti sanggup melibas game-game populer dengan settingan tinggi. PUBG Mobile bisa dijalankan pada settingan Smooth Extreme, sebuah pencapaian luar biasa untuk HP sejutaan. Sementara itu, pemain Mobile Legends bisa menikmati grafik Super Ultra. Kecepatan sistemnya pun didukung oleh RAM 8 GB yang besar serta penggunaan memori internal berjenis UFS 2.2, yang memiliki kecepatan baca-tulis data jauh lebih kilat dibandingkan teknologi eMMC tradisional.
Layar Mulus 120Hz dan Sensor Hardware yang Komplit
Tak hanya urusan mesin, sektor visual Advan X1 juga patut diacungi jempol. Layarnya sudah mengusung resolusi Full HD, sehingga tampilan gambar sangat tajam tanpa ada kesan pecah atau "burik". Yang paling mengejutkan, Advan menyematkan refresh rate 120Hz yang membuat transisi layar terasa sangat mulus dan responsif, fitur yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel dengan harga di atas Rp2,5 juta.
Kelengkapan sensor juga menjadi nilai tambah yang krusial. Advan tidak memangkas sensor-sensor penting; bahkan sensor giroskopnya sudah menggunakan versi hardware, bukan software. Ini sangat penting bagi akurasi saat bermain game tembak-menembak. Fitur NFC pun sudah tersedia, memudahkan pengguna untuk cek saldo atau top up kartu uang elektronik langsung dari genggaman. Desain layarnya yang modern memberikan nilai estetika tinggi bagi penggunanya.
Fotografi Sensor Sony 64 MP yang Berkualitas
Di sektor kamera, Advan tidak main-main dengan membekali perangkat ini lensa utama beresolusi 64 Megapiksel. Spesifikasi ini semakin gahar karena menggunakan sensor Sony IMX 782, yang dikenal memiliki reproduksi warna yang baik dan detail yang tajam di kelasnya. Hasil fotonya tergolong memuaskan untuk mengabadikan momen harian, sementara perekaman videonya sudah sanggup mencapai resolusi 2K pada 30 fps.
Meskipun kamera depannya tidak terlalu menonjol, namun untuk kebutuhan media sosial, kamera utama Sony ini sudah lebih dari cukup. Dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh, pengguna bisa melakukan sesi pemotretan atau bermain game dalam waktu yang lama. Namun, perlu dicatat bahwa pengisian dayanya masih terbatas pada 18 Watt, sehingga dibutuhkan kesabaran lebih saat mengisi daya dari nol hingga penuh.
Catatan dan Kompromi yang Perlu Diperhatikan
Dibalik segala kelebihannya, ada beberapa kompromi yang harus dipahami calon pembeli. Pertama, Advan X1 masih menggunakan sistem operasi Android 14 saat kompetitor seangkatannya mulai beralih ke Android 15. Selain itu, belum ada jaminan pembaruan OS jangka panjang dari pihak Advan. Hal ini menjadi catatan bagi pengguna yang ingin memakai ponsel ini untuk jangka waktu lebih dari empat tahun.
Kekurangan lain yang cukup disayangkan adalah dukungan DRM Widevine yang masih berada di level L3. Artinya, layanan streaming seperti Netflix belum bisa dinikmati dalam resolusi Full HD, melainkan terbatas di kualitas SD. Ponsel ini juga belum memiliki sertifikasi IP Rating untuk ketahanan air dan debu, sehingga pengguna harus ekstra hati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Namun, secara keseluruhan, jika Anda mencari performa murni dan layar mewah di harga Rp1,5 juta, smartphone ini adalah pilihan paling worth it saat ini.
Editor : Vicky Permana Saputra