TRENGGALEK NJENGGELEK - TECNO kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah lewat kehadiran TECNO POVA 6. Ponsel gaming terbaru ini langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang biasanya hadir di harga lebih mahal. Dengan banderol mulai Rp 2,8 jutaan, TECNO POVA 6 menawarkan layar AMOLED 120Hz, baterai 6.000 mAh, hingga chipset Helio G99 Ultimate yang masih jadi andalan di kelas 4G.
Kehadiran TECNO POVA 6 juga mempertegas dominasi grup Transsion di segmen HP Rp 2 jutaan. Dalam video unboxing dan review yang dibawakan kreator GadgetIn, ponsel ini disebut sebagai salah satu perangkat yang membuat persaingan kelas menengah semakin “rusuh”. Bahkan, banyak brand lain dinilai mulai kesulitan menandingi kombinasi spesifikasi dan harga yang ditawarkan TECNO maupun Infinix.
TECNO POVA 6 hadir dengan desain futuristik yang kental nuansa gaming. Bagian belakangnya dipenuhi ornamen ala HP gaming premium lengkap dengan Dynamic Light Effect berbasis mini LED. Desain ini membuat banyak orang mengaitkannya dengan ROG Phone karena tampilannya yang agresif dan penuh detail visual.
Upgrade Besar Dibanding POVA 5
Salah satu peningkatan paling terasa ada pada sektor layar. Jika generasi sebelumnya masih memakai panel IPS, TECNO POVA 6 kini sudah menggunakan layar AMOLED 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Bezel yang tipis dan simetris juga membuat tampilannya terlihat lebih premium.
Menariknya lagi, TECNO menyematkan sensor fingerprint di dalam layar atau in-display fingerprint. Fitur ini masih jarang ditemukan di kelas harga Rp 2 jutaan, sehingga menjadi nilai jual tambahan bagi POVA 6.
Di sektor dapur pacu, TECNO masih mengandalkan MediaTek Helio G99 Ultimate. Chipset 4G ini memang bukan pemain baru, namun performanya masih dianggap sangat stabil untuk gaming. Dalam pengujian Mobile Legends, TECNO POVA 6 mampu menjalankan frame rate hingga 90 fps. Sementara untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya tetap stabil di setting rendah dengan suhu yang relatif aman.
Baterai 6.000 mAh dan Fast Charging 70 Watt
TECNO POVA 6 dibekali baterai jumbo 6.000 mAh yang dipadukan dengan teknologi Ultra Charge 70 watt. Pengisian dayanya juga dilengkapi fitur smart charging dengan beberapa mode seperti Hyper dan Low Temp Charge.
TECNO mengklaim baterai ponsel ini tetap memiliki kesehatan di atas 80 persen setelah lima tahun penggunaan. Namun, dalam review tersebut dijelaskan bahwa klaim tersebut lebih mengarah pada hasil pengujian laboratorium, bukan garansi penggantian baterai resmi selama lima tahun.
Meski begitu, daya tahan baterai tetap menjadi salah satu keunggulan utama TECNO POVA 6. Apalagi bodinya kini lebih tipis, hanya 7,8 mm, meski kapasitas baterainya meningkat dibanding generasi sebelumnya.
Kamera 108MP dan Fitur Gaming Lengkap
Untuk fotografi, TECNO POVA 6 membawa kamera utama 108MP. Hasil fotonya disebut cukup tajam dengan karakter warna khas perangkat Transsion yang cenderung vivid dan detail.
Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dual speaker dengan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio, IR Blaster, NFC, triple slot SIM card, hingga jack audio 3,5 mm. Kombinasi fitur tersebut membuat TECNO POVA 6 terasa sangat lengkap untuk kelas harganya.
TECNO juga menggandeng Free Fire sebagai partner kolaborasi resmi. Hal itu terlihat dari kemasan, bonus stiker, hingga gift code yang disertakan dalam paket penjualan.
Masih Punya Kekurangan
Meski membawa banyak peningkatan, TECNO POVA 6 bukan tanpa kekurangan. Absennya jaringan 5G menjadi salah satu catatan penting, terutama karena POVA 5 Pro sebelumnya sudah mendukung konektivitas tersebut.
Selain itu, harga yang naik cukup jauh dibanding seri sebelumnya juga membuat persaingan dengan Infinix Note 40 semakin ketat. Dalam review tersebut disebutkan bahwa TECNO POVA 6 unggul di frame rate gaming, namun Infinix Note 40 masih punya beberapa kelebihan lain terutama di sektor layar dan pengalaman penggunaan.
Meski begitu, secara keseluruhan TECNO POVA 6 tetap dianggap sebagai salah satu HP gaming paling menarik di kelas Rp 2 jutaan. Dengan layar AMOLED 120Hz, baterai besar, fast charging 70 watt, dan desain futuristik, ponsel ini dinilai berhasil membawa standar baru di segmen smartphone menengah.
Editor : Fadhilah Salsa Bella