TRENGGALEK NJENGGELEK - TECNO POVA 6 kembali menjadi perbincangan di pasar smartphone kelas menengah setelah harga jualnya turun drastis hanya dalam beberapa bulan sejak perilisan. HP gaming yang awalnya dijual di kisaran Rp 2,7 jutaan itu kini sudah banyak ditemukan di angka Rp 2,2 jutaan. Kondisi tersebut membuat TECNO POVA 6 semakin menarik untuk dilirik, terutama bagi pengguna yang mencari HP gaming murah dengan fitur lengkap.
Dalam ulasan pemakaian selama 1 bulan 16 hari, TECNO POVA 6 disebut sebagai smartphone yang menawarkan racikan fitur cukup lengkap di kelasnya. Meski tidak membawa teknologi baru yang revolusioner, kombinasi spesifikasi, baterai besar, layar AMOLED, hingga performa gaming membuat HP ini dinilai punya value tinggi untuk harga Rp 2 jutaan.
Namun di balik kelebihannya, ada beberapa catatan yang cukup disorot, terutama terkait strategi harga TECNO yang dianggap terlalu cepat turun. Pengguna yang membeli TECNO POVA 6 saat awal rilis disebut berpotensi merasa kecewa karena selisih harga dalam waktu tiga bulan mencapai ratusan ribu rupiah.
Banyak Gimmick Marketing Jadi Sorotan
Selain soal harga, TECNO POVA 6 juga dianggap memiliki beberapa gimmick pemasaran yang bisa membingungkan konsumen. Salah satunya ada pada desain kamera belakang yang terlihat memiliki dua lensa, padahal hanya satu kamera utama yang benar-benar digunakan.
Hal lain yang disorot adalah klaim update Android dan proteksi baterai. TECNO memang menuliskan dukungan dua kali update Android, tetapi perangkat ini sudah menggunakan Android 14 sejak awal sehingga pembaruan mayor yang dijanjikan praktis hanya sampai Android 15.
Sementara untuk klaim “5 tahun proteksi baterai”, reviewer menjelaskan bahwa hal tersebut bukan garansi penggantian baterai seperti yang ditawarkan beberapa brand lain. TECNO hanya menyebut hasil pengujian laboratorium yang mengklaim kesehatan baterai tetap di atas 80 persen setelah penggunaan tertentu.
Desain Gaming tapi Handling Kurang Nyaman
Secara tampilan, TECNO POVA 6 memang terlihat sangat mencolok dengan desain futuristik dan lampu Dynamic Light di bagian belakang. Bodinya juga tergolong tipis dengan ketebalan hanya 7,9 mm meski membawa baterai 6.000 mAh.
Sayangnya, handling menjadi salah satu kekurangan yang cukup terasa. Frame plastiknya dinilai kurang ergonomis karena tidak memiliki lekukan yang mengikuti kontur tangan. Dalam penggunaan lama, terutama saat gaming, tangan pengguna disebut lebih cepat pegal jika HP digunakan tanpa casing.
Meski begitu, reviewer masih memaklumi beberapa kekurangan lain seperti absennya lensa ultrawide dan fitur bypass charging. Menurutnya, daya tahan baterai TECNO POVA 6 sudah sangat baik sehingga fitur bypass charge tidak terlalu dibutuhkan.
Baterai Awet dan Charging Ngebut
Salah satu nilai jual terbesar TECNO POVA 6 ada pada sektor baterai. Dengan kapasitas 6.000 mAh, HP ini mampu digunakan bermain game hingga hampir tujuh jam nonstop.
Pengisian dayanya juga sangat cepat berkat dukungan charger 70 watt bawaan. Dalam pengujian, baterai dari 10 persen bisa naik ke 40 persen hanya dalam waktu sekitar 18 menit. Sementara untuk pengisian penuh hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar satu jam.
TECNO juga menyediakan mode pengisian suhu rendah untuk pengguna yang tetap ingin bermain game sambil mengisi daya. Sistem tersebut memang bukan bypass charging murni, tetapi dianggap cukup membantu menjaga suhu tetap stabil.
Performa Gaming dan Kamera Jadi Nilai Plus
Di sektor performa, TECNO POVA 6 mengandalkan chipset Helio G99 Ultimate dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB. Untuk Mobile Legends, HP ini mampu menjalankan setting Super Ultra dengan rata-rata 84 fps.
Sementara untuk game berat seperti Zenless Zone Zero, performanya masih tergolong stabil di kisaran 37 fps pada setting rendah. TECNO juga menyematkan fitur gaming lengkap seperti pengaturan GPU, game mode, hingga tombol trigger virtual lewat Magic Button.
Tak hanya gaming, kamera TECNO POVA 6 juga mendapat pujian. Kamera utama 108 MP mampu menghasilkan foto tajam dengan warna vivid khas HP Transsion. Fitur kameranya pun cukup lengkap mulai dari mode malam, dual video, video ganda, hingga perekaman selfie 2K 30 fps.
Layak Jadi HP Gaming 2 Jutaan?
Secara keseluruhan, TECNO POVA 6 dinilai sebagai salah satu HP gaming 4G paling lengkap di kelas Rp 2 jutaan. Layarnya sudah AMOLED 120Hz, ada NFC, IR Blaster, stereo speaker Dolby Atmos, jack audio, hingga slot microSD.
Meski belum mendukung Gorilla Glass dan update Android yang panjang, kombinasi performa gaming, baterai besar, dan fitur lengkap membuat TECNO POVA 6 masih sangat kompetitif di pasarnya.
Editor : Fadhilah Salsa Bella