Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Infinix Note Edge 5G: HP Tipis Baterai 6500 mAh Rasa iPhone, Tapi Benarkah Worth It di Harga Rp 3,5 Juta?

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:54 WIB
Review Infinix Note Edge 5G dengan desain mirip iPhone, baterai 6500 mAh, layar AMOLED 1.5K, dan Dimensity 7100 (Pinterest).
Review Infinix Note Edge 5G dengan desain mirip iPhone, baterai 6500 mAh, layar AMOLED 1.5K, dan Dimensity 7100 (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK - Infinix kembali bikin gebrakan di pasar smartphone Indonesia lewat peluncuran Infinix Note Edge 5G, HP terbaru yang langsung mencuri perhatian karena desain dan tampilan antarmukanya yang disebut-sebut sangat mirip iPhone. Tidak cuma tampil beda, HP ini juga membawa baterai jumbo 6500 mAh dalam bodi super tipis 7,2 mm yang diklaim menjadi salah satu yang paling tipis di kelasnya.

Kehadiran Infinix Note Edge 5G langsung ramai dibahas karena menawarkan kombinasi desain premium, layar lengkung AMOLED, serta chipset baru MediaTek Dimensity 7100 5G. Namun, dengan harga mulai Rp 3,5 jutaan, banyak pengguna mulai bertanya-tanya apakah HP ini benar-benar layak dibeli atau justru kalah menarik dibanding seri Infinix lain yang lebih murah.

Secara tampilan, Infinix memang terlihat serius membangun kesan premium pada Note Edge 5G. Mulai dari desain kotak penjualan yang dibuat minimalis, casing dengan tekstur mewah, hingga bodi belakang berwarna biru mengilap yang sangat mencolok. Bahkan reviewer menyebut nuansa iPhone terasa sangat kuat sejak pertama kali HP dinyalakan.

Desain Premium dan UI Mirip iPhone

Hal paling mencolok dari Infinix Note Edge 5G adalah tampilan software XOS 16 yang sangat terinspirasi iOS. Mulai dari lockscreen, widget, ikon transparan, hingga control center disebut punya estetika ala iPhone dengan efek “liquid glass”.

Tidak hanya itu, Infinix juga menghadirkan tombol khusus bernama One Tap Button yang fungsinya mirip Action Button di iPhone. Ada pula fitur Live Photo dan Instant Transfer yang diklaim bisa terkoneksi dengan perangkat iPhone layaknya AirDrop.

Sayangnya, fitur transfer tersebut masih dianggap belum matang. Dalam pengujian, proses koneksi ke iPhone beberapa kali gagal sehingga pengalaman pengguna belum benar-benar mulus.

Meski begitu, secara desain fisik, Note Edge tetap tampil memikat. Bodinya terasa ringan dengan bobot hanya 185 gram walau membawa baterai besar. Materialnya memang masih polikarbonat, tetapi finishing glossy dan gradasi warnanya berhasil memberi kesan elegan.

Baca Juga: Motor Listrik Alfa One XP Meluncur di IIMS 2024, Top Speed Tembus 109 Km/Jam dan Harga Mulai Rp31 Jutaan

Layar AMOLED 1.5K dan Speaker JBL Stereo

Infinix Note Edge 5G dibekali layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Layarnya juga sudah mendukung tingkat kecerahan hingga 1600 nits sehingga tetap nyaman dipakai di luar ruangan.

Selain itu, HP ini menggunakan kaca Corning Gorilla Glass 7i dan PWM dimming 2160Hz yang membuat tampilan layar lebih nyaman di mata. Sensor fingerprint juga sudah tertanam di dalam layar.

Dari sisi audio, speaker stereo JBL jadi salah satu nilai jual utama. Suara yang dihasilkan dinilai lantang dengan detail cukup baik untuk kelas harga Rp 3 jutaan. Meski treble terasa sedikit tajam, kualitas audio keseluruhan tetap memuaskan untuk menonton video maupun bermain game.

Performa Dimensity 7100 5G Cukup Kencang

Infinix Note Edge menjadi HP pertama di dunia yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7100 5G. Dipadukan RAM 8GB LPDDR5X dan memori internal 256GB, performanya mampu mencatat skor AnTuTu di kisaran 768 ribu hingga 800 ribu poin.

Untuk game ringan seperti Mobile Legends, performanya sangat lancar hingga 90 fps. Namun saat dipakai memainkan game berat, performanya mulai terasa biasa saja dengan frame rate berkisar 30-40 fps pada pengaturan grafis rendah.

Meski tidak terlalu ngebut, suhu perangkat tetap stabil di angka 40-41 derajat Celsius saat gaming. Hal ini membuat HP terasa lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.

Baca Juga: Review Motor Listrik United T1800, Harga Rp27 Juta Punya Fitur Turbo dan Gigi Mundur, Worth It Dibeli?

Kamera Bagus di Malam Hari

Sektor kamera mengandalkan sensor utama 50MP. Hasil fotonya justru dinilai lebih menarik saat kondisi low light dibanding siang hari. Foto malam terlihat cukup bersih dengan warna yang tetap keluar meski pencahayaan minim.

Sebaliknya, saat kondisi terang, dynamic range kamera dianggap kurang maksimal karena area langit dan bayangan belum seimbang.

Kamera depan sudah mendukung perekaman video hingga resolusi 2K. Namun stabilisasi video hanya tersedia di 1080p karena sistem harus melakukan crop agar hasil rekaman lebih stabil.

Worth It atau Tidak?

Secara keseluruhan, Infinix Note Edge 5G menawarkan kombinasi desain premium, baterai jumbo, layar AMOLED lengkung, serta fitur melimpah yang jarang ditemukan di kelas harga Rp 3 jutaan.

Namun, reviewer menilai HP ini belum otomatis menjadi pilihan terbaik karena masih ada Infinix Note 50s yang dianggap lebih seimbang dengan chipset Dimensity 7300 dan kamera 64MP OIS di harga lebih murah.

Meski begitu, bagi pengguna yang mengutamakan desain tipis, baterai besar, dan tampilan ala iPhone, Infinix Note Edge tetap menjadi opsi menarik di pasar smartphone mid-range tahun 2026.

Baca Juga: Review United T1800, Motor Listrik Bergaya Maxi Scooter Harga Rp27 Juta, Futuristis tapi Masih Ada PR di Performa dan Build Quality

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#HP mirip iPhone #Infinix Note Edge 5G #Dimensity 7100 #Infinix Note 50s #Baterai 6500 mAh