TRENGGALEK NJENGGELEK - Pasar motor listrik di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai model baru yang menawarkan desain futuristis dan performa tinggi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Alfa Servo, motor listrik buatan Indonesia dari Grup Indika yang belakangan ramai dibahas para pecinta otomotif karena tampilannya yang agresif dan tenaga instannya yang disebut-sebut mampu menyaingi motor premium seperti PCX hingga NMAX.
Dalam sebuah ulasan video otomotif, Alfa Servo disebut sebagai salah satu motor listrik paling sporty di kelasnya. Review tersebut menyoroti bagaimana motor listrik ini bukan hanya tampil keren, tetapi juga punya performa yang benar-benar terasa bertenaga saat dipakai harian.
Motor listrik Alfa Servo langsung menarik perhatian dari sisi desain. Warna bodinya memiliki efek seperti bunglon yang berubah-ubah tergantung sudut pandang cahaya. Sekilas tampak putih, tetapi memunculkan nuansa kuning hingga hijau saat terkena pantulan cahaya.
Tidak hanya itu, desain lampu depannya juga terlihat modern dengan konfigurasi multi LED dan DRL yang membuat tampilannya semakin premium saat malam hari.
“Kalau soal desain, Alfa ini memang keren banget. Bentuknya futuristis dan bikin orang nengok saat lewat,” ujar reviewer dalam video tersebut.
Desain Futuristis Jadi Daya Tarik Utama
Bagian depan Alfa Servo tampil gagah dengan ban depan berukuran besar 110/80 ring 14 yang jarang ditemui di motor listrik lain. Penggunaan velg sporty serta emblem asli, bukan stiker, membuat kesan premium semakin terasa.
Motor ini juga sudah menggunakan sistem keyless dengan fitur pencarian kendaraan dan layar speedometer digital yang bisa berubah tampilan sesuai mode berkendara. Pengendara dapat memilih mode Eco, Urban, hingga Sport.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah tombol boost yang memberikan tambahan tenaga instan selama beberapa detik. Fitur ini membuat akselerasi motor terasa lebih agresif, terutama saat dipakai menyalip kendaraan lain.
Namun, reviewer menyoroti beberapa kekurangan dari sisi ergonomi. Area tengah motor terasa sangat lebar karena penempatan dua baterai di bagian dek kaki. Akibatnya, posisi kaki pengendara menjadi agak melebar dan kurang nyaman, terutama saat berhenti atau berboncengan.
Performa Alfa Servo Disebut Sangat Kencang
Dari sisi performa, Alfa Servo mendapat banyak pujian. Motor ini menggunakan sistem mid drive dengan belt, bukan hub motor di roda belakang seperti kebanyakan motor listrik murah. Sistem tersebut membuat tenaga terasa lebih halus sekaligus responsif.
Saat mode Sport dan fitur boost diaktifkan, akselerasi motor disebut sangat cepat dan memberikan sensasi torsi instan khas kendaraan listrik.
“Kalau suka ngebut dan suka sensasi jambakan torsi motor listrik, Alfa Servo ini paling cocok,” kata reviewer.
Meski demikian, fitur boost tidak bisa digunakan terus-menerus karena motor dapat mengalami overheat. Sistem pendinginan motor dinilai masih terbatas sehingga tenaga tambahan hanya aktif beberapa detik saja.
Reviewer juga menyebut handling motor terasa sedikit aneh karena posisi stang terlalu pendek dan agak masuk ke dalam. Menurutnya, handling akan lebih nyaman jika stang dibuat lebih lebar dan mundur ke belakang.
Baca Juga: 8 Drama Korea Sageuk Terbaik 2025, Penuh Intrik Istana, Romansa Menyentuh, dan Fantasi Menegangkan
Suspensi Jadi Kelemahan Terbesar
Di balik performanya yang impresif, Alfa Servo memiliki satu kelemahan utama yang cukup mengganggu, yakni suspensi bawaan yang sangat keras.
Baik suspensi depan maupun belakang dinilai kurang nyaman saat melewati jalan bergelombang. Bahkan setelah shockbreaker diganti aftermarket, karakter bantingannya masih terasa keras.
Kondisi ini membuat kenyamanan berkendara jarak jauh menjadi kurang optimal. Apalagi posisi kaki pengendara yang melebar juga membuat tubuh lebih cepat lelah.
Selain itu, ban bawaan dianggap agak licin untuk kebutuhan cornering agresif. Reviewer menyarankan pengguna mengganti ban dengan kualitas yang lebih baik demi keamanan dan kenyamanan.
Baterai dan Fitur Modern Jadi Nilai Tambah
Alfa Servo dibekali dua baterai yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 120 kilometer. Namun dalam penggunaan nyata, reviewer memperkirakan jarak idealnya berada di kisaran 80 hingga 100 kilometer tergantung gaya berkendara.
Motor ini juga memiliki aplikasi smartphone yang dapat memantau kondisi baterai, lokasi kendaraan, hingga status motor secara real time.
Sayangnya, sistem aplikasi tersebut membuat baterai tetap aktif meski motor sedang tidak digunakan. Akibatnya, daya baterai bisa berkurang sekitar dua persen per hari saat motor hanya terparkir di rumah.
Untuk model terbaru, Alfa juga menghadirkan Alfa Servo Q yang sudah mendukung fast charging serta sistem ABS. Pengisian daya dari 30 ke 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Secara keseluruhan, Alfa Servo dinilai menjadi salah satu motor listrik Indonesia paling menarik saat ini. Desain futuristis, performa kencang, dan sensasi berkendara sporty menjadi keunggulan utamanya, meski masih memiliki catatan pada sektor kenyamanan suspensi dan ergonomi.
Editor : Fadhilah Salsa Bella