Trenggalek Njenggelek- Advan kembali meramaikan pasar smartphone Indonesia lewat Advan X1. Ponsel harga Rp 1,7 jutaan ini langsung jadi perbincangan karena menawarkan spesifikasi yang terbilang berani di kelas entry level. Review Advan X1 bahkan ramai dibahas warganet karena membawa chipset MediaTek Helio G100, RAM 8 GB, layar 120Hz hingga fitur NFC dan gyro hardware.
Dalam video ulasan GadgetIn, Advan X1 disebut menjadi salah satu comeback paling menarik dari brand lokal Indonesia. Pasalnya, selama beberapa tahun terakhir nama Advan lebih dikenal lewat produk laptop murah dengan spesifikasi menarik. Kini mereka mencoba kembali bersaing di pasar HP Android yang persaingannya semakin ketat.
Secara desain, Advan X1 tampil dengan gaya kamera “boba” ala iPhone. Tersedia dua pilihan warna, hitam dan putih, dengan motif mirip marmer di bagian belakang. Material bodinya memang masih menggunakan polikarbonat, tetapi tampilannya cukup premium untuk kelas harga Rp 1 jutaan.
Spesifikasi Advan X1 Jadi Sorotan
Hal yang paling menarik perhatian tentu ada di sektor spesifikasi. Advan X1 dibekali layar 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Di kelas harga Rp 1,5 jutaan, kombinasi layar tajam dan refresh rate tinggi seperti ini masih cukup jarang ditemukan.
Performanya juga cukup menggoda. Advan menanamkan chipset MediaTek Helio G100 yang dipadukan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB berteknologi UFS. Penyimpanan ini dinilai lebih cepat dibanding eMMC yang masih banyak digunakan di HP murah.
Fitur tambahan seperti NFC dan gyro hardware juga menjadi nilai jual utama. Kombinasi dua fitur tersebut biasanya baru ditemui di HP kelas Rp 2 jutaan ke atas. Advan bahkan masih mempertahankan headphone jack 3,5 mm yang mulai hilang di banyak smartphone baru.
“Harga segini sudah dapat Helio G100, gyro hardware dan NFC, itu lumayan spesial,” ungkap reviewer GadgetIn dalam videonya.
Performa Gaming Advan X1 Cukup Menjanjikan
Dalam pengujian benchmark, Advan X1 berhasil mencetak skor AnTuTu lebih dari 415 ribu poin. Angka tersebut tergolong tinggi untuk smartphone Rp 1 jutaan.
Saat digunakan bermain Mobile Legends, performanya dinilai cukup mulus dengan frame rate tinggi di awal permainan. Kontrol terasa responsif dan ringan. Namun setelah dimainkan sekitar 15 menit, frame rate mulai turun ke kisaran 60 fps.
Hal serupa juga terjadi ketika memainkan Genshin Impact. Di setting lowest, game masih bisa berjalan di kisaran 40 fps pada awal permainan, tetapi performa menurun setelah beberapa saat.
Reviewer menilai penurunan performa itu kemungkinan berasal dari software yang terlalu agresif membatasi suhu. Menariknya, bodi HP tidak terasa terlalu panas saat gaming.
Kamera 64 MP Tajam, Tapi Video Kurang Maksimal
Advan X1 membawa kamera utama 64 MP dengan sensor Sony IMX782. Hasil fotonya dinilai cukup tajam dengan detail yang baik. Dynamic range juga dianggap lumayan untuk kelas harganya.
Namun karakter warnanya disebut agak pucat dan kurang “nendang”. Foto terlihat seperti menggunakan filter vintage atau tone jadul sehingga tidak terlalu natural.
Kekurangan lain muncul di sektor video. Meski sudah memiliki gyro hardware, Advan ternyata belum menyediakan fitur stabilisasi video atau Electronic Image Stabilization (EIS). Akibatnya rekaman video masih terasa goyang.
Kualitas mikrofon juga mendapat kritik karena suara hasil rekaman dianggap mirip webcam laptop saat video conference.
Dido OS dan Update Android Jadi PR
Advan X1 menjalankan Android 14 dengan antarmuka bernama Dido OS. Tampilan sistemnya disebut lebih rapi dibanding Advan generasi lama dan cukup mengikuti gaya Android murni.
Meski begitu, beberapa ikon aplikasi bawaan masih terlihat jadul dan kurang menyatu dengan desain modern Android saat ini.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah soal update software. Hingga saat ini Advan belum memberikan informasi resmi terkait jaminan update Android maupun patch keamanan untuk Advan X1.
Secara keseluruhan, Advan X1 dinilai cocok bagi pengguna yang mencari HP murah dengan performa tinggi untuk gaming. Namun untuk kebutuhan multimedia dan penggunaan harian yang lebih seimbang, beberapa brand lain masih dianggap punya kualitas speaker, layar dan kamera video yang lebih baik.
Meski begitu, comeback Advan lewat X1 tetap menjadi sinyal menarik bahwa brand lokal Indonesia masih berani bersaing di pasar smartphone nasional.
Editor : Maylanni Diana Fitri