Review Samsung Galaxy A06 5G: HP 5G murah Samsung dengan performa cukup bagus tapi belum memuaskan di kelas entry-level(pinterest)
Trenggalek Njenggelek- Perangkat Samsung Galaxy A06 5G kembali menjadi sorotan setelah sebuah kanal review teknologi melakukan pengujian mendalam terhadap smartphone entry-level terbaru dari Samsung tersebut. Ponsel ini dipasarkan sebagai HP 5G murah dengan spesifikasi yang cukup menarik di kelas harga di bawah Rp2 jutaan, namun hasil pengujian menunjukkan sejumlah kelebihan sekaligus kekurangan yang patut diperhatikan calon pembeli.
Dalam review Samsung Galaxy A06 5G ini, perangkat diuji dari berbagai aspek mulai dari desain, performa, layar, gaming, hingga kamera dan baterai. Hasilnya, ponsel ini dinilai “cukup bagus” untuk penggunaan harian, tetapi belum bisa disebut memuaskan secara keseluruhan. Hal ini karena Samsung masih menerapkan strategi “main aman” pada lini entry-level mereka.
Sejak awal, Samsung Galaxy A06 5G sudah menarik perhatian karena membawa chipset MediaTek Dimensity 6300, RAM 6 GB, serta penyimpanan UFS 2.2. Kombinasi ini membuatnya terlihat menjanjikan di atas kertas, terutama untuk pengguna yang membutuhkan HP murah dengan konektivitas 5G. Namun hasil benchmark menunjukkan performa yang tidak dimaksimalkan secara optimal oleh sistem.
Desain Sederhana dengan Build Quality Standar
Dari sisi desain, Samsung Galaxy A06 5G hadir dengan tampilan minimalis dan material full plastik. Meski tidak terlihat mewah, kualitas perakitan dinilai cukup rapi tanpa sudut tajam. HP ini juga masih menyediakan jack audio dan slot microSD, serta sudah mengantongi sertifikasi IP54 untuk ketahanan dasar terhadap debu dan percikan air.
Namun kekurangan mulai terlihat pada bagian belakang bodi yang terasa kopong dan kurang solid dibanding beberapa kompetitor asal Tiongkok di kelas harga yang sama. Dimensi yang cukup besar serta bobot 191 gram juga membuatnya kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan dalam jangka panjang.
Performa dan Benchmark Masih Belum Optimal
Pada sektor performa, Samsung Galaxy A06 5G menggunakan Dimensity 6300 yang secara teori cukup kuat untuk kelas entry-level. Namun hasil AnTuTu hanya berada di bawah 400 ribu, lebih rendah dari ekspektasi chipset tersebut. Hal ini menunjukkan adanya pembatasan performa dari sisi software.
Meski begitu, stabilitas CPU tergolong baik dengan angka 92% pada stress test. Untuk penggunaan harian seperti media sosial, multitasking ringan, dan aplikasi umum, performanya masih tergolong lancar tanpa kendala berarti.
Layar HD+ dan Audio Standar
Bagian layar Samsung Galaxy A06 5G masih menggunakan panel PLS LCD HD+ dengan refresh rate 90Hz. Secara visual, kualitasnya tergolong biasa saja dengan kerapatan piksel 262 PPI yang masih terlihat sedikit “pecah” jika diperhatikan dekat.
Dari sisi warna, panel ini masih cukup nyaman untuk konsumsi media seperti YouTube atau anime. Namun tidak tersedia fitur pengaturan warna lanjutan maupun proteksi layar khusus. Speaker mono yang digunakan juga dinilai kurang bertenaga dan cenderung cempreng.
Gaming dan Keseharian
Untuk gaming, Samsung Galaxy A06 5G masih mampu menjalankan game ringan hingga menengah seperti Mobile Legends, Roblox, dan COD Mobile dengan pengaturan rendah hingga menengah. Namun untuk game berat seperti Genshin Impact, perangkat ini mulai kewalahan.
Suhu perangkat relatif stabil di bawah 40 derajat, menandakan efisiensi daya cukup baik. Ini membuatnya masih cocok untuk pengguna kasual yang tidak mengejar performa gaming tinggi.
Kamera dan Baterai
Kamera utama 50 MP pada Samsung Galaxy A06 5G menghasilkan kualitas gambar yang cukup baik di kondisi cahaya terang, meski terkadang warna terlihat tidak konsisten. Pada kondisi low light, hasil foto masih standar sesuai kelasnya.
Baterai 5000 mAh menjadi salah satu nilai jual utama, dengan daya tahan hingga 2–3 hari penggunaan ringan. Pengisian daya 25W membutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit untuk penuh.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A06 5G dinilai sebagai smartphone entry-level yang cukup layak dibeli, terutama bagi pengguna yang membutuhkan HP Samsung murah dengan dukungan 5G dan update software panjang. Namun keterbatasan di layar, performa gaming, dan fitur membuatnya belum bisa disebut unggul di kelasnya.
Editor : Maylanni Diana Fitri