JAKARTA - Motorola G06 Power mulai mencuri perhatian pasar smartphone entry level di Indonesia. Smartphone ini menjadi HP Motorola termurah yang saat ini tersedia di marketplace dengan harga mulai Rp1,4 jutaan. Kehadiran Motorola G06 Power sekaligus menjadi penanda kembalinya brand legendaris asal Amerika tersebut ke pasar Indonesia setelah sempat lama menghilang.
Di segmen smartphone Rp1 jutaan yang persaingannya semakin ketat, Motorola G06 Power menawarkan pendekatan berbeda. Bukan hanya mengandalkan harga murah, perangkat ini juga membawa identitas khas Motorola lewat desain unik, baterai jumbo, hingga antarmuka yang minim iklan.
Baca Juga: Polytron Fox 350 Jadi Sorotan, Motor Listrik Rp15 Jutaan Ini Dinilai Cocok untuk Karyawan Kantoran
Motorola G06 Power menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mulai bosan dengan dominasi smartphone merek Tiongkok dan Korea. Apalagi, perangkat ini hadir dengan desain backdoor bertekstur kulit sintetis yang jarang ditemukan di kelas harga murah.
Desain Unik dan UI Bersih Jadi Nilai Jual
Salah satu keunggulan Motorola G06 Power terletak pada desainnya. Smartphone ini menggunakan finishing menyerupai kulit sintetis pada bagian belakang, membuat tampilannya terasa lebih premium dibanding rival di kelas harga serupa.
Pilihan warnanya juga dibuat berbeda dari tren smartphone kebanyakan. Motorola bahkan disebut belum menghadirkan varian warna hitam gelap pada lini smartphone terbarunya di Indonesia.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Polytron Fox 350, Motor Listrik yang Mulai Banyak Dipakai Harian
Selain desain, pengalaman penggunaan antarmuka juga menjadi daya tarik tersendiri. Motorola menghadirkan UI khas Moto yang ringan dan sederhana tanpa gangguan iklan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan pengalaman Android lebih bersih dan nyaman digunakan sehari-hari.
Baterai 7000 mAh dan NFC Jadi Andalan
Untuk kebutuhan harian, Motorola G06 Power dinilai cukup mumpuni. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 7000 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh bahkan hingga dua hari pemakaian normal.
Kapasitas baterai besar tersebut membuat perangkat cocok digunakan pekerja lapangan, kurir, hingga pengemudi ojek online yang membutuhkan smartphone tahan lama tanpa sering mengisi daya.
Tak hanya itu, Motorola G06 Power juga sudah mengantongi sertifikasi IP64 sehingga lebih aman terhadap debu dan cipratan air. Layarnya pun dilindungi Corning Gorilla Glass 3 agar lebih tahan gores.
Fitur lain yang cukup menarik di kelas harga Rp1 jutaan adalah keberadaan NFC. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan cek saldo dan top up kartu e-money langsung dari smartphone tanpa perlu datang ke minimarket atau gerbang tol.
Baca Juga: Polytron Fox 350 Diuji Nanjak dan Angkut Barang, Hasilnya Motor Listrik Ini Masih Kuat Lari
Di sektor audio, Motorola G06 Power juga sudah dibekali dual speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos. Hal tersebut membuat pengalaman menonton video dan mendengarkan musik terasa lebih maksimal dibanding sebagian kompetitor di kelas entry level.
Performa Masih Jadi Kelemahan
Meski menawarkan banyak kelebihan, Motorola G06 Power tetap memiliki sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan calon pembeli.
Smartphone ini menggunakan chipset Helio G81 Ultra dengan RAM fisik 4 GB. Untuk penggunaan ringan seperti media sosial dan komunikasi sehari-hari memang masih tergolong nyaman. Namun saat dipakai multitasking atau bermain game, performanya mulai terasa terbatas.
Pengujian game PUBG Mobile misalnya masih mampu berjalan di pengaturan Smooth Ultra. Akan tetapi, pengguna disebut masih menemukan frame drop cukup terasa saat gameplay berlangsung.
RAM 4 GB juga dianggap mulai kurang kompetitif untuk standar smartphone saat ini. Beberapa aplikasi disebut sering tertutup otomatis ketika membuka banyak aplikasi bersamaan.
Selain performa, absennya beberapa sensor juga menjadi perhatian. Motorola G06 Power tidak memiliki sensor gyroscope dan kompas. Akibatnya, smartphone ini tidak optimal untuk game gyro, video VR 360 derajat, maupun aplikasi penunjuk arah kiblat.
Pengisian Daya Dinilai Terlalu Lama
Kekurangan lain Motorola G06 Power ada pada sektor pengisian daya. Meski membawa baterai jumbo 7000 mAh, smartphone ini hanya mendukung fast charging 18 watt.
Dalam pengujian, pengisian baterai dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Durasi tersebut dinilai cukup lama, terutama bagi pengguna yang terbiasa dengan pengisian cepat.
Untuk sektor kamera, Motorola G06 Power membawa kamera utama 50 MP. Namun fitur fotografi yang ditawarkan masih tergolong standar tanpa lensa ultrawide maupun makro. Perekaman video juga maksimal hanya di resolusi 1080p 30 fps.
Meski demikian, Motorola G06 Power tetap dianggap layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, NFC, desain unik, dan pengalaman Android yang bersih di harga Rp1 jutaan.
Editor : Novica Satya Nadianti