Trenggalek Njenggelek- Pasar smartphone entry-level kembali panas setelah kemunculan Advan X1 HP gaming 1 jutaan yang langsung mencuri perhatian para reviewer teknologi dan gamer mobile di Indonesia. Perangkat ini disebut sebagai “comeback” Advan di segmen HP murah dengan spesifikasi yang cukup agresif untuk kelas harga sekitar Rp1,5–1,7 juta.
Sejumlah reviewer menyebut Advan X1 HP gaming 1 jutaan hadir dengan kombinasi menarik antara harga terjangkau dan fitur yang biasanya hanya ditemukan di kelas menengah. Mulai dari layar 120 Hz, chipset MediaTek Helio G100, hingga RAM 8 GB dan penyimpanan UFS 128 GB, membuatnya langsung ramai dibicarakan di komunitas gadget.
Namun, di balik hype tersebut, performa nyata perangkat ini tetap menjadi sorotan utama. Apakah benar Advan X1 bisa menjadi raja baru HP gaming murah, atau justru hanya unggul di atas kertas?
Desain dan Paket Penjualan
Advan X1 hadir dengan desain kamera “boba” dan bodi polikarbonat yang tersedia dalam dua warna, hitam dan putih. Dalam paket penjualan, pengguna mendapatkan unit HP, charger 18W, kabel USB Type-C, casing silikon, serta SIM ejector.
Uniknya, desain kemasan dan aksesori cukup lengkap untuk kelas harga 1 jutaan. Namun, beberapa detail seperti SIM ejector yang dianggap kurang presisi sempat menjadi perhatian reviewer.
Performa Gaming dan Harian
Ditenagai chipset Helio G100, Advan X1 HP gaming 1 jutaan diklaim mampu menjalankan game populer seperti Mobile Legends dan Free Fire dengan lancar. Dalam pengujian, performanya cukup stabil di awal permainan dengan frame rate tinggi, meski sempat mengalami penurunan setelah sesi bermain panjang.
Untuk game berat seperti Genshin Impact, perangkat ini masih mampu berjalan di setting terendah, namun frame rate tidak stabil dan cenderung turun setelah beberapa menit. Hal ini menunjukkan adanya pembatasan performa untuk menjaga suhu perangkat tetap aman.
Meski begitu, kombinasi RAM 8 GB dan storage UFS membuat multitasking terasa cukup responsif untuk penggunaan harian seperti media sosial, streaming, dan browsing.
Layar, Audio, dan Fitur Tambahan
Layar 6,78 inci Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz menjadi salah satu nilai jual utama. Scrolling terasa mulus, meskipun kecerahan layar dinilai kurang maksimal saat digunakan di luar ruangan.
Di sisi audio, speaker mono menjadi salah satu kelemahan paling terasa. Volume memang cukup keras, tetapi kualitas suara dinilai kurang jernih dibanding kompetitor di kelas harga yang sama.
Namun, keunggulan menarik muncul dari fitur NFC dan gyro hardware yang masih jarang ditemukan di HP 1–2 jutaan. Fitur ini membuat Advan X1 cukup kompetitif di segmennya.
Kamera dan Software
Kamera utama 64 MP mampu menghasilkan foto dengan detail yang cukup baik di kondisi cahaya terang, meski warna cenderung kurang hidup. Perekaman video 1080p juga masih standar dengan stabilisasi berbasis software.
Sistem operasi Dido OS berbasis Android 14 menjadi sorotan tersendiri. Antarmukanya dinilai cukup rapi, meski masih ada aplikasi bawaan dengan desain ikon yang dianggap kurang modern. Selain itu, belum ada kepastian soal dukungan update jangka panjang.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Beberapa catatan penting dari Advan X1 HP gaming 1 jutaan antara lain:
- Speaker mono yang kurang imersif
- Kecerahan layar terbatas
- Performa turun saat gaming panjang
- Stabilitas kamera video belum maksimal
- Update software belum jelas
Meski demikian, secara keseluruhan perangkat ini tetap dianggap “worth it” di kelas harga 1 jutaan, terutama bagi pengguna yang fokus pada performa gaming ringan hingga menengah.
Editor : Maylanni Diana Fitri