Trenggalek Njenggelek- Pasar smartphone entry-level kembali memanas setelah kehadiran Realme C71 yang resmi meluncur sebagai penerus Realme C61. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa kombinasi spesifikasi yang cukup agresif di kelas harga 1 jutaan, terutama pada sektor baterai jumbo, desain baru, hingga ketahanan bodi yang diklaim lebih tangguh.
Realme C71 hadir sebagai pembaruan dari generasi sebelumnya dengan beberapa peningkatan signifikan. Realme tidak hanya menyasar pengguna pemula, tetapi juga konsumen yang menginginkan perangkat harian dengan daya tahan tinggi dan fitur modern. Meski berada di segmen entry-level, ponsel ini mencoba tampil lebih “serius” dengan pendekatan desain dan fitur yang lebih matang.
Desain Premium dan Ketahanan Militer
Pada bagian desain, Realme C71 membawa perubahan besar dibanding pendahulunya. Bagian belakang kini tidak lagi menggunakan desain lama, melainkan mengusung konsep dynamic glow yang dapat diatur melalui pengaturan. Finishing matte dengan motif halus membuat tampilannya terlihat lebih premium, bahkan mendekati smartphone kelas menengah.
Secara dimensi, Realme C71 tergolong ramping dengan ketebalan hanya 7,79 mm dan bobot sekitar 196 gram, meskipun membawa baterai berkapasitas besar. Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H dengan lapisan Armor Shell, yang membuatnya lebih tahan terhadap benturan. Tidak hanya itu, terdapat juga perlindungan IP64 yang memberikan ketahanan terhadap debu dan cipratan air.
Layar 120 Hz yang Mengejutkan di Kelas Harga
Masuk ke sektor layar, Realme C71 menggunakan panel IPS LCD 6,67 inci dengan resolusi HD+. Meski bukan Full HD, pengalaman visual tetap terasa mulus berkat refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan mencapai sekitar 725 nits, membuatnya masih cukup nyaman digunakan di luar ruangan.
Sayangnya, layar ini belum dilengkapi pelindung Corning Gorilla Glass. Namun, di kelas harga yang ditawarkan, kombinasi refresh rate tinggi dan punch hole display tetap menjadi nilai tambah yang cukup menarik bagi pengguna harian maupun konsumsi multimedia ringan.
Performa dan Chipset Entry-Level
Pada sektor performa, Realme C71 ditenagai chipset Unisoc T7250 fabrikasi 12 nm dengan clock speed hingga 1,8 GHz. Performa ini kurang lebih setara dengan generasi sebelumnya, sehingga lebih ideal untuk penggunaan ringan seperti media sosial, browsing, dan game kasual.
Skor AnTuTu berada di kisaran 270 ribu poin, yang menegaskan bahwa perangkat ini memang tidak ditujukan untuk gaming berat. Realme menyediakan opsi RAM 6 GB atau 8 GB dengan penyimpanan 128 GB berbasis eMMC 5.1, yang masih dapat diperluas menggunakan microSD.
Kamera Sederhana dan Fitur AI
Di sektor fotografi, Realme C71 dibekali kamera utama 50 MP dan kamera depan 5 MP. Untuk perekaman video, baik kamera depan maupun belakang hanya mendukung hingga Full HD 30 fps. Hasilnya cukup standar untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari, namun belum cocok untuk konten profesional.
Meski berada di kelas entry-level, Realme tetap menyematkan fitur AI seperti Circle to Search, AI Eraser, AI Clear Face, hingga AI Image Matting. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin pengalaman lebih modern tanpa harus membeli perangkat mahal.
Baterai Besar dan Harga Kompetitif
Salah satu daya tarik utama Realme C71 adalah baterai 6300 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari penggunaan normal. Pengisian dayanya didukung fast charging 45W, dengan waktu pengisian sekitar 85 menit dari kondisi hampir kosong hingga penuh.
Untuk harga, Realme C71 dipasarkan di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,9 juta. Di segmen ini, daya tarik utamanya terletak pada baterai besar, desain tangguh, dan fitur lengkap. Namun, perangkat ini masih memiliki kekurangan seperti speaker mono dan penggunaan gyro virtual, sehingga kurang optimal untuk gaming kompetitif.
Editor : Maylanni Diana Fitri