JAKARTA - Samsung Galaxy A25 5G hadir sebagai salah satu smartphone mid range paling menarik di awal 2024 berkat kombinasi layar Super AMOLED 120Hz, kamera mumpuni, dan dukungan update software hingga empat tahun. Namun, harga Galaxy A25 5G yang menyentuh Rp4 jutaan membuat sebagian pengguna mulai membandingkannya dengan rival lain di kelas serupa.
Samsung Galaxy A25 5G menjadi penerus Galaxy A24 dengan peningkatan cukup signifikan. Perubahan paling terasa hadir di sektor konektivitas yang kini sudah mendukung jaringan 5G, layar lebih cerah hingga 1.000 nits, serta speaker stereo yang sebelumnya belum tersedia di generasi lama.
Ponsel ini dijual dalam dua varian, yakni RAM 8 GB dengan penyimpanan 128 GB seharga Rp3.999.000 dan versi 256 GB seharga Rp4.399.000. Samsung juga menjanjikan empat kali update Android dan lima tahun security update, sebuah fitur yang masih jarang ditemukan di kelas harga tersebut.
Samsung Galaxy A25 5G Tampil Mirip Flagship dengan Layar AMOLED 120Hz
Secara desain, Samsung Galaxy A25 5G masih mempertahankan gaya minimalis khas Samsung. Bagian belakangnya sekilas terlihat mirip lini flagship Galaxy S24 Series dengan tiga lingkaran kamera tersusun vertikal.
Samsung memberikan detail tambahan berupa tekstur piksel di bodi belakang serta desain “Key Island” di area tombol power dan volume. Material bodinya memang masih menggunakan polikarbonat, tetapi bobot 197 gram membuatnya tetap nyaman digenggam.
Di bagian depan, Galaxy A25 5G memakai layar Super AMOLED 6,5 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz. Tingkat kecerahan maksimalnya mencapai 1.000 nits sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
Baca Juga: Samsung Galaxy A Series 2026 Makin Mirip Flagship, Kamera AI dan AMOLED 120Hz Jadi Andalan
Pengujian menunjukkan layar mampu mencapai brightness sekitar 1.007 nits dalam mode outdoor. Samsung juga menyediakan dua mode warna, yaitu Vivid dan Natural, untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Meski begitu, bezel bawah layar masih menjadi sorotan karena terlihat cukup tebal dibanding beberapa kompetitor. Desain notch Infinity-U juga masih dipertahankan, membuat tampilannya terasa klasik untuk HP Rp4 jutaan.
Namun, kualitas visualnya tetap menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Dukungan stereo speaker dengan kualitas suara detail dan minim distorsi semakin memperkuat pengalaman multimedia Galaxy A25 5G.
Baca Juga: Harga Rp4 Jutaan, Samsung Galaxy A25 Gaming Masih Kalah Stabil untuk Main Free Fire Max?
Kamera Samsung Galaxy A25 5G Jadi Andalan Konten dan Foto Malam
Samsung Galaxy A25 5G membawa konfigurasi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 8 MP, dan makro 2 MP. Kamera depannya menggunakan sensor 13 MP.
Fitur Optical Image Stabilization atau OIS menjadi nilai jual utama karena mampu menjaga hasil video dan foto tetap stabil. Kamera utama juga sudah mendukung perekaman hingga 4K 30 FPS dan Full HD 60 FPS.
Dalam pengujian malam hari, kamera utama Galaxy A25 5G mampu menghasilkan gambar terang dengan noise minim. Warna foto terlihat natural khas Samsung dan dynamic range tergolong baik di kelasnya.
Kamera selfie juga dinilai cukup stabil untuk kebutuhan vlog dan media sosial. Meski hanya mendukung rekaman Full HD 30 FPS, hasil videonya tetap terlihat tajam dengan warna wajah yang natural.
Reviewer menyebut kualitas mikrofon Galaxy A25 5G menjadi salah satu yang terbaik di kelas harga Rp4 jutaan. Suara vokal terdengar jelas dan tidak terlalu terganggu noise lingkungan.
Samsung juga menghadirkan fitur tambahan seperti portrait effect langsung dari galeri, mode Pro, Super Steady, hingga Single Take yang memudahkan pengguna membuat konten dengan berbagai format otomatis.
Baca Juga: Samsung Galaxy A25 Gaming Ternyata Belum Maksimal, Free Fire Max Masih Bikin HP Cepat Panas
Meski demikian, reviewer masih menemukan beberapa kekurangan seperti stabilisasi video 4K yang belum maksimal serta warna antar kamera yang terkadang belum konsisten.
Performa Exynos 1280 dan Update 5 Tahun Jadi Nilai Tambah Galaxy A25 5G
Samsung Galaxy A25 5G ditenagai chipset Exynos 1280 yang sebelumnya digunakan di Galaxy A53. Performanya memang bukan yang paling kencang di kelasnya, tetapi masih cukup stabil untuk gaming dan multitasking.
Dalam pengujian benchmark, Galaxy A25 5G mencatat skor AnTuTu v10 sekitar 449 ribuan poin. Mobile Legends mampu berjalan di kisaran 88-90 FPS, sementara Genshin Impact rata-rata berada di 33 FPS pada setting lowest 60 FPS.
Baterai 5.000 mAh menjadi salah satu keunggulan lain. Pengujian video playback 1080p menunjukkan daya tahan hingga 21 jam saat refresh rate diatur ke 60Hz.
Samsung juga membekali Galaxy A25 5G dengan One UI 6 berbasis Android 14. Dukungan update Android hingga empat generasi dan security update lima tahun membuat ponsel ini unggul untuk penggunaan jangka panjang.
Fitur khas Samsung seperti Knox Security, Edge Panel, Routines, NFC, audio jack 3,5 mm, hingga FM Radio juga masih tersedia.
Meski paket penjualannya minim tanpa charger, Samsung Galaxy A25 5G tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari smartphone Rp4 jutaan dengan layar berkualitas, kamera kuat, dan dukungan software panjang.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari