TRENGGALEK NJENGGELEK - Polytron Fox 200 hadir membawa fitur unik bernama Fox Alert Smart Assist yang diklaim mampu mengurangi kebiasaan pengendara salah menyalakan lampu sein. Motor listrik terbaru dari Polytron ini bahkan bisa mengeluarkan alarm otomatis saat pengendara belok tidak sesuai arah sein.
Fitur tersebut langsung menjadi sorotan karena jarang ditemukan di motor listrik maupun motor konvensional di Indonesia. Polytron menyasar pengguna perempuan dan pengendara harian dengan desain compact, harga terjangkau, serta fitur keselamatan tambahan.
Selain menawarkan teknologi unik, Polytron Fox 200 juga dibanderol cukup murah berkat skema sewa baterai. Motor listrik ini dijual mulai Rp11,5 jutaan setelah mendapat subsidi internal dari Polytron sebesar Rp7 juta.
Fox Alert Smart Assist Jadi Fitur Andalan Polytron Fox 200
Keunggulan utama Polytron Fox 200 ada pada fitur Fox Alert Smart Assist. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi arah belok kendaraan dan posisi lampu sein yang aktif.
Jika pengendara menyalakan sein kanan tetapi motor justru bergerak ke kiri, maka akan muncul indikator warning di panel speedometer disertai suara alarm dari motor.
“Kalau misalkan salah sein, nanti ada alarm bunyi ngingetin,” demikian dijelaskan dalam sesi pengujian motor tersebut.
Fitur ini diklaim cocok untuk pengendara pemula maupun pengguna yang sering lupa mematikan sein setelah berbelok. Selain alarm anti salah sein, Fox 200 juga dibekali cruise control, reverse mode, alarm anti maling, serta konektivitas aplikasi Polytron EV.
Motor ini bahkan sudah mendukung sistem keyless menggunakan remote control. Pengguna cukup menekan tombol pada remote tanpa perlu memasukkan kunci secara manual untuk menyalakan motor.
Jarak Tempuh 85 Km dan Biaya Cas Hanya Rp3 Ribuan
Dari sisi performa, Polytron Fox 200 menggunakan motor listrik hub-drive 1.500 watt dengan tenaga sekitar 2 PS dan torsi mencapai 153 Nm.
Kecepatan maksimalnya dibatasi hingga 70 km/jam dengan dua mode berkendara, yaitu D atau Drive dan S atau Sport. Pada mode D, kecepatan dibatasi hingga 50 km/jam demi efisiensi daya.
Polytron mengklaim motor ini mampu menempuh jarak hingga 85 km dalam sekali pengisian daya menggunakan baterai lithium 1,9 kWh yang tertanam di bagian dek kaki.
Waktu pengisian dayanya sekitar 4 hingga 5 jam menggunakan charger 420 watt. Biaya listrik untuk mengisi penuh baterainya juga tergolong murah, diperkirakan hanya sekitar Rp3 ribuan.
Namun, konsumen harus menggunakan skema subscription battery atau sewa baterai. Pengguna dikenakan biaya langganan sekitar Rp125 ribu per bulan untuk akses penggunaan baterai tersebut.
Desain Futuristis tapi Dek Kaki Dinilai Terlalu Tinggi
Secara desain, Polytron Fox 200 tampil cukup futuristis dengan aksen grill besar di bagian depan dan belakang. Sistem pencahayaan sudah full LED projector lengkap dengan DRL modern.
Motor ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, putih, dan abu-abu. Ukurannya compact dengan jok rendah sehingga dinilai cocok digunakan pengendara bertubuh mungil.
Reviewer dengan tinggi badan sekitar 164 cm masih bisa menapak cukup nyaman menggunakan kedua kaki. Posisi stang yang tidak terlalu lebar juga membuat motor mudah dikendalikan di jalan sempit maupun area perumahan.
Meski demikian, area dek kaki mendapat cukup banyak kritik karena terasa terlalu tinggi akibat posisi baterai yang berada di bawah pijakan kaki. Hal ini membuat posisi paha pengendara sedikit menekuk dan kurang nyaman untuk perjalanan jauh.
Untungnya, jok motor dinilai cukup empuk dan lebar. Bagasi bawah jok berkapasitas 13 liter juga masih mampu menyimpan helm half-face dan barang belanja harian.
Untuk kaki-kaki, Fox 200 menggunakan suspensi depan teleskopik dan dual shock belakang dengan preload adjustment. Sistem pengeremannya sudah memakai cakram di roda depan dan belakang meski belum dilengkapi ABS.
Dengan harga promo Rp11,5 jutaan, Polytron Fox 200 dinilai menjadi salah satu motor listrik paling menarik untuk penggunaan harian ringan di perkotaan.
Editor : Fadhilah Salsa Bella