TRENGGALEK NJENGGELEK - Rekomendasi mobil bekas Rp100 jutaan minim penyakit menjadi incaran banyak masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa takut biaya perawatan membengkak. Sejumlah model seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, hingga Honda Jazz dinilai masih layak dibeli karena terkenal bandel, suku cadang melimpah, dan biaya servis relatif murah.
Toyota Avanza dan Xenia Masih Jadi Raja Mobil Bekas Murah
Dalam daftar mobil bekas minim penyakit di bawah Rp100 juta, Toyota Avanza menjadi model yang paling banyak direkomendasikan. Avanza generasi awal keluaran 2005 hingga 2014 dikenal memiliki mesin bandel, minim overheat, dan mudah dirawat.
Harga Toyota Avanza bekas tipe G generasi awal kini sudah berada di bawah Rp60 juta. Sementara versi tahun 2012 hingga 2014 dijual di kisaran Rp90 juta sampai Rp100 jutaan, terutama untuk varian manual tipe E dan G.
Salah satu alasan Avanza masih diburu adalah ketersediaan spare part yang sangat melimpah. Mulai dari suku cadang original hingga aftermarket tersedia dengan harga terjangkau. Kondisi tersebut membuat biaya perawatan mobil ini jauh lebih murah dibanding banyak rival di kelasnya.
“Mobil ini anti mogok, anti overheat, dan spare part-nya murah,” demikian penjelasan dalam ulasan video tersebut.
Meski demikian, Avanza tetap memiliki kekurangan. Suspensi dinilai cukup keras dan fitur kabin tergolong minim untuk standar saat ini. Namun, bagi pembeli dengan budget terbatas, faktor keawetan lebih diprioritaskan dibanding kenyamanan.
Selain Avanza, Daihatsu Xenia juga dianggap layak dibeli. Mobil ini menawarkan biaya servis murah dan mesin sederhana. Xenia keluaran 2012 sampai 2014 masih banyak tersedia di pasar mobil bekas dengan harga kompetitif.
Namun, Xenia disebut memiliki performa mesin yang lebih lambat dan kabin kurang kedap suara. Saat hujan deras, suara air cukup terasa masuk ke dalam kabin karena minim peredam.
Suzuki Ertiga dan Rush Jadi Alternatif Mobil Bekas Nyaman
Bagi konsumen yang ingin mobil keluarga lebih nyaman dibanding Avanza dan Xenia, Suzuki Ertiga generasi awal menjadi pilihan menarik. Suzuki Ertiga tahun 2012 hingga 2014 saat ini dipasarkan di kisaran Rp90 juta sampai Rp100 jutaan.
Mobil ini menggunakan mesin 1.400 cc yang terkenal irit dan halus. Selain itu, kualitas suspensi Ertiga dianggap lebih nyaman untuk perjalanan jauh maupun penggunaan harian di dalam kota.
Interior Ertiga juga dinilai lebih rapi dan terasa sedikit premium dibanding kompetitor di kelas Low MPV lawas. Hal tersebut membuat banyak pembeli mobil bekas mulai melirik Ertiga sebagai alternatif keluarga murah minim masalah.
Meski begitu, nilai jual kembali atau resale value Suzuki Ertiga masih kalah dibanding Toyota Avanza yang pasarnya jauh lebih besar.
Pilihan berikutnya adalah Toyota Rush dan Daihatsu Terios generasi lama keluaran 2007. SUV ini dikenal memiliki mesin sederhana dan mudah diperbaiki. Bahkan, mekanik pemula disebut bisa melakukan perbaikan karena ruang mesin cukup lega.
Toyota Rush dan Terios lama juga masih menggunakan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Kondisi tersebut membuat mobil cukup kuat saat digunakan di tanjakan maupun jalan rusak.
Namun, kekurangan utama mobil ini ada pada suspensi yang keras dan bodi limbung karena ground clearance tinggi. Penumpang yang mudah mabuk darat disebut bisa merasa kurang nyaman ketika mobil dipakai perjalanan jauh.
Honda Jazz, Toyota Yaris, hingga Agya Cocok untuk Anak Muda
Untuk pembeli yang belum membutuhkan mobil tujuh penumpang, Honda Jazz GD3 menjadi salah satu hatchback bekas paling menarik di bawah Rp100 juta. Harga Honda Jazz GD3 kini berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp80 juta tergantung kondisi kendaraan.
Mobil ini terkenal fun to drive dengan performa mesin yang masih responsif untuk penggunaan harian. Interiornya juga dianggap masih nyaman meski usia kendaraan sudah lebih dari 15 tahun.
Selain Honda Jazz, Toyota Yaris generasi “Bakpao” keluaran 2006 sampai 2012 juga masuk daftar mobil bekas minim penyakit. Yaris menggunakan mesin 1.500 cc yang terkenal bandel dan memiliki handling cukup baik untuk ukuran hatchback.
Di segmen city car murah, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla produksi 2013 hingga 2016 juga menjadi opsi menarik. Harga Agya 2014 tipe E manual bahkan sudah berada di kisaran Rp65 juta.
Mobil LCGC ini terkenal sangat irit dengan konsumsi BBM mencapai 13,5 km per liter di dalam kota dan sekitar 18 km per liter di jalan tol. Selain itu, biaya perawatan murah dan suku cadang mudah ditemukan.
Namun, tenaga mesin 1.000 cc tiga silinder pada Agya dan Ayla tergolong kecil, terutama ketika membawa penumpang penuh atau melintasi tanjakan.
Sementara itu, Suzuki Karimun Wagon R juga disebut layak dipertimbangkan karena minim perawatan dan konsumsi BBM irit. Meski desainnya cukup unik dan tenaga mesin terbatas, mobil ini tetap cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.
Dengan banyaknya pilihan mobil bekas Rp100 jutaan minim penyakit, calon pembeli tetap disarankan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum transaksi agar terhindar dari unit bekas banjir atau bekas tabrakan berat.
Editor : Fadhilah Salsa Bella