TRENGGALEK NJENGGELEK - Rekomendasi mobil bekas 2026 masih didominasi model MPV dan hatchback yang dikenal bandel, irit perawatan, serta cocok untuk pemula maupun keluarga muda. Sejumlah mobil seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, hingga Honda Brio disebut masih layak dibeli karena minim rewel dan harga bekasnya relatif stabil.
Mobil bekas kini menjadi pilihan banyak masyarakat di tengah harga mobil baru yang terus meningkat. Selain harga lebih terjangkau, beberapa model dinilai masih memiliki daya tahan tinggi meski usianya sudah lebih dari lima tahun. Namun, pembeli diminta waspada terhadap praktik manipulasi odometer yang kerap terjadi di pasar mobil bekas.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Anak Muda di Bawah Rp150 Juta, Honda Brio hingga Jazz Masih Jadi Favorit Banget
Toyota Avanza hingga Mitsubishi Xpander Dinilai Masih Worth It
Toyota Avanza menjadi salah satu rekomendasi mobil bekas 2026 yang paling banyak disebut layak dibeli. Unit keluaran 2018 hingga 2021 saat ini berada di kisaran Rp130 juta sampai Rp210 juta, tergantung kondisi dan tipe kendaraan.
Mobil ini dinilai cocok untuk keluarga baru karena kabinnya luas, suku cadang melimpah, dan biaya perawatan relatif murah. Bahkan, Avanza generasi lama disebut masih nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan luar kota.
Selain Avanza, Mitsubishi Xpander keluaran 2018–2021 juga dianggap memiliki value for money yang tinggi. Harga bekasnya kini berada di kisaran Rp175 juta hingga Rp240 juta. Xpander dinilai nyaman dikendarai, memiliki kabin lega, dan cukup mewah di kelas Low MPV.
Toyota Rush 2018–2020 juga masuk daftar mobil bekas yang masih direkomendasikan pada 2026. SUV tujuh penumpang ini dianggap cocok untuk pengguna yang membutuhkan mobil keluarga dengan ground clearance lebih tinggi.
Sementara itu, Toyota Innova Reborn bensin tetap diminati meski konsumsi bahan bakarnya tergolong boros. Harga bekas Innova Reborn saat ini masih berada di kisaran Rp300 jutaan, terutama untuk unit dengan kondisi prima.
“Kalau sudah punya keluarga dan sering keluar kota, Innova Reborn masih jadi pilihan aman,” ujar pembicara dalam video tersebut.
Honda Brio hingga Suzuki Ertiga Jadi Pilihan Mobil Pertama
Bagi pemula yang baru belajar menyetir, Honda Brio 1.200 cc keluaran 2019–2022 disebut menjadi salah satu mobil terbaik untuk digunakan harian. Dimensinya yang kompak membuat mobil ini mudah dikendalikan di jalan perkotaan maupun area parkir sempit.
Honda Brio dikenal irit bahan bakar dan biaya servisnya cukup terjangkau. Namun, pengguna diingatkan untuk berhati-hati pada bagian kaca belakang yang disebut mudah pecah jika ditutup terlalu keras.
Selain Brio, Suzuki Ertiga dan XL7 juga dinilai layak dibeli pada 2026. Varian diesel disebut paling menarik karena konsumsi BBM lebih hemat dibanding versi bensin. Harga bekas Ertiga berada di rentang Rp150 juta hingga Rp200 juta.
Toyota Yaris generasi 2018–2020 juga masih diminati untuk pengguna yang menginginkan hatchback nyaman. Meski disebut sedikit lebih boros dibanding generasi sebelumnya, Yaris tetap memiliki nilai jual kembali yang cukup baik.
Sementara Honda HR-V generasi 2015–2019 dinilai masih menarik di pasar mobil bekas, terutama karena desainnya yang modern. Namun, calon pembeli diminta memperhatikan kondisi transmisi CVT dan rutin mengganti oli transmisi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Baca Juga: Rekomendasi Hatchback Bekas Rp100 Jutaan, Suzuki Swift hingga Mazda2 Masih Layak Dibeli
Waspada Mobil Bekas Kilometer Putar, Ini Cara Mengeceknya
Salah satu perhatian terbesar saat membeli mobil bekas adalah praktik odometer putar atau manipulasi kilometer. Praktik ini disebut cukup sering ditemukan, terutama pada mobil yang sebelumnya digunakan sebagai kendaraan operasional atau mobil kerja.
Model seperti Daihatsu Sigra dan Toyota Calya disebut paling sering ditemukan memiliki kilometer tinggi yang disamarkan. Karena itu, pembeli disarankan tidak langsung percaya dengan angka odometer rendah.
Cara sederhana yang disarankan adalah memeriksa kondisi disc brake atau piringan rem. Mobil dengan kilometer tinggi biasanya memiliki permukaan disc brake yang sudah termakan cukup dalam akibat penggunaan jangka panjang.
Selain itu, calon pembeli juga dianjurkan membawa mobil ke bengkel terpercaya untuk dilakukan scanning ECU. Melalui proses tersebut, riwayat kilometer asli kendaraan biasanya masih dapat terbaca meski odometer sudah dimanipulasi.
Praktik memundurkan kilometer kendaraan sendiri termasuk tindakan ilegal dan dapat diproses secara pidana karena masuk kategori penipuan.
“Biasanya yang diubah hanya odometernya saja. Kalau dicek lewat ECU masih bisa ketahuan total kilometernya,” jelas narasumber dalam video tersebut.
Di sisi lain, pemilihan mobil bekas juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk pemula disarankan memilih hatchback kecil agar lebih mudah beradaptasi saat berkendara. Sedangkan keluarga dengan anak lebih dari dua orang sebaiknya memilih MPV tiga baris atau SUV berkapasitas besar.
Baca Juga: Toyota Kijang Super 2026 Hadir Lebih Modern, Usung Mesin Hybrid dan Fitur Canggih
Editor : Fadhilah Salsa Bella