TRENGGALEK NJENGGELEK - Sejumlah motor matic dari Yamaha, Honda, hingga Suzuki disebut sebaiknya dihindari untuk dibeli pada 2026 karena dianggap memiliki fitur nanggung, performa kurang memuaskan, hingga harga yang tidak sebanding dengan value yang ditawarkan. Beberapa di antaranya bahkan disebut memiliki harga bekas yang cepat jatuh.
Daftar motor yang sebaiknya jangan dibeli ini ramai dibahas di kalangan pecinta otomotif karena menyangkut kenyamanan, performa, fitur, hingga biaya kepemilikan jangka panjang. Motor-motor tersebut dinilai kurang cocok bagi konsumen yang menginginkan kendaraan praktis dengan value tinggi.
Beberapa model yang masuk daftar antara lain Yamaha Lexi 125, Yamaha FreeGo, Honda Genio, hingga Honda Forza 250.
Yamaha Lexi, FreeGo dan Gear Standar Dinilai Kurang Worth It
Yamaha Lexi 125 generasi lama dan tipe standar menjadi salah satu motor yang paling disorot. Skutik ini dianggap memiliki desain nanggung karena mencoba menghadirkan aura Yamaha NMAX dalam versi lebih murah.
Namun, fitur yang ditawarkan dinilai terlalu minim. Varian standar Lexi tidak memiliki smart key, ABS, hingga suspensi yang masih menggunakan teleskopik biasa.
Mesin 125 cc yang dipadukan dengan bodi besar juga dianggap membuat performanya terasa loyo. Bobot ringan motor justru disebut membuat handling terasa ringkih.
Selain Lexi, Yamaha FreeGo juga masuk daftar motor yang sebaiknya dipikirkan ulang sebelum dibeli. Walaupun memiliki bagasi besar, posisi duduk dan ergonominya dianggap kurang nyaman.
“Handling-nya banyak yang bilang aneh karena bikin cepat pegal,” demikian disebut dalam video tersebut.
Yamaha Gear 125 versi standar juga dianggap kurang menarik karena terlalu minim fitur. Padahal, dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, konsumen bisa mendapatkan varian lebih tinggi yang dinilai jauh lebih layak.
Sementara Yamaha Mio Z dinilai sudah tertinggal dari sisi desain maupun teknologi. Motor ini disebut hanya berbeda tipis dengan Mio M3, namun tanpa pembaruan signifikan.
Baca Juga: Rahasia Weton Wage yang Baru Terungkap, Disebut Punya Aura Spiritual Kuat dan Rezeki Tak Terduga
Honda Genio dan Vario 125 CBS Non ISS Disebut Serba Nangung
Honda Genio kembali masuk daftar motor yang dianggap kurang layak dibeli. Motor retro entry level tersebut dinilai gagal menghadirkan karakter kuat seperti Honda Scoopy.
Meski terkenal irit bahan bakar, performa Genio dianggap kurang bertenaga terutama pada putaran bawah. Getaran mesin juga disebut masih cukup terasa saat digunakan harian.
Dengan harga yang berdekatan dengan Honda Scoopy, banyak pengguna justru menyarankan langsung memilih Scoopy atau Honda Beat yang dianggap lebih menarik.
Selain Genio, Honda Vario 125 CBS non ISS juga dinilai memiliki value yang kurang maksimal. Walaupun menjadi varian termurah di keluarga Vario, fitur yang didapat dianggap terlalu minim.
Varian tersebut belum dilengkapi smart key dan masih menggunakan panel instrumen lama. Tidak adanya fitur Idling Stop System (ISS) juga membuat konsumsi BBM dianggap kurang optimal dibanding versi di atasnya.
“Mending sedikit nambah langsung ambil varian ISS atau Vario 160,” ujar narator video.
Baca Juga: Pantangan Weton Pon yang Jarang Diketahui, Konon Bisa Bikin Rezeki Seret dan Hidup Penuh Kesialan
Suzuki Address dan Honda Forza 250 Paling Banyak Dikritik
Suzuki Address menjadi salah satu motor yang paling keras dikritik. Motor ini disebut memiliki desain yang tertinggal jauh dibanding rival-rivalnya di pasar Indonesia.
Mulai dari speedometer analog lawas, suara starter kasar, hingga absennya side stand switch membuat Suzuki Address dianggap seperti motor keluaran era 2010-an awal.
Bahkan, dalam video disebutkan bahwa penjualan Suzuki Address sempat sangat rendah hingga hanya terjual satu unit dalam satu bulan pada periode tertentu.
Selain Suzuki Address, Honda Forza 250 juga dianggap kurang layak dibeli karena harga yang terlalu mahal dibanding performa yang diberikan.
Skutik premium tersebut dijual di kisaran Rp90 jutaan, namun performanya dinilai biasa saja untuk motor 250 cc. Handling yang berat serta biaya spare part mahal karena statusnya sebagai motor CBU menjadi sorotan utama.
Harga bekas Honda Forza 250 juga disebut cepat turun karena permintaan pasar yang kecil. Motor ini dianggap terlalu overkill untuk penggunaan harian dibanding rival seperti Yamaha XMAX.
Meski begitu, seluruh daftar tersebut tetap bersifat subjektif dan bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. Faktor kenyamanan, desain, hingga gengsi tetap menjadi alasan sebagian konsumen memilih motor tertentu meski memiliki kekurangan.
Baca Juga: Rahasia Weton Wage dan Jantra Keprabon, Konon Hidup Sengsara Dulu Sebelum Jadi Orang Besar
Editor : Fadhilah Salsa Bella