Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Honor 400 Reguler Dibedah Seharian, Baterai 6,5 Jam dan Fitur AI Jadi Sorotan, Layak Lawan Samsung-Vivo?

Fadhilah Salsa Bella • Senin, 25 Mei 2026 | 13:50 WIB
Honor 400 reguler diuji seharian, baterai tembus 6,5 jam dan fitur AI jadi andalan. Simak spesifikasi serta kekurangannya (Pinterest).
Honor 400 reguler diuji seharian, baterai tembus 6,5 jam dan fitur AI jadi andalan. Simak spesifikasi serta kekurangannya (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK - Honor 400 reguler mulai mencuri perhatian setelah banyak pengguna penasaran dengan kemampuan baterai, kamera, dan fitur AI yang dibawanya. Dalam pengujian penggunaan seharian penuh, ponsel ini mencatat screen on time hingga 6,5 jam dengan baterai tersisa 5 persen, sekaligus menawarkan sederet fitur AI yang diklaim relevan untuk kebutuhan konten dan produktivitas.

Honor 400 reguler hadir membawa desain premium yang disebut-sebut mirip flagship kelas atas. Ponsel ini memakai layar 6,5 inci dengan bodi tipis 7,3 mm dan bobot 184 gram. Meski frame masih menggunakan material polikarbonat, tampilannya dinilai tetap terasa mewah untuk kelas mid-range premium.

Selain desain, fitur AI Honor 400 menjadi daya tarik utama. Mulai dari AI Eraser, AI Out Painting, AI Writing, hingga Image to Video hadir untuk mendukung kebutuhan fotografi dan editing konten sehari-hari.

Baca Juga: Bursa Transfer BRI Super League Memanas, Persib Bandung Pertahankan Bojan Hodak dan Frans Putros

Honor 400 Andalkan Desain Premium dan Kamera 200 MP

Honor 400 reguler dibekali kamera utama 200 MP yang sama dengan varian Pro. Kamera tersebut ditemani ultrawide 12 MP autofocus dan kamera selfie 50 MP. Ponsel ini juga mendukung perekaman video hingga 4K 30 fps di kamera depan maupun belakang.

Salah satu fitur yang paling disorot adalah kemampuan berpindah lensa saat merekam video 4K. Pengguna bisa langsung berpindah dari kamera belakang ke depan tanpa menghentikan recording.

“Ini salah satu nilai plus banget dari HP ini, yaitu pas lagi recording kita bisa pindah lensa yang depan ke belakang,” ungkap reviewer dalam video tersebut.

Mode portrait dengan color profile “Harcourt” juga disebut menjadi favorit karena menghasilkan tone foto yang lebih estetik. Sementara fitur AI Eraser memungkinkan pengguna menghapus keramaian di latar belakang foto secara otomatis.

Fitur AI lainnya yang cukup menarik adalah AI Out Painting. Teknologi ini dapat memperluas area foto untuk kebutuhan thumbnail YouTube atau Instagram Story tanpa harus memotong gambar utama.

Di sisi desain, Honor 400 tampil dengan bezel tipis dan layar flat. Reviewer bahkan menyebut tampilannya sekilas menyerupai iPhone 16 Pro Max, terutama pada pilihan warna bodi.

Baca Juga: Persib Bandung Perpanjang Kontrak Bojan Hodak dan Frans Putros, Reno Salampessy Masuk Radar Transfer Maung Bandung

Snapdragon 7 Gen 3 dan Baterai 6000 mAh Jadi Andalan

Untuk performa, Honor 400 memakai chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang juga digunakan di Vivo V50. Meski bukan chipset kelas gaming ekstrem, performanya dianggap cukup stabil untuk aktivitas harian hingga bermain game seperti Mobile Legends dengan setting rata kanan.

Skor AnTuTu ponsel ini disebut berada di kisaran 850 ribuan. Honor juga sudah menyematkan RAM 12 GB dan storage 512 GB yang menjadi nilai tambah di kelas harga menengah.

Sektor baterai menjadi salah satu poin penting dalam pengujian. Honor 400 membawa baterai silikon karbon 6000 mAh dengan dukungan fast charging 66 watt.

Dalam penggunaan sejak pagi hingga malam, baterai turun dari 94 persen pada pukul 09.41 menjadi 5 persen sekitar pukul 22.30 malam. Total screen on time yang diperoleh mencapai sekitar 6,5 jam.

“Patokan gua sih kalau di atas 6 jam udah oke,” ujar reviewer.

Penggunaan tersebut mencakup YouTube, Instagram, kamera lebih dari satu jam, WhatsApp, Google Maps, hingga gaming.

Honor 400 juga sudah mendukung fitur premium lain seperti eSIM, stereo speaker, NFC, Air Blaster, sertifikasi IP66, hingga Magic Portal yang memudahkan drag teks langsung ke aplikasi lain seperti Google Maps atau Instagram Story.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Minta Pemkab Cari Skema Atasi Batas 30 Persen, Hindari Pengurangan PPPK

Fitur AI Honor 400 Jadi Pembeda, Tapi Ada Catatan

Honor tampak serius menjadikan AI sebagai nilai jual utama. Selain Gemini dan Circle to Search, terdapat fitur AI Writing yang dapat membantu membuat teks, rewrite kalimat, hingga proofreading bahasa Inggris.

Reviewer menilai fitur tersebut cukup membantu untuk aktivitas chatting maupun membuat konten cepat tanpa bergantung pada aplikasi tambahan.

Ada pula fitur Image to Video yang mampu mengubah gambar menjadi video animasi pendek. Namun pengguna hanya mendapat kuota 10 kali penggunaan per hari dan belum ada kepastian apakah fitur itu nantinya berbayar.

Meski banyak fitur unggulan, reviewer tetap menemukan beberapa kekurangan. Salah satunya adalah haptic feedback yang dianggap kurang mantap karena getarannya terasa menyebar.

Selain itu, brightness layar dinilai cukup baik di outdoor, tetapi mulai sedikit samar ketika digunakan di bawah terik matahari langsung.

Untuk harga, Honor 400 versi 12 GB/512 GB di Singapura dijual sekitar 600 dolar Singapura atau setara Rp7,6 juta. Reviewer memperkirakan ponsel ini akan lebih menarik jika masuk Indonesia di kisaran Rp6 jutaan.

Secara keseluruhan, Honor 400 disebut cocok untuk pengguna yang lebih mengutamakan desain premium, kamera, dan fitur AI dibanding performa chipset mentah. Ponsel ini diprediksi bakal bersaing langsung dengan lini mid-range premium dari Samsung dan Vivo.

Baca Juga: Oppo A6C Resmi Meluncur, HP Murah dengan Baterai 7000 mAh dan Desain Mirip iPhone 17 Pro Max

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Spesifikasi Honor 400 #Honor 400 reguler #Honor 400 AI #baterai Honor 400 #Snapdragon 7 Gen 3