Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Samsung Galaxy A56 5G Jadi Raja Baru HP Midrange 2025? Ini Spesifikasi, Harga, dan Skor Performa yang Bikin Kaget!

Divka Vance Yandriana • Senin, 25 Mei 2026 | 18:12 WIB
Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan Exynos 1580, layar 120Hz, dan charging 45W. Simak harga, performa, dan review lengkapnya
Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan Exynos 1580, layar 120Hz, dan charging 45W. Simak harga, performa, dan review lengkapnya

JAKARTA - Samsung Galaxy A56 5G resmi menjadi sorotan sebagai salah satu kandidat terkuat smartphone kelas menengah atas di 2025. Perangkat ini membawa peningkatan signifikan dari sisi performa, desain, hingga pengisian daya 45 watt. Dengan banderol mulai Rp6 jutaan, Samsung Galaxy A56 5G langsung diposisikan sebagai senjata utama Samsung di segmen midrange.

Reviewer menyebut perangkat ini sebagai “allrounder yang sangat menarik” dengan kombinasi layar besar, chipset baru Exynos 1580, serta dukungan update Android hingga enam kali. Meski begitu, sejumlah catatan masih muncul terutama pada sektor kamera ultrawide dan fitur AI yang belum maksimal.

Desain Lebih Tipis, Layar Lebih Besar di Samsung Galaxy A56 5G

Samsung Galaxy A56 5G hadir dengan perubahan desain yang cukup terasa dibanding pendahulunya. Dimensi perangkat kini 162,2 mm dengan ketebalan 7,4 mm dan bobot 198 gram, lebih ringan sekitar 15 gram dari Galaxy A55.

Baca Juga: 10 Oleh-Oleh Khas Magelang yang Wajib Dibawa Pulang: Dari Getuk Trio Legendaris hingga Camilan Kekinian dengan Harga Ramah di Kantong!

Material yang digunakan juga meningkat, dengan kaca Gorilla Glass Victus Plus di bagian depan dan belakang serta frame aluminium metal. Desain kamera belakang dibuat menyatu dalam modul vertikal, memberi kesan lebih premium. Reviewer menyebut desain ini “lebih fresh dan mendekati flagship Samsung.”

Layar menjadi salah satu nilai jual utama. Panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ (2340 x 1080 piksel) dan refresh rate 120 Hz membuat pengalaman visual lebih halus. Tingkat kecerahan mencapai 1200 nits, terbukti mampu menyentuh angka tersebut saat pengujian outdoor. “Brightness-nya sesuai klaim Samsung, sangat terang untuk pemakaian luar ruangan,” ujar penguji dalam video review.

Performa Exynos 1580 dan Charging 45 Watt Jadi Peningkatan Besar

Dari sisi dapur pacu, Samsung Galaxy A56 5G dibekali chipset Exynos 1580 fabrikasi 4nm dengan GPU Xclipse 540 berbasis AMD RDNA. Skor AnTuTu perangkat ini mencapai sekitar 914.000 poin, naik lebih dari 25 persen dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga: Lagu Bobotoh Viral! “Persib Bandung Hattrick Juara” Jadi Selebrasi Kemenangan Maung Bandung

Dalam penggunaan harian, performa multitasking terasa lancar, termasuk untuk editing video ringan. Sementara untuk gaming, Mobile Legends bisa berjalan stabil hingga 90 fps, PUBG Mobile di 60 fps, dan Genshin Impact di kisaran 36–53 fps pada setting tinggi.

“Kalau untuk kelas harga segini, performanya sudah mantap banget,” ujar reviewer. Bahkan suhu perangkat masih terjaga di mode normal, meski bisa menembus 43–46 derajat Celsius saat gaming berat.

Peningkatan lain yang cukup signifikan adalah pengisian daya 45 watt. Baterai 5000 mAh mampu terisi 50 persen hanya dalam 21 menit dan penuh sekitar 1 jam 15 menit. Meski demikian, kecepatan ini melambat setelah melewati 80 persen pengisian.

Baca Juga: Lumer di Mulut! Resep Kue Bugis Ketan Hitam yang Lembut dan Kenyal, Rahasia Kuliner Tradisional untuk Ide Jualan Modal Irit Untung Selangit

Kamera, AI, dan One UI 7 Jadi Senjata Utama Samsung Galaxy A56 5G

Sektor kamera masih mengandalkan konfigurasi triple camera dengan sensor utama 50 MP OIS, ultra-wide 12 MP, dan makro 5 MP. Hasil foto dinilai stabil dengan dynamic range yang baik, terutama di kamera utama dan selfie.

Namun kamera ultrawide masih menjadi titik lemah karena kualitas low light yang menurun dan konsistensi warna yang berbeda dari kamera utama. Kamera selfie 12 MP justru mendapat pujian karena mampu merekam video 4K 30 fps dengan HDR aktif.

Dari sisi software, Samsung menyematkan One UI 7 berbasis Android 15 dengan dukungan update hingga 6 kali dan security patch 6 tahun. Fitur AI seperti Best Face, Auto Trim, dan Object Eraser juga hadir, meski belum sekompleks lini flagship.

Reviewer menegaskan, “AI di sini masih terbatas, belum selevel Galaxy S series.”

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A56 5G tampil sebagai smartphone allrounder yang solid di kelas menengah atas. Peningkatan performa, layar, desain, dan charging membuatnya sangat kompetitif di harga Rp6–7 jutaan, meski sektor kamera ultrawide dan fitur AI masih perlu penyempurnaan.

Dengan skor performa tinggi dan dukungan update panjang, perangkat ini diprediksi akan menjadi salah satu smartphone paling diminati di 2025.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Samsung Galaxy A56 #samsung galaxy #Samsung Galaxy A56 5G