JAKARTA - Poco F7 Ultra menjadi sorotan setelah resmi diperkenalkan sebagai HP “Ultra” pertama dari lini Poco dengan membawa keyword utama Poco F7 Ultra yang langsung mencuri perhatian berkat Snapdragon 8 Elite, kamera 50 MP triple system, serta fitur gaming kelas flagship. Perangkat ini juga hadir dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB.
Ponsel ini diklaim menyasar pengguna yang membutuhkan performa ekstrem untuk gaming dan fotografi. Dari hasil unboxing dan pengujian awal, Poco F7 Ultra juga menawarkan layar WQHD+ AMOLED 120 Hz, baterai 5.300 mAh, serta pengisian daya cepat 120 watt dan wireless charging 50 watt.
Namun di balik spesifikasi tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah benar HP ini layak disebut “Ultra” dan mampu bersaing di kelas flagship Android 2025?
Desain dan Unboxing Poco F7 Ultra: Fokus ke Build dan Layar 2K
Dari sisi desain, Poco F7 Ultra hadir dengan tampilan baru yang lebih premium dibanding generasi sebelumnya. Modul kamera berbentuk bulat besar dengan aksen ring kuning menjadi ciri khas utama, terutama pada varian warna hitam dan kuning.
Material belakang menggunakan finishing matte yang tidak mudah meninggalkan sidik jari. Frame berbahan aluminium dengan lengkungan di sisi bodi membuatnya lebih nyaman digenggam meski bobotnya mencapai 212 gram dengan ketebalan sekitar 8,39 mm.
Dalam paket penjualan, pengguna mendapatkan charger 120 watt, kabel USB-A ke USB-C, casing bawaan, SIM ejector, serta dokumen standar. Namun, tidak tersedia kabel USB-C to C yang biasanya ditemukan pada flagship modern.
Layar menjadi salah satu nilai jual utama Poco F7 Ultra, dengan panel 6,67 inci WQHD+ AMOLED, refresh rate 120 Hz, dan tingkat PWM dimming tinggi hingga 3840 Hz. Poco juga membekali perangkat ini dengan Gorilla Glass dan teknologi “Poco Shield Glass” sebagai perlindungan tambahan.
Performa Snapdragon 8 Elite: Gaming Stabil, Skor AnTuTu Tembus 2,6 Juta
Pada sektor performa, Poco F7 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan GPU Adreno 830 serta RAM hingga 16 GB LPDDR5X. Kombinasi ini menghasilkan skor AnTuTu mendekati 2,6 juta poin, menjadikannya salah satu HP Android tercepat di kelasnya.
Pengujian gaming menunjukkan hasil yang cukup impresif. Pada Genshin Impact dengan setting tertinggi, perangkat ini mampu bertahan di 59,9 FPS dengan suhu sekitar 39–42°C. Sementara PUBG Mobile berjalan stabil di 120 FPS ultra extreme dengan suhu rata-rata 38–40°C.
Untuk game berat lainnya seperti Wuthering Waves, performa masih stabil di kisaran 59 FPS, meski suhu dapat meningkat hingga 42°C saat sesi panjang. Teknologi pendingin Liquid Cool 4.0 juga membantu menjaga kestabilan performa.
Namun, hasil stress test menunjukkan adanya throttling pada suhu tinggi, dengan suhu sempat mendekati 50°C dan penurunan performa di beberapa loop benchmark. Ini menjadi catatan penting bagi pengguna hardcore gaming.
Kamera 50 MP dan AI Editing: Zoom Hingga 60x dan Video 8K
Di sektor kamera, Poco F7 Ultra dibekali sistem triple camera 50 MP yang mencakup lensa utama, telefoto, dan ultra-wide. Kamera ini mendukung perekaman hingga 8K 24 fps serta 4K 60 fps dengan hasil yang cukup tajam di kondisi cahaya cukup.
Fitur zoom juga menjadi sorotan, dengan kemampuan hingga 60x digital zoom dan 15x video zoom yang masih tergolong stabil untuk kelasnya. Namun, perpindahan lensa saat perekaman 4K masih terbatas dan tidak sefleksibel beberapa kompetitor flagship.
Fitur AI menjadi nilai tambah besar, termasuk AI Erase Pro, image expansion, hingga peningkatan HDR otomatis yang mampu memperbaiki hasil foto secara real-time. Selain itu, tersedia fitur AI subtitle dan integrasi Gemini untuk kebutuhan produktivitas.
Di sisi baterai, kapasitas 5.300 mAh dengan fast charging 120 watt mampu mengisi penuh dalam waktu sekitar 34 menit. Tersedia juga wireless charging 50 watt serta fitur reverse charging yang bisa digunakan sebagai powerbank.
Secara keseluruhan, Poco F7 Ultra tampil sebagai HP flagship dengan fokus kuat pada performa dan gaming, meski masih memiliki beberapa kompromi pada sektor kamera dan stabilitas panas di beban ekstrem.
Editor : Divka Vance Yandriana