Trenggalek Njenggelek - Headset kerja premium kini semakin diminati, terutama bagi pekerja hybrid dan profesional yang rutin meeting online. Salah satu yang sedang ramai dibahas adalah Jabra Evolve2 65 Flex, headset kerja modern dengan fitur ANC adaptif, AI Clear Voice, dan desain ringkas yang diklaim mampu meningkatkan kualitas komunikasi profesional.
Headset besutan Jabra ini hadir dengan desain slim tanpa mic boom, namun tetap menawarkan kualitas suara jernih untuk meeting maupun panggilan telepon. Dalam ulasan video yang beredar di YouTube, perangkat ini disebut cocok untuk pekerja kantoran, content creator, hingga pengguna yang membutuhkan fokus tinggi saat bekerja.
Dengan harga sekitar Rp12 jutaan, banyak orang mulai mempertanyakan apakah headset ini benar-benar layak dibeli atau hanya sekadar gimmick teknologi premium.
Desain Ringan dan Praktis Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu daya tarik utama dari Jabra Evolve2 65 Flex adalah desainnya yang minimalis dan profesional. Bobot headset ini hanya sekitar 220 gram atau setara satu smartphone, sehingga nyaman digunakan dalam waktu lama.
Desain foldable juga membuat headset ini mudah disimpan ke dalam pouch kecil dan dibawa bepergian. Dibanding generasi sebelumnya, perangkat ini diklaim 30 persen lebih tipis sehingga lebih praktis untuk mobilitas pekerja hybrid.
Material yang digunakan berupa kombinasi struktur metal dengan bahan daur ulang. Sementara bantalan telinganya memakai fabric breathable dan memory foam agar tetap nyaman dipakai seharian saat meeting atau mendengarkan musik.
Selain tampil profesional, headset ini juga dilengkapi berbagai tombol fisik seperti ANC button, tombol Bluetooth, volume, multifunction button, hingga port USB Type-C dan AUX.
Tak hanya itu, pengguna Microsoft Teams juga dimanjakan dengan tombol khusus yang dapat langsung membuka aplikasi meeting tersebut hanya dalam sekali tekan.
Teknologi AI Clear Voice dan ANC Jadi Andalan
Bagian paling menonjol dari headset ini ada pada kualitas mikrofon dan teknologi peredam bisingnya. Meski mengusung konsep boomless design tanpa mic batang, kualitas tangkapan suara tetap menjadi fokus utama.
Jabra menyematkan teknologi AI Clear Voice berbasis deep learning yang disebut telah dilatih menggunakan lebih dari 60 juta kalimat nyata. Teknologi ini memungkinkan sistem memisahkan suara pengguna dari kebisingan sekitar secara otomatis.
Dalam klaim yang disampaikan, tingkat akurasi voice pickup mencapai 96 persen di berbagai kondisi dan bahkan menyentuh 99 persen di lingkungan open office.
Fitur Advanced ANC adaptif juga menjadi senjata utama headset ini. Sistem ANC dapat menyesuaikan tingkat noise cancellation berdasarkan kondisi sekitar secara real-time.
Hal menarik lainnya, fitur ANC tetap aktif saat pengguna sedang melakukan panggilan telepon. Dengan begitu, komunikasi dua arah menjadi lebih bersih dan nyaman.
“Suara lawan bicara terasa seperti berada tepat di depan pengguna,” demikian kesan yang disampaikan dalam ulasan video tersebut.
Untuk kualitas audio hiburan, headset ini memakai speaker 32 mm dengan dukungan codec AAC, SBC, dan LC3. Rentang frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz membuat pengalaman mendengarkan musik maupun menonton film tetap terasa optimal.
Tak hanya itu, terdapat enam mikrofon digital MEMS yang membantu menangkap suara secara presisi tinggi saat meeting, voice call, maupun voice command ke AI assistant.
Baterai Tahan Lama dan Cocok untuk Pekerja Hybrid
Jabra Evolve2 65 Flex juga unggul pada sektor daya tahan baterai. Headset ini diklaim mampu bertahan hingga 25 jam untuk panggilan telepon dan mencapai 120 jam untuk pemutaran musik.
Fitur fast charging juga cukup impresif. Pengisian daya selama satu menit disebut bisa memberikan penggunaan hingga satu jam.
Perangkat ini sudah mendukung wireless charging serta konektivitas Bluetooth 5.3 dengan jangkauan mencapai 30 meter. Pengguna juga bisa menghubungkan dua perangkat sekaligus tanpa kendala perpindahan koneksi.
Dari sisi keamanan, headset ini dibekali enterprise-grade encryption untuk melindungi percakapan dan data pengguna. Produk ini juga telah UC Certified dan kompatibel dengan berbagai platform meeting seperti Zoom, Microsoft Teams, dan Google Meet.
Jabra turut menyediakan dukungan software seperti Jabra Direct, Jabra Plus, dan Jabra Express yang memungkinkan tim IT melakukan manajemen perangkat secara remote termasuk pembaruan firmware OTA.
Di sisi kenyamanan, fitur Sidetone, SafeTone, dan PeakStop turut disematkan untuk menjaga kenyamanan telinga pengguna dalam penggunaan jangka panjang.
Meski kualitas audio musiknya disebut belum menjadi yang terbaik di kelas premium, headset ini dianggap sangat unggul untuk kebutuhan kerja profesional dan meeting intensif setiap hari.
Editor : Maylanni Diana Fitri