Trenggalek Njenggelek - Jabra resmi memperkenalkan lini terbaru headset profesional mereka lewat seri Jabra Evolve3 Series. Bukan sekadar pembaruan kecil dari seri sebelumnya, Evolve3 hadir sebagai penyegaran total dengan fokus pada kebutuhan kerja modern seperti hybrid working, meeting online, hingga panggilan profesional sepanjang hari.
Lini terbaru ini terdiri dari beberapa model mulai dari Evolve 340, 355, 365, 375, hingga Evolve 385. Masing-masing dirancang untuk kebutuhan pengguna yang berbeda, mulai pekerja desk-based hingga pengguna premium yang membutuhkan kenyamanan penggunaan sepanjang hari.
Melalui strategi baru ini, Jabra tampak tidak lagi mencoba membuat satu headset untuk semua pengguna. Sebaliknya, mereka membagi lini produk berdasarkan pola kerja dan kebutuhan komunikasi pengguna modern.
Baca Juga: Harga Nubia Neo 5 GT Jadi Sorotan, HP Gaming Midrange Ini Sudah Punya Kipas Aktif dan Layar 144 Hz
Evolve 340 hingga 365 Jadi Pilihan untuk Pengguna Harian
Model paling dasar dalam seri ini adalah Evolve 340 yang hadir sebagai headset wired atau kabel. Headset ini ditujukan bagi pengguna yang bekerja penuh di meja kerja dan lebih mengutamakan kestabilan koneksi dibanding fleksibilitas perangkat wireless.
Secara positioning, Evolve 340 disebut cocok untuk kebutuhan kantor yang mengutamakan reliability, uptime, dan kemudahan penggunaan tanpa perlu memikirkan pengisian baterai.
Naik satu tingkat, hadir Evolve 355 yang menjadi pintu masuk pengguna ke kategori wireless headset. Model ini menyasar pekerja hybrid yang ingin meja kerja lebih rapi tanpa kabel berantakan.
Meski belum masuk kategori premium ANC headset, Evolve 355 diperkirakan tetap mengedepankan kenyamanan, portabilitas, serta kualitas komunikasi untuk meeting dan panggilan sehari-hari.
Sementara itu, Evolve 365 disebut menjadi model yang kemungkinan paling laris di lini Evolve3. Secara historis, seri 65 memang selalu menjadi produk paling populer dari Jabra karena menawarkan keseimbangan antara harga, kualitas suara, dan fitur profesional.
“Ini kemungkinan besar menjadi model yang paling banyak terjual karena kombinasi fitur dan price point,” demikian penjelasan dalam video pembahasan seri Evolve3 tersebut.
Headset ini dinilai cocok bagi pengguna yang menginginkan kebebasan wireless, kualitas mikrofon profesional, tetapi belum membutuhkan fitur premium kelas atas.
Evolve 375 dan 385 Fokus pada AI dan Kenyamanan
Perubahan paling menarik mulai terlihat pada model Evolve 375. Headset ini hadir dengan desain boomless alias tanpa mic batang, menandakan pergeseran teknologi Jabra ke sistem AI assisted voice processing.
Alih-alih hanya mengandalkan posisi mikrofon fisik, Jabra kini tampak lebih fokus memanfaatkan teknologi AI untuk memproses suara pengguna di berbagai kondisi lingkungan.
Desain tanpa boom mic juga membuat headset terlihat lebih kasual sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan kerja maupun penggunaan pribadi sehari-hari.
Selain itu, Evolve 375 diklaim jauh lebih ringan dibanding generasi sebelumnya. Hal ini menunjukkan fokus baru Jabra terhadap kenyamanan penggunaan jangka panjang dan mengurangi fatigue saat dipakai meeting berjam-jam.
Pada level tertinggi, hadir Evolve 385 yang menjadi penerus seri premium sebelumnya yakni Evolve2 85. Model ini menggunakan desain over-ear untuk meningkatkan kenyamanan dan passive noise isolation.
Pengurangan bobot pada model premium ini juga menunjukkan bahwa Jabra mulai lebih fokus pada kenyamanan all-day wear dibanding sekadar menambah fitur teknis.
Baik Evolve 375 maupun Evolve 385 sama-sama mengandalkan teknologi AI voice processing dan adaptive behavior untuk meningkatkan kualitas komunikasi di lingkungan kerja modern.
Fokus pada Kerja Hybrid dan Penggunaan Jangka Panjang
Salah satu hal yang cukup ditekankan dalam seri Evolve3 adalah pengalaman penggunaan untuk kerja hybrid dan meeting intensif sehari-hari.
Teknologi ANC pada lini terbaru ini disebut lebih fokus mengurangi fatigue atau kelelahan pengguna dibanding menghilangkan seluruh suara sekitar secara total. Pendekatan ini dianggap lebih realistis untuk lingkungan kantor modern.
Selain itu, Jabra juga menghadirkan fitur fast charging, wireless charging di model tertentu, hingga user-replaceable battery untuk meminimalkan downtime saat bekerja.
Dari sisi konektivitas, headset ini mendukung koneksi simultan ke komputer dan smartphone sehingga pengguna tidak perlu lagi repot berpindah perangkat saat meeting atau menerima panggilan.
Meski begitu, Jabra menegaskan bahwa seri Evolve3 belum sepenuhnya menggantikan lini Jabra Evolve2 Series. Seri sebelumnya masih dianggap relevan dan aman digunakan bagi perusahaan yang membutuhkan deployment headset dalam waktu dekat.
“Pertanyaan sebenarnya bukan headset mana yang lebih baik, tetapi kapan Anda membelinya,” demikian penjelasan dalam video tersebut.
Pengujian performa mikrofon, kenyamanan pemakaian penuh seharian, dan stabilitas koneksi di berbagai perangkat disebut baru akan dilakukan setelah unit headset tersedia secara resmi.
Editor : Maylanni Diana Fitri