TRENGGALEK NJENGGELEK- Asus kembali mengguncang pasar laptop entry-level lewat Asus Vivobook Go 15 OLED, laptop OLED murah yang dibanderol mulai Rp7 jutaan. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan layar OLED 15 inci di harga yang jauh lebih terjangkau dibanding laptop OLED lain, meski performanya masih tergolong standar untuk kebutuhan ringan.
Laptop ini hadir sebagai penerus lini Vivobook OLED murah yang sebelumnya dijual di kisaran Rp8,5 juta. Kini Asus menurunkan harga sambil tetap mempertahankan salah satu daya tarik utamanya, yakni panel OLED dengan warna tajam dan konsumsi daya efisien.
Asus Vivobook Go 15 OLED Andalkan Layar OLED dan Desain Elegan
Secara tampilan, Asus Vivobook Go 15 OLED masih membawa desain khas lini Vivobook premium. Bodinya memang menggunakan material polikarbonat, tetapi tampilannya tetap terlihat elegan saat digunakan di kafe atau ruang kerja.
Varian warna Green Grey disebut menjadi salah satu opsi paling menarik karena tampil beda dibanding warna laptop mainstream lainnya. Engsel laptop juga masih bisa dibuka hingga 180 derajat, meski kualitas hinge disebut belum sekelas laptop premium.
Daya tarik terbesar tentu ada pada layarnya. Asus menyematkan panel OLED Full HD 15 inci dengan refresh rate 60Hz. Meski belum menggunakan resolusi tinggi atau refresh rate cepat, kualitas warnanya tetap dianggap sangat memanjakan mata untuk kebutuhan hiburan seperti menonton film, anime, hingga drama Korea.
Keyboard laptop ini sudah dilengkapi backlit dan numpad, walau ukuran tombol di sisi kanan sedikit lebih kecil. Fingerprint scanner juga tetap tersedia dan ditempatkan di atas touchpad.
Untuk konektivitas, laptop ini membawa port cukup lengkap seperti USB-C 3.2 Gen 2, HDMI full-size, USB-A, hingga audio jack. Namun ada kekurangan yang cukup disorot karena port USB-C belum mendukung charging maupun display output.
Performa Asus Vivobook Go 15 OLED Dinilai Cukup untuk Pelajar
Di sektor performa, Asus Vivobook Go 15 OLED menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 seri 7000 berbasis arsitektur Zen 2. Laptop ini dipadukan RAM 8 GB LPDDR5 yang sayangnya tidak bisa di-upgrade.
Pilihan penyimpanan tersedia dalam versi SSD 256 GB dan 512 GB PCIe Gen 3x4. Reviewer menyarankan pengguna langsung memilih versi 512 GB karena selisih harganya tidak terlalu jauh, sementara kapasitas 256 GB dinilai cepat terasa sempit.
Berdasarkan pengujian Cinebench, performa CPU laptop ini hanya meningkat tipis dibanding generasi Vivobook OLED murah sebelumnya yang masih memakai Intel Core i3 Gen 11.
Meski begitu, laptop ini masih cukup untuk gaming ringan. Beberapa game seperti Genshin Impact disebut mampu berjalan di kisaran 40 FPS dengan setting lowest, sementara Dota 2 bisa mencapai 70 FPS.
Untuk editing video, laptop ini masih sanggup menangani editing ringan. Namun saat digunakan mengedit video H.264 dengan scrubbing footage, performanya mulai terasa berat dan lag. Pengguna juga disarankan tidak memakai laptop ini untuk pekerjaan berat seperti rendering 3D atau Blender.
Sistem pendingin laptop ini hanya memakai satu kipas dan satu heatpipe. Saat digunakan bermain game dalam waktu lama, suhu CPU masih tergolong aman dan lolos stress test dengan skor stabilitas mencapai 97 persen.
Baterai 10 Jam Jadi Nilai Jual Utama Asus Vivobook Go 15 OLED
Di balik performanya yang biasa saja, Asus Vivobook Go 15 OLED justru unggul di sektor efisiensi daya. Laptop ini diklaim mampu bertahan hingga 10 jam penggunaan berkat prosesor hemat daya yang digunakan.
Bobot laptop juga tergolong ringan sehingga nyaman dibawa bepergian. Keyboard disebut punya travel cukup dalam untuk mengetik dalam waktu lama, sementara speaker bawaan memiliki kualitas audio yang baik tanpa distorsi meski volume dinaikkan hingga 100 persen.
Asus juga tetap mempertahankan fitur-fitur penting seperti OLED Care di aplikasi MyAsus. Selain itu, laptop ini sudah dibekali Microsoft Office Home & Student 2021 serta Asus Perfect Warranty.
Kamera webcam masih tergolong standar dengan resolusi 720p 30 FPS. Namun Asus tetap menyematkan webcam shutter demi menjaga privasi pengguna.
Secara keseluruhan, Asus Vivobook Go 15 OLED dianggap sukses menjadi laptop OLED murah yang cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pengguna kasual yang lebih mengutamakan layar bagus dan daya tahan baterai dibanding performa tinggi.
Meski kalah bertenaga dibanding beberapa pesaing di harga serupa, laptop ini tetap menarik karena menawarkan kombinasi layar OLED, baterai awet, speaker berkualitas, dan fitur lengkap di harga di bawah Rp8 juta.
Editor : Fadhilah Salsa Bella