Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Vivo V50 Resmi Hadir, Bawa Baterai 6000 mAh dan Desain Baru, Tapi Benarkah Lebih Baik dari Vivo V40?

Fadhilah Salsa Bella • Senin, 25 Mei 2026 | 20:15 WIB
Vivo V50 hadir dengan baterai 6000 mAh, Snapdragon 7 Gen 3, kamera Zeiss 50 MP, dan desain baru ala flagship.
Vivo V50 hadir dengan baterai 6000 mAh, Snapdragon 7 Gen 3, kamera Zeiss 50 MP, dan desain baru ala flagship.

TRENGGALEK NJENGGELEK - Vivo V50 resmi meluncur di Indonesia dengan membawa sejumlah penyegaran dibanding pendahulunya, Vivo V40. Smartphone ini hadir dengan baterai lebih besar 6000 mAh, desain layar baru, serta fitur AI tambahan, tetapi tetap mempertahankan banyak spesifikasi utama generasi sebelumnya.

Kehadiran Vivo V50 cukup menarik perhatian karena Vivo V40 sebelumnya dikenal sebagai salah satu smartphone paling aman di kelas harga Rp6–8 jutaan. Bahkan, perangkat tersebut sempat viral berkat ketahanan air IP69 yang diuji menggunakan semprotan air bertekanan tinggi dan meraih jutaan penonton di YouTube.

Kini, Vivo mencoba mempertahankan formula sukses itu melalui Vivo V50 dengan konsep “facelift”, yakni penyegaran desain dan fitur tanpa perubahan besar di sektor inti performa.

Baca Juga: Nogo Dino Jawa Masih Dipercaya hingga Kini, Benarkah Bisa Menentukan Arah Rezeki dan Keberuntungan Sehari-hari?

Vivo V50 Hadir dengan Desain Baru dan Layar Lebih Kuat

Secara desain, Vivo V50 membawa perubahan paling mencolok pada bagian depan. Jika Vivo V40 memakai layar curved penuh, kini Vivo V50 menggunakan desain Rounded Edge atau layar 2.5D yang lebih datar tetapi tetap memiliki sedikit lengkungan di sisi tepi.

Desain baru ini disebut terinspirasi dari seri flagship Vivo X200. Selain itu, Vivo juga menyematkan Diamond Shield Glass yang diklaim 50 persen lebih tahan jatuh dibanding generasi sebelumnya.

Pilihan warna baru juga menjadi daya tarik tersendiri. Vivo menghadirkan varian Harmony Red dengan tekstur lembut, Solid Black yang lebih netral, serta Blissful Purple yang tampil cerah.

Meski begitu, ada kompromi yang dilakukan Vivo. Resolusi layar yang sebelumnya mencapai 1.5K pada Vivo V40 kini turun menjadi Full HD Plus atau 1080p. Kerapatan piksel pun berkurang sekitar 15 persen.

Namun, spesifikasi lain tetap dipertahankan, mulai dari panel AMOLED HDR10+, refresh rate 120 Hz, hingga brightness 1300 nits yang masih nyaman digunakan di luar ruangan.

Untuk ketahanan, Vivo V50 masih mempertahankan sertifikasi IP68 dan IP69 sehingga aman terkena semprotan air bertekanan tinggi maupun tercebur air dalam kondisi tertentu.

Baca Juga: Nogo Dino Jawa Masih Dipercaya hingga Kini, Benarkah Bisa Menentukan Arah Rezeki dan Keberuntungan Sehari-hari?

Kamera Zeiss 50 MP dan Performa Snapdragon 7 Gen 3 Tetap Dipertahankan

Di sektor kamera, Vivo tampaknya memilih mempertahankan kualitas yang sudah terbukti di Vivo V40. Smartphone ini tetap menggunakan konfigurasi kamera Zeiss 50 MP untuk kamera utama dan ultrawide.

Hasil foto disebut masih menjadi salah satu kekuatan utama Vivo V50. Mode vivid bawaan Vivo menghasilkan warna lebih hidup dengan saturasi lebih kuat sehingga foto terlihat lebih menarik di media sosial.

Kamera ultrawide juga mendapat pujian karena mampu menjaga konsistensi warna dan detail dengan baik. Bahkan Vivo mengklaim kamera tersebut mampu menangkap hingga 30 orang dalam satu frame tanpa kehilangan detail.

Untuk video, kamera depan maupun belakang sudah mendukung perekaman 4K 30 fps. Dynamic range dinilai cukup baik karena mampu menjaga detail langit dan wajah meski berada di kondisi cahaya terik.

Namun, stabilisasi video masih menjadi catatan. Pengguna harus menurunkan resolusi ke 1080p 30 fps untuk mendapatkan hasil video yang lebih stabil.

Di bagian performa, Vivo V50 masih memakai chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang dipadukan RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan internal sampai 512 GB.

Performa gaming tergolong stabil untuk kelas menengah premium. Mobile Legends mampu berjalan di 90 fps, PUBG Mobile di 60 fps, sedangkan Genshin Impact rata-rata berada di kisaran 40 fps pada pengaturan tinggi.

Meski demikian, suhu perangkat saat memainkan game berat masih bisa menyentuh 44 derajat Celsius, mirip dengan Vivo V40 sebelumnya.

Baca Juga: Rahasia Nogo Dino Jawa yang Masih Dipakai Pedagang dan Pencari Hari Baik, Ini Aturan Arah yang Harus Dihindari

Baterai 6000 mAh dan Fitur AI Jadi Upgrade Utama Vivo V50

Perubahan paling signifikan di Vivo V50 ada pada sektor baterai. Kapasitasnya naik dari 5500 mAh menjadi 6000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90W FlashCharge.

Dalam pengujian, streaming musik YouTube selama satu jam hanya menghabiskan baterai sekitar 5–6 persen. Bermain Mobile Legends selama 30 menit menguras 9 persen, sedangkan Genshin Impact sekitar 11 persen.

Kecepatan charging juga tergolong impresif. Dalam 15 menit, baterai sudah terisi 39 persen dan dapat penuh dalam waktu sekitar 46 menit.

Selain itu, Vivo V50 langsung menjalankan Funtouch OS 15 berbasis Android 15. Vivo juga menyematkan sejumlah fitur AI seperti AI Erase 2.0 untuk menghapus objek di foto, Circle to Search, hingga AI Transcript Assist untuk merangkum rekaman suara dan tulisan.

Vivo V50 dijual di kisaran harga Rp6–7 jutaan, sama seperti Vivo V40 saat pertama kali dirilis. Dengan pendekatan penyegaran desain, peningkatan baterai, dan fitur AI baru, Vivo tampaknya ingin mempertahankan posisi V series sebagai salah satu smartphone paling aman di kelas menengah premium.

Baca Juga: Vivo V50 Lite 5G Resmi Meluncur, Baterai 6.500 mAh di Bodi Tipis Jadi Sorotan, Seberapa Gahar Performanya?

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Harga Vivo V50 #HP Vivo terbaru 2026 #Vivo V50 #Spesifikasi Vivo V50 #Vivo V50 vs Vivo V40