TRENGGALEK NJENGGELEK - Vivo V50 Lite resmi meluncur sebagai versi lebih terjangkau dari seri flagship Vivo V50 dengan membawa baterai jumbo 6.500 mAh, desain tipis premium, serta layar borderless 120 Hz. Namun di balik tampilannya yang mewah, penggunaan chipset Snapdragon 685 membuat performanya dinilai masih kurang menggigit untuk gaming dan kebutuhan berat.
Smartphone ini hadir menyasar pengguna yang lebih mementingkan desain stylish, baterai awet, dan layar premium dibanding performa mentah. Vivo juga membekali perangkat ini dengan sertifikasi IP69 dan SGS 5-Star Drop Resistance yang membuatnya lebih tangguh di kelas harga Rp3 jutaan.
Varian yang diuji dalam video unboxing Legawa Gadget adalah Vivo V50 Lite warna ungu dengan konfigurasi memori 8 GB RAM dan 256 GB penyimpanan internal. Dalam paket penjualan, Vivo masih memberikan aksesori lengkap mulai dari charger 90 watt, silicon case, hingga antigores bawaan layar.
Desain Premium dan Layar Borderless Jadi Daya Tarik Utama
Vivo V50 Lite langsung mencuri perhatian lewat desain bodi tipis dengan finishing mengilap dan frame berwarna chrome ungu. Modul kameranya dibuat mirip seri Vivo V50 reguler dengan tambahan Aura Light khas Vivo.
Meski menggunakan material plastik, build quality perangkat ini dinilai solid. Vivo bahkan menyematkan sertifikasi IP69 yang membuat ponsel tahan cipratan air bertekanan tinggi. Selain itu, ada pula sertifikasi SGS 5-Star yang menandakan daya tahan bodinya terhadap benturan ekstrem.
“Dengan harga Rp3 jutaan dapat smartphone secantik ini desainnya, kemudian layarnya juga keren dan feel-nya premium,” ujar reviewer Legawa Gadget dalam videonya.
Layar menjadi salah satu nilai jual terbesar Vivo V50 Lite. Smartphone ini memakai panel P-OLED 6,77 inci beresolusi Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Bezel dibuat simetris di keempat sisi sehingga memberikan kesan borderless yang premium.
Tidak hanya itu, Vivo juga menggunakan desain layar 2.5D yang membuat sisi tepian terasa lebih nyaman digenggam. Tampilan warna disebut sudah tajam dan pop up, sementara animasi terasa mulus berkat refresh rate tinggi.
Baca Juga: Vivo V50 Resmi Hadir, Bawa Baterai 6000 mAh dan Desain Baru, Tapi Benarkah Lebih Baik dari Vivo V40?
Kamera Sony IMX882 dan Fitur AI Jadi Senjata Tambahan
Di sektor kamera, Vivo V50 Lite membawa kamera utama 50 MP menggunakan sensor Sony IMX882 dan kamera depth tambahan. Kamera depannya memiliki resolusi 32 MP.
Hasil foto di kondisi terang dinilai cukup memuaskan dengan warna yang tajam dan detail yang baik. Fokus kamera juga disebut cepat dan akurat saat merekam video maupun mengambil foto portrait.
Namun kelemahan mulai terasa saat kondisi minim cahaya. Ketiadaan OIS membuat hasil foto low light dan video malam hari terasa kurang stabil dan lebih mudah blur.
“Kalau kondisi low light dan agak parah gelapnya, ini langsung kurang karena enggak ada OIS-nya,” jelas reviewer tersebut.
Untuk perekaman video, Vivo V50 Lite hanya mendukung resolusi maksimal Full HD 30 fps baik kamera depan maupun belakang. Reviewer menilai keterbatasan ini kemungkinan besar disebabkan chipset Snapdragon 685 yang digunakan.
Meski demikian, Vivo tetap menghadirkan sejumlah fitur AI seperti AI Erase, Remove People, AI Photo Enhance, hingga Circle to Search. Fitur penghapus orang di foto disebut bekerja cukup rapi, sementara AI Erase untuk menghilangkan objek masih belum konsisten.
Baterai 6.500 mAh Jadi Nilai Jual Paling Menarik
Salah satu sektor yang paling diunggulkan Vivo V50 Lite adalah kapasitas baterainya yang mencapai 6.500 mAh. Kapasitas ini tergolong besar untuk smartphone dengan desain yang tetap tipis dan ringan.
Vivo juga membekali perangkat ini dengan pengisian cepat 90 watt. Dalam pengujian, baterai mampu terisi dari 15 persen hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 50 menit.
“Perpaduannya sangat pas, baterainya badak tapi desainnya tetap tipis dan cantik,” ujar reviewer.
Di sisi performa, Snapdragon 685 sebenarnya masih cukup untuk penggunaan harian dan gaming ringan. Smartphone juga sudah memakai memori UFS 2.2 dan memiliki gyro hardware untuk kebutuhan bermain game.
Namun reviewer menilai chipset tersebut terasa kurang kompetitif untuk 2026, apalagi karena masih sama seperti generasi Vivo V40 Lite sebelumnya. Speaker stereo yang dimiliki juga dinilai hanya unggul di volume keras, tetapi kualitas suara masih biasa saja.
Secara keseluruhan, Vivo V50 Lite dianggap cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain, layar premium, dan baterai tahan lama. Sementara bagi pengguna yang mengejar performa gaming dan kamera malam hari, smartphone ini dinilai masih memiliki sejumlah kekurangan.
Baca Juga: Vivo V50 Lite 5G Dibanderol Rp4,5 Juta, Baterai 6500 mAh dan Layar Borderless Jadi Senjata Utama
Editor : Fadhilah Salsa Bella