Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Samsung Galaxy S24 FE Jadi Flagship Hemat Paling Masuk Akal? Ini Kelebihan, Kekurangan, dan Fitur Galaxy AI yang Bikin Penasaran

Fadhilah Salsa Bella • Selasa, 26 Mei 2026 | 18:54 WIB
OLYMPUS DIGITAL CAMERASamsung Galaxy S24 FE hadir sebagai flagship hemat dengan Galaxy AI, Exynos 2400E, kamera lengkap, dan harga lebih murah Rp3 juta (Pinterest).
OLYMPUS DIGITAL CAMERASamsung Galaxy S24 FE hadir sebagai flagship hemat dengan Galaxy AI, Exynos 2400E, kamera lengkap, dan harga lebih murah Rp3 juta (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK - Samsung Galaxy S24 FE resmi hadir sebagai alternatif flagship hemat bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman premium Samsung tanpa harus membayar semahal seri Galaxy S24 reguler. Dengan harga mulai Rp10,9 juta, Galaxy S24 FE menawarkan performa flagship, fitur Galaxy AI, kamera lengkap, hingga dukungan update software 7 tahun.

Samsung memosisikan Galaxy S24 FE sebagai “paket ekonomis” dari lini flagship Galaxy S24. Selisih harganya bahkan mencapai Rp3 juta dibanding Galaxy S24 reguler dan lebih dari Rp6 juta dibanding Galaxy S24 Plus varian 256GB. Meski lebih murah, Samsung tetap mempertahankan banyak fitur unggulan khas flagship.

Bodi Galaxy S24 FE sudah menggunakan frame aluminium dan pelindung Gorilla Glass Victus Plus di bagian depan maupun belakang. Smartphone ini juga dibekali sertifikasi IP68, wireless charging, reverse wireless charging, Samsung DeX, stereo speaker, hingga dukungan display out melalui USB Type-C.

Baca Juga: Sejarah Masjid Nabawi, Dibangun Rasulullah di Atas Tanah Penuh Sejarah hingga Jadi Pusat Peradaban Islam Dunia

Performa Samsung Galaxy S24 FE Tetap Kencang Meski Pakai Exynos 2400E

Samsung Galaxy S24 FE ditenagai chipset Exynos 2400E yang merupakan versi efisiensi dari Exynos 2400 di Galaxy S24 reguler. Perbedaan utamanya hanya pada clockspeed CPU yang turun tipis dari 3,2 GHz menjadi 3,1 GHz.

Meski begitu, performanya tetap tergolong flagship. Hasil benchmark Antutu v10 mencapai 1,7 juta poin, hanya terpaut sekitar 40-50 ribu poin dari Galaxy S24 biasa.

Untuk gaming, performanya juga masih sangat kompetitif. Mobile Legends sudah mendukung refresh rate hingga 120 fps, meskipun frame rate masih naik turun di kisaran 80–120 fps dengan rata-rata 112 fps.

Sementara PUBG Mobile mampu berjalan di 90 fps dengan rata-rata sekitar 86 fps. Sedangkan Genshin Impact pada setting tertinggi masih mampu bertahan stabil di 60 fps selama tujuh menit pertama sebelum turun ke kisaran 50 fps dengan rata-rata 57 fps setelah dimainkan 30 menit.

Menariknya, versi “E” pada Exynos 2400E justru membuat suhu perangkat sedikit lebih adem. Saat memainkan Genshin Impact selama 30 menit, suhu Galaxy S24 FE tercatat mencapai 45 derajat Celsius, lebih rendah 1–2 derajat dibanding Galaxy S24 Plus.

Di sektor baterai, Samsung membekali kapasitas 4.700 mAh atau naik 200 mAh dibanding Galaxy S23 FE. Untuk streaming YouTube Full HD dengan brightness 50 persen, konsumsi daya hanya sekitar 6–7 persen per jam.

Namun untuk gaming berat, konsumsi baterai meningkat cukup signifikan. Mobile Legends menghabiskan sekitar 14 persen dalam 30 menit, sedangkan Genshin Impact mencapai 18 persen dalam durasi sama.

Baca Juga: Jejak Kejayaan Kerajaan Majapahit yang Menginspirasi Indonesia, Dari Sumpah Palapa hingga Lahirnya Bhinneka Tunggal Ika

Desain dan Kamera Galaxy S24 FE Masih Jadi Kompromi Demi Harga Lebih Murah

Meski membawa aura flagship, desain Galaxy S24 FE dianggap masih memiliki kompromi. Salah satu yang paling disorot adalah bezel layar yang masih terlihat cukup tebal untuk smartphone di kelas harga Rp10 jutaan.

Desain belakangnya juga mirip dengan Galaxy A55 karena sama-sama menggunakan tiga kamera vertikal. Namun Samsung tetap memberikan peningkatan pada kualitas material dan ergonomi dibanding Galaxy S23 FE.

Layarnya sendiri sudah menggunakan panel 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz yang konsisten di semua aplikasi. Tingkat kecerahan mencapai 1.900 nits sehingga masih nyaman dipakai di bawah sinar matahari.

Sensor fingerprint di dalam layar juga diklaim responsif. Samsung turut melapisi layar dengan Gorilla Glass Victus Plus untuk menambah daya tahan.

Di sektor kamera, Galaxy S24 FE membawa konfigurasi kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, dan telephoto 8MP dengan optical zoom 3x.

Hasil foto disebut konsisten di berbagai kondisi pencahayaan. Dynamic range luas, warna natural, dan perpindahan warna antar kamera tetap seragam. Pada kondisi low light, kualitas foto masih cukup terang meski mulai muncul noise dan penurunan detail.

Untuk video, kamera depan sudah mendukung perekaman 4K 60 fps. Stabilitas video dan kualitas mikrofon juga dinilai masih khas flagship Samsung.

Baca Juga: Kerajaan Majapahit: Kisah Kejayaan dan Keruntuhan Penguasa Nusantara yang Pernah Menguasai Asia Tenggara

Galaxy AI Jadi Nilai Jual Utama Samsung Galaxy S24 FE

Samsung juga membawa berbagai fitur Galaxy AI ke Galaxy S24 FE agar pengalaman pengguna terasa semakin premium.

Beberapa fitur AI yang tersedia antara lain Photo Assist untuk menghapus objek di foto, Sketch to Image untuk menambahkan objek hasil gambar tangan, Portrait Studio untuk membuat ilustrasi wajah, hingga Circle to Search yang dapat membaca QR code langsung dari layar.

Samsung turut menyematkan AI Composer untuk membantu membuat caption media sosial, email, hingga chat dalam bahasa Indonesia.

Selain itu, ada fitur Interpreter dengan listening mode yang bisa menerjemahkan percakapan secara langsung. Note Assist juga hadir untuk merangkum atau menerjemahkan dokumen PDF agar pengguna lebih cepat memahami isi dokumen.

Fitur Quick Share juga kembali menjadi sorotan karena memungkinkan transfer file besar seperti video 4K dan 8K ke sesama Android maupun perangkat non-Android melalui QR code.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S24 FE memang ditujukan bagi pengguna yang ingin menikmati pengalaman flagship Samsung dengan harga lebih terjangkau. Meski ada kompromi pada desain layar dan RAM 8GB, smartphone ini tetap menawarkan performa tinggi, kamera lengkap, fitur AI modern, dan dukungan software panjang hingga tujuh tahun.

Baca Juga: Kerajaan Majapahit: Kisah Kejayaan dan Keruntuhan Penguasa Nusantara yang Pernah Menguasai Asia Tenggara

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Samsung Galaxy S24 FE #harga Samsung Galaxy S24 FE #spesifikasi Galaxy S24 FE #fitur Galaxy AI Samsung #review Samsung S24 FE