TRENGGALEK NJENGGELEK- Rekomendasi HP Lebaran kini mulai berubah arah setelah banyak pengguna justru lebih tertarik membeli HP keluaran lama dibanding seri terbaru. Kenaikan harga smartphone baru membuat sejumlah HP rilisan sebelumnya dianggap jauh lebih worth it untuk dibeli saat momen Lebaran.
Fenomena ini terjadi karena harga HP terbaru dinilai naik cukup tinggi dibanding peningkatan spesifikasi yang ditawarkan. Mulai dari kelas entry level hingga flagship, banyak brand disebut mengalami lonjakan harga akibat berbagai faktor global seperti mahalnya dolar hingga pasokan komponen yang menipis.
Sejumlah konten kreator teknologi bahkan mulai merekomendasikan HP keluaran sebelumnya karena menawarkan spesifikasi lebih seimbang dengan harga yang lebih masuk akal di pasaran.
Baca Juga: 5 HP Layar Lengkung Paling Terjangkau, Vivo V25 Pro 5G hingga Infinix Bawa Desain Premium
HP Keluaran Lama Dinilai Lebih Worth It Dibanding Seri Baru
Dalam rekomendasi terbaru, HP keluaran lama disebut masih sangat layak dibeli karena memiliki performa kompetitif dengan harga yang kini lebih stabil.
Salah satu contoh yang disorot adalah Samsung A07 yang disebut lebih menarik dibanding Redmi A7 Pro di kelas harga terjangkau. Samsung A07 menggunakan chipset Helio G99 yang dianggap lebih kencang dibanding Unisoc T7250 yang dipakai kompetitornya.
“Kapan lagi spek dan harga Samsung lebih bagus dari Xiaomi,” demikian pernyataan dalam ulasan tersebut.
Selain Samsung, seri Infinix Note 50s juga masih dianggap lebih worth it dibanding beberapa HP terbaru karena menawarkan kombinasi spesifikasi yang lebih seimbang dengan harga lebih murah.
Performa gaming, kapasitas RAM, hingga efisiensi chipset menjadi alasan utama mengapa banyak pengguna mulai kembali melirik smartphone generasi sebelumnya.
Kondisi ini membuat stok HP lama di sejumlah marketplace masih cukup diburu karena dianggap memberikan value terbaik di kelasnya.
Baca Juga: 5 HP Layar Lengkung Paling Terjangkau, Vivo V25 Pro 5G hingga Infinix Bawa Desain Premium
Harga HP Baru Naik karena Faktor Global dan Strategi Brand
Kenaikan harga smartphone terbaru disebut dipengaruhi berbagai faktor global. Mulai dari harga RAM yang meningkat, nilai tukar dolar yang menguat, hingga inflasi pasar teknologi.
Namun tidak sedikit juga yang menilai beberapa brand sengaja menaikkan harga terlalu tinggi untuk memanfaatkan kondisi pasar.
Di kelas flagship misalnya, beberapa seri terbaru mengalami kenaikan harga hingga jutaan rupiah dibanding generasi sebelumnya.
Contoh yang disorot adalah Xiaomi 17 yang mengalami peningkatan harga cukup besar dibanding Xiaomi 15. Begitu pula dengan lini Oppo Reno yang mulai masuk ke rentang harga flagship premium.
Akibatnya, sebagian pengguna lebih memilih menambah sedikit budget untuk langsung membeli seri flagship seperti Vivo X300 atau Find X9 dibanding membeli HP kelas menengah premium dengan harga terlalu tinggi.
Meski demikian, tidak semua HP terbaru dianggap buruk. Beberapa perangkat masih dinilai layak dibeli jika kenaikan harganya sebanding dengan peningkatan spesifikasi yang diberikan.
Beberapa HP Baru Masih Layak Dibeli Jika Harga Tidak Terlalu Naik
Di tengah tren kenaikan harga smartphone, masih ada beberapa seri terbaru yang dianggap menawarkan value menarik.
Salah satunya Redmi Note 15 Pro 5G yang disebut mengalami kenaikan harga kurang dari 10 persen dengan peningkatan performa yang juga terasa signifikan.
Selain itu, Infinix Note 60 juga mulai mendapat perhatian karena membawa peningkatan spesifikasi cukup jauh dibanding generasi sebelumnya meski harga ikut naik.
Sementara di kelas menengah premium, IQ 15R disebut menjadi salah satu HP paling menarik di rentang harga Rp7 jutaan hingga Rp8 jutaan.
Perangkat tersebut dianggap berhasil menawarkan kombinasi performa dan harga yang kompetitif di tengah pasar smartphone yang sedang mengalami kenaikan harga secara global.
Tren ini membuat konsumen kini semakin selektif sebelum membeli smartphone baru. Banyak pengguna mulai membandingkan value antara HP generasi lama dan seri terbaru sebelum menentukan pilihan.
Karena itu, rekomendasi HP Lebaran saat ini tidak lagi selalu mengarah pada perangkat terbaru, melainkan lebih fokus pada smartphone yang benar-benar menawarkan spesifikasi terbaik sesuai harga yang dibayar.
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest