Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Huawei Mate XT Resmi Masuk Indonesia, HP Lipat 3 Seharga Rp50 Juta Ini Bikin Foldable Lain Terlihat Biasa

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 29 Mei 2026 | 19:15 WIB
Huawei Mate XT resmi masuk Indonesia. HP lipat 3 seharga Rp50 juta ini hadir dengan layar triple fold ultra tipis.(pinterest)
Huawei Mate XT resmi masuk Indonesia. HP lipat 3 seharga Rp50 juta ini hadir dengan layar triple fold ultra tipis.(pinterest)

Trenggalek Njenggelek- Huawei Mate XT resmi dijual di Indonesia dan langsung mencuri perhatian karena hadir sebagai HP lipat 3 pertama di pasar global. Smartphone premium dengan harga Rp50 jutaan itu menawarkan desain ultra tipis, layar triple fold, serta teknologi futuristik yang belum dimiliki kompetitor lain.

Kehadiran Huawei Mate XT langsung viral di media sosial setelah banyak tokoh dunia terlihat kagum dengan perangkat tersebut. Mulai dari CEO Nvidia Jensen Huang hingga YouTuber terkenal Ishowspeed sempat mencoba langsung smartphone lipat tiga itu.

Huawei Mate XT menjadi sorotan karena tidak hanya tampil mewah, tetapi juga berhasil membawa konsep ponsel lipat ke level baru. Dengan ketebalan hanya 3,6 mm saat dibuka penuh, perangkat ini bahkan lebih tipis dibanding banyak smartphone biasa maupun tablet premium.

Huawei Mate XT Tawarkan Desain Triple Fold Super Tipis

Huawei Mate XT hadir dengan konsep triple fold atau lipat tiga yang membuat ukurannya bisa berubah dari smartphone menjadi tablet 10,2 inci. Saat digunakan dalam mode normal, layar perangkat berukuran 6,4 inci dengan panel OLED LTPO dan refresh rate hingga 90Hz.

Baca Juga: Cara Mengatasi Layar HP Mati Tapi Mesin Hidup, Ternyata Cukup Tekan Dua Tombol Ini

Ketika dibuka sebagian, perangkat berubah menjadi foldable 7,9 inci seperti HP lipat pada umumnya. Namun daya tarik utamanya muncul saat layar dibuka penuh menjadi mode triple screen.

“Sekali dibuka maksimal, layar orang bisa keseleo,” ungkap pembuat video saat menjelaskan sensasi melihat layar Huawei Mate XT.

Huawei juga menggunakan material premium berupa vegan leather warna maroon dengan aksen emas yang memberi kesan mewah. Modul kameranya memakai desain bernama Eonic Curves yang diklaim melalui 78 proses rumit untuk membentuk 80 lapisan baja.

Meski tampil tipis, Huawei tetap membenamkan baterai 5.600 mAh yang dibagi ke tiga bagian bodi. Kapasitas itu bahkan lebih besar dibanding Samsung Galaxy Z Fold6 yang hanya memiliki baterai 4.400 mAh.

Performa dan Fitur Huawei Mate XT Jadi Sorotan

Huawei Mate XT menggunakan chipset Kirin 9010 dengan RAM 16 GB dan penyimpanan internal 1 TB. Untuk gaming, perangkat ini mampu menjalankan Mobile Legends pada 60 fps, sementara Genshin Impact di setting medium mencapai rata-rata 40–50 fps.

Baca Juga: 8 HP 5G Layar Lengkung Murah Terbaik, Redmi Note hingga Vivo iQOO Punya Spek Gaming Gahar

Bobot smartphone ini mencapai sekitar 300 gram dan bertambah menjadi 325 gram jika memakai casing bawaan. Namun Huawei tetap mempertahankan material premium seperti engsel baja dan layar fleksibel tahan lipatan ganda.

Fitur multitasking juga menjadi nilai jual utama perangkat ini. Pengguna dapat memakai split screen di mode dual maupun triple screen. Huawei bahkan menyematkan fitur gesture untuk navigasi menggunakan lambaian tangan.

Dalam mode penuh, Huawei Mate XT bisa digunakan layaknya tablet atau monitor eksternal. Pengguna dapat menghubungkannya ke keyboard bluetooth untuk kebutuhan kerja hingga membaca dokumen ukuran A5.

Meski demikian, masih ada beberapa catatan penting. Huawei Mate XT belum mendukung jaringan 5G di Indonesia dan belum memiliki Google Mobile Service resmi seperti smartphone Android pada umumnya.

“Ada cara mengakalinya, tapi saya tetap tidak berani merekomendasikan,” ujar pembuat video tersebut terkait layanan Google pada perangkat Huawei.

Huawei Dinilai Berani Hadirkan Teknologi Futuristik ke Indonesia

Kehadiran Huawei Mate XT di Indonesia mendapat apresiasi karena dianggap sebagai langkah berani menghadirkan teknologi futuristik secara resmi ke pasar nasional.

Selain menjual produk, Huawei juga menyediakan layanan purna jual seperti garansi layar satu tahun dan penggantian screen protector gratis selama dua tahun sebanyak empat kali.

Langkah tersebut dinilai penting karena perangkat foldable memiliki risiko kerusakan layar lebih tinggi dibanding smartphone biasa. Huawei disebut harus melatih teknisi khusus untuk menangani perangkat premium seperti Mate XT.

Tak hanya Mate XT, Huawei juga memperkenalkan Mate X6 sebagai alternatif foldable premium dengan desain serupa. Smartphone tersebut menggunakan material aluminium kelas aviasi yang diklaim mampu menahan beban hingga 150 kilogram.

Sektor kamera juga menjadi keunggulan Huawei Mate X6. Perusahaan menyebut perangkat itu memiliki Ultra Chroma Camera yang mampu menangkap warna lebih kaya dan natural tanpa perlu kolaborasi dengan brand kamera terkenal.

Huawei Mate XT menunjukkan bahwa inovasi smartphone masih terus berkembang. Dengan desain lipat tiga, bodi ultra tipis, dan teknologi premium, perangkat ini menjadi simbol kemajuan baru di industri foldable global sekaligus bukti keseriusan Huawei menghadirkan produk futuristik di Indonesia.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Huawei Mate XT #HP lipat 3 Huawei #Huawei Mate XT Indonesia #smartphone foldable terbaru #HP triple fold resmi Indonesia