Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Harga Samsung Galaxy A57 Turun Rp1 Juta Setelah Sebulan, Kini Makin Worth It? Ini Review Lengkap Desain, Kamera, dan Performanya

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 2 Juni 2026 | 18:24 WIB
Samsung Galaxy A57 kini turun Rp1 juta. Simak review lengkap desain, kamera, performa, dan apakah masih layak dibeli.(Gemini AI)
Samsung Galaxy A57 kini turun Rp1 juta. Simak review lengkap desain, kamera, performa, dan apakah masih layak dibeli.(Gemini AI)

 

TRENGGALEK NJENGGALEK - Samsung Galaxy A57 kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta smartphone setelah harga jualnya turun hingga sekitar Rp1 juta hanya dalam waktu satu bulan sejak peluncuran. Penurunan harga tersebut membuat Samsung Galaxy A57 dinilai semakin menarik bagi konsumen yang sedang mencari smartphone kelas menengah premium dengan pengalaman penggunaan yang nyaman.

Saat pertama kali dirilis, Samsung Galaxy A57 dibanderol mulai Rp7,5 jutaan untuk varian 8/128 GB. Namun kini, sejumlah toko online menawarkan perangkat tersebut di kisaran Rp6 jutaan, bahkan pada periode promosi tertentu harganya bisa turun hingga sekitar Rp5,8 juta.

Penurunan harga ini membuat Samsung Galaxy A57 kembali masuk radar konsumen yang sebelumnya menganggap perangkat tersebut kurang kompetitif dibandingkan sejumlah rival di kelas harga yang sama.

Baca Juga: Samsung Galaxy A06 5G Jadi HP Samsung Paling Laris? Harga Rp1 Jutaan, Spek Makin Gahar dan Mirip Flagship

Desain Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu keunggulan terbesar Samsung Galaxy A57 terletak pada desainnya. Smartphone ini hadir dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan bobot sekitar 179 gram, menjadikannya salah satu ponsel kelas menengah paling tipis dan ringan di pasaran saat ini.

Material premium tetap dipertahankan melalui penggunaan frame aluminium serta perlindungan Gorilla Glass Victus Plus. Kombinasi tersebut membuat perangkat terasa kokoh sekaligus nyaman digenggam untuk penggunaan jangka panjang.

Samsung juga menghadirkan bezel layar yang lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Meski bagian dagu masih sedikit lebih tebal, tampilan keseluruhan layar terlihat lebih modern dan premium.

Baca Juga: Samsung Galaxy A06 5G Resmi Hadir di Indonesia, HP 5G Termurah Samsung 2025 dengan One UI 7 dan Update Android 4 Tahun

Layar dan Audio Sulit Dikeluhkan

Samsung Galaxy A57 dibekali layar Super AMOLED Plus berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Kualitas panelnya menjadi salah satu yang terbaik di segmen mid-range berkat warna yang hidup, kontras tinggi, dan tingkat kecerahan hingga 1.900 nits.

Kemampuan layar tersebut membuat pengalaman menonton video, bermain game, maupun berselancar di media sosial terasa nyaman, termasuk saat digunakan di bawah sinar matahari.

Di sektor audio, speaker stereo yang dimiliki Galaxy A57 juga mendapat banyak apresiasi. Karakter suara yang jernih dengan detail dan bass yang cukup terasa membuat pengalaman multimedia semakin menyenangkan tanpa perlu menggunakan earphone tambahan.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal BPR Jwalita, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Performa Cukup Kencang, Tapi Bukan yang Terbaik

Samsung Galaxy A57 menggunakan chipset Exynos 1680 yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan pilihan penyimpanan hingga 256 GB. Perangkat ini menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16 dengan jaminan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun.

Untuk penggunaan harian seperti chatting, media sosial, multitasking, hingga produktivitas ringan, performanya dinilai sangat mulus. Optimalisasi One UI menjadi salah satu alasan utama mengapa pengalaman penggunaan terasa premium meski spesifikasi di atas kertas tidak terlalu menonjol.

Namun untuk kebutuhan gaming berat, Galaxy A57 belum menjadi yang terbaik di kelasnya. Meski mampu menjalankan Genshin Impact pada kisaran 50 FPS dengan suhu relatif terjaga, performanya masih kalah agresif dibanding beberapa pesaing asal Tiongkok yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi di harga serupa.

Kamera Tetap Jadi Andalan

Di sektor fotografi, Samsung Galaxy A57 mengandalkan kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 12 MP, kamera makro 5 MP, serta kamera depan 12 MP.

Hasil foto yang dihasilkan tergolong konsisten dengan reproduksi warna yang natural, detail yang baik, serta rentang dinamis yang luas. Kamera ultrawide juga dinilai masih menjadi salah satu yang terbaik di kelas menengah.

Peningkatan paling terasa justru hadir pada kemampuan videografi. Samsung menghadirkan kualitas video malam yang lebih baik dengan tingkat noise yang lebih rendah dibanding generasi sebelumnya. Perekaman video 4K 30 FPS pada kamera depan maupun belakang juga menghasilkan rekaman yang stabil dan tajam.

Baterai Masih Jadi Catatan

Meski membawa pengisian cepat 45 watt, Samsung masih mempertahankan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Di tengah tren baterai silikon karbon berkapasitas 6.000 hingga 7.000 mAh yang mulai banyak digunakan kompetitor, kapasitas tersebut mulai dianggap kurang istimewa.

Untuk penggunaan normal, baterai masih mampu bertahan seharian. Namun dari sisi daya tahan dan inovasi, Samsung dinilai perlu melakukan peningkatan pada generasi berikutnya.

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A57 menjadi pilihan aman bagi pengguna yang mengutamakan desain premium, kualitas layar terbaik, kamera andal, dan pengalaman software yang matang. Dengan harga yang kini turun hingga kisaran Rp6 jutaan, smartphone ini dinilai jauh lebih layak dipertimbangkan dibanding saat pertama kali diluncurkan.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Samsung Galaxy A57 5G #Harga Samsung Galaxy A57 #Review Samsung Galaxy A57 #spesifikasi Samsung Galaxy A57 #Samsung Galaxy A57