Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Toyota Yaris Cross Hybrid Dibuktikan Irit Banget, Tes Full to Full Tembus 19,2 Km/L, Lebih Hemat dari Mobil Hybrid Lainnya?

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

 

Toyota Yaris Cross Hybrid mencatat konsumsi BBM 19,2 km/l dalam tes full to full. Irit, bertenaga, dan fitur lebih lengkap (Pinterest).
Toyota Yaris Cross Hybrid mencatat konsumsi BBM 19,2 km/l dalam tes full to full. Irit, bertenaga, dan fitur lebih lengkap (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK – Toyota Yaris Cross Hybrid kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu SUV hybrid paling irit di Indonesia. Dalam pengujian konsumsi bahan bakar metode full to full yang dilakukan pada perjalanan lintas kota, mobil ini mampu mencatat angka konsumsi bahan bakar hingga 19,2 km per liter.

Hasil tersebut menjadi sorotan karena diperoleh tanpa teknik eco driving yang berlebihan. Sepanjang pengujian, Toyota Yaris Cross Hybrid digunakan dalam berbagai kondisi jalan, mulai dari jalur perkotaan, jalan nasional, hingga tol dengan kecepatan konstan mencapai 120 km/jam.

Dengan harga sekitar Rp440 juta untuk varian tertinggi, SUV hybrid ini menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar, performa responsif, serta fitur yang lebih lengkap dibandingkan versi non-hybrid. Tak heran jika banyak konsumen mulai melirik Toyota Yaris Cross Hybrid sebagai alternatif menarik di segmen crossover kompak.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Ceko 2026 dan Prediksi Balapan, Persaingan di Brno Dipastikan Berlangsung Sengit

Konsumsi BBM Mengesankan di Berbagai Kondisi Jalan

Pengujian dimulai dengan mengisi penuh tangki bahan bakar menggunakan Pertamax Turbo. Setelah itu, kendaraan dibawa menempuh perjalanan lebih dari 260 kilometer melalui rute Klaten, Solo, Sragen, hingga kembali ke titik awal.

Pada penggunaan di jalur perkotaan dan jalan nasional, konsumsi bahan bakar yang ditampilkan multi information display (MID) bahkan sempat menyentuh angka 29 km per liter. Angka tersebut tergolong luar biasa untuk sebuah SUV bermesin 1.500 cc.

Efisiensi tinggi tersebut didukung sistem hybrid Toyota yang mampu memaksimalkan penggunaan motor listrik pada kecepatan rendah dan kondisi stop-and-go. Saat mobil melaju santai di dalam kota, mesin bensin bekerja lebih ringan sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan.

Namun situasinya berubah ketika kendaraan memasuki jalan tol. Pada kecepatan konstan sekitar 120 km/jam, konsumsi bahan bakar turun ke kisaran 19 hingga 20 km per liter. Meski demikian, angka tersebut tetap tergolong sangat irit dibandingkan SUV bermesin bensin konvensional dengan kapasitas mesin serupa.

Performa Hybrid Jadi Nilai Tambah

Keunggulan Yaris Cross Hybrid bukan hanya soal irit bahan bakar. Sistem hybrid juga memberikan tambahan tenaga instan dari motor listrik yang membuat akselerasi terasa lebih responsif.

Saat digunakan untuk menyalip kendaraan lain, pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Dorongan torsi dari motor listrik membuat respons kendaraan terasa lebih spontan dibandingkan versi non-hybrid.

Karakter ini membuat Yaris Cross Hybrid terasa lebih bertenaga dibanding sejumlah rival di kelas crossover kompak bermesin 1.500 cc. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih halus, terutama saat berakselerasi dari posisi diam.

Baca Juga: Classmeet SMKN 2 Trenggalek Tak Sekadar Hiburan, Jadi Ajang Lahirkan Talenta Esport Berprestasi

Fitur Lebih Lengkap dari Versi Non-Hybrid

Selain teknologi hybrid, varian ini juga dibekali sejumlah fitur tambahan yang tidak ditemukan pada versi non-hybrid. Beberapa di antaranya adalah panoramic roof, wireless charging, ambient light, serta head unit dengan tampilan antarmuka yang lebih modern dan responsif.

Fitur keselamatan aktif Toyota Safety Sense juga sudah tersedia. Pengemudi mendapatkan adaptive cruise control dan lane keeping assist untuk membantu perjalanan jarak jauh.

Meski demikian, terdapat beberapa catatan. Sistem lane keeping assist dinilai masih belum sehalus kompetitor tertentu karena koreksi setir yang dilakukan terasa kurang natural. Selain itu, kualitas kamera 360 derajat saat malam hari juga dianggap masih bisa ditingkatkan.

Hasil Full to Full Buktikan MID Akurat

Setelah menempuh perjalanan sejauh 263,6 kilometer, tangki bahan bakar kembali diisi penuh untuk menghitung konsumsi bahan bakar riil.

Hasilnya, mobil hanya membutuhkan 13,75 liter bahan bakar. Jika dihitung, angka konsumsi bahan bakarnya mencapai sekitar 19,2 km per liter.

Menariknya, hasil tersebut hanya berbeda sekitar 0,4 km per liter dari data yang ditampilkan MID. Ini menunjukkan bahwa sistem penghitungan konsumsi bahan bakar pada Yaris Cross Hybrid tergolong akurat.

Dengan efisiensi bahan bakar yang sangat baik, performa yang lebih responsif, serta fitur yang lebih lengkap, Toyota Yaris Cross Hybrid dinilai menjadi pilihan yang lebih menarik dibandingkan varian non-hybrid. Selisih harga sekitar Rp23 juta dianggap sepadan dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, terutama bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi dan kenyamanan berkendara sehari-hari.

Baca Juga: Viral TKI Disiksa Majikan di Malaysia, Video Kekerasan terhadap ART Indonesia di Johor Bahru Picu Kecaman dan Sorotan Perlindungan Pekerja Migran

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#tes full to full #Konsumsi BBM Yaris Cross #Mobil Hybrid Irit Indonesia #SUV hybrid Toyota #Toyota Yaris Cross Hybrid