Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Toyota Yaris Cross Hybrid vs Yaris Cross Gasoline, Adu Irit 200 Km dari Jakarta ke Anyer: Hasilnya Bikin SUV Hybrid Ini Seperti Motor!

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:15 WIB
Toyota Yaris Cross Hybrid, Toyota Yaris Cross Gasoline, konsumsi bahan bakar, SUV hybrid, tes irit BBM (Pinterest).
Toyota Yaris Cross Hybrid, Toyota Yaris Cross Gasoline, konsumsi bahan bakar, SUV hybrid, tes irit BBM (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK - Toyota Yaris Cross Hybrid kembali membuktikan diri sebagai salah satu SUV paling irit di Indonesia. Dalam pengujian perjalanan luar kota sejauh lebih dari 200 kilometer, konsumsi bahan bakar Toyota Yaris Cross Hybrid berhasil mengungguli saudaranya, Toyota Yaris Cross Gasoline, dengan selisih yang cukup mencolok.

Pengujian ini dilakukan dengan menyandingkan langsung Toyota Yaris Cross Hybrid dan Toyota Yaris Cross Gasoline dalam rute yang sama. Kedua mobil membawa tiga penumpang dengan bobot yang telah disamakan, tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan, serta pengemudi yang bergantian untuk meminimalkan perbedaan gaya berkendara.

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju kawasan Anyer dan Carita, Banten, kedua SUV tersebut melewati kombinasi jalur perkotaan, tol, jalan arteri, hingga medan naik-turun perbukitan. Hasil akhirnya menunjukkan keunggulan signifikan dari teknologi hybrid Toyota.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Ceko 2026 dan Prediksi Balapan, Persaingan di Brno Dipastikan Berlangsung Sengit

Yaris Cross Hybrid Unggul Jauh dalam Konsumsi BBM

Pada awal perjalanan yang masih didominasi kemacetan Jakarta, Toyota Yaris Cross Gasoline mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 10 km/liter. Angka tersebut sebenarnya sudah tergolong baik untuk SUV bermesin 1.500 cc.

Namun, Toyota Yaris Cross Hybrid langsung menunjukkan keunggulannya dengan catatan sekitar 18,7 km/liter di kondisi yang sama. Selisih hampir dua kali lipat ini menjadi bukti efektivitas kombinasi mesin bensin dan motor listrik saat menghadapi lalu lintas padat.

Ketika perjalanan memasuki ruas tol dan kecepatan rata-rata meningkat, efisiensi kedua mobil ikut membaik. Yaris Cross Gasoline perlahan naik ke kisaran 14 hingga 16 km/liter. Sementara itu, Yaris Cross Hybrid tetap stabil di atas 25 km/liter.

Menurut tim penguji, keunggulan hybrid sangat terasa karena motor listrik dapat bekerja lebih sering pada kondisi kecepatan rendah hingga menengah. Selain itu, sistem regenerative braking juga membantu mengisi ulang baterai saat mobil melambat atau menuruni jalan.

Teknologi Hybrid Jadi Kunci Efisiensi

Toyota Yaris Cross Hybrid menggunakan sistem hybrid paralel yang mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik. Varian ini juga dibekali baterai lithium-ion yang dikenal memiliki proses pengisian energi lebih cepat dibanding beberapa teknologi baterai lain.

Saat melintasi jalur perbukitan menuju kawasan pantai, keunggulan sistem hybrid kembali terlihat. Ketika turunan, energi yang biasanya terbuang saat pengereman dikonversi menjadi listrik untuk mengisi baterai. Kondisi ini membuat konsumsi bahan bakar tetap sangat efisien.

Tidak hanya hemat, karakter berkendaranya juga mendapat pujian. Motor listrik memberikan torsi instan yang membuat akselerasi terasa lebih ringan dan responsif, terutama saat menyalip kendaraan atau menghadapi tanjakan.

Tim penguji menyebut sensasi berkendara Yaris Cross Hybrid terasa lebih enteng dibanding versi bensin biasa karena dua sumber tenaga bekerja secara bersamaan ketika dibutuhkan.

Baca Juga: Classmeet SMKN 2 Trenggalek Tak Sekadar Hiburan, Jadi Ajang Lahirkan Talenta Esport Berprestasi

Hasil Akhir Full to Full Buktikan Keunggulan Hybrid

Untuk mendapatkan data yang akurat, pengujian dilakukan menggunakan metode full to full. Kedua mobil diisi penuh bahan bakar sebelum perjalanan dimulai dan kembali diisi penuh setelah mencapai garis akhir.

Total jarak yang ditempuh mencapai 201,7 kilometer dengan kecepatan rata-rata sekitar 37 km/jam. Rute tersebut dianggap mewakili kondisi penggunaan nyata masyarakat saat bepergian ke luar kota.

Hasilnya, Toyota Yaris Cross Gasoline mencatat konsumsi bahan bakar sebesar 16,7 km/liter. Angka ini sudah sangat impresif untuk sebuah SUV kompak bermesin bensin konvensional.

Namun, Toyota Yaris Cross Hybrid berhasil mencatat angka yang jauh lebih tinggi, yakni 25,05 km/liter. Selisih hampir 8,4 km/liter tersebut menunjukkan betapa efektifnya teknologi hybrid dalam menekan konsumsi bahan bakar.

Cocok untuk Mobilitas Harian dan Liburan

Dengan hasil tersebut, Toyota Yaris Cross Hybrid menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa.

Sementara itu, Yaris Cross Gasoline tetap menjadi opsi menarik bagi pengguna yang menginginkan SUV irit dengan harga lebih terjangkau. Meski kalah dari versi hybrid, konsumsi 16,7 km/liter tetap tergolong sangat baik untuk kendaraan di segmen SUV kompak.

Pengujian ini sekaligus membuktikan bahwa baik Yaris Cross Gasoline maupun Hybrid sama-sama efisien. Namun bagi mereka yang mengejar konsumsi BBM semaksimal mungkin, Toyota Yaris Cross Hybrid menunjukkan performa yang bahkan disebut tim penguji sudah mendekati konsumsi bahan bakar sebuah sepeda motor.

Baca Juga: Viral TKI Disiksa Majikan di Malaysia, Video Kekerasan terhadap ART Indonesia di Johor Bahru Picu Kecaman dan Sorotan Perlindungan Pekerja Migran

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Toyota Yaris Cross Gasoline #konsumsi bahan bakar #tes irit BBM #Toyota Yaris Cross Hybrid #SUV Hybrid