Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Orang Tua Wajib Tahu! Benarkah HP Baterai Besar Pasti Awet untuk Seharian Belajar Sekolah Anak?

Dinar Ananda Putri • Kamis, 9 Juli 2026 | 13:05 WIB
Jangan terkecoh angka mAh! Simak ulasan sosioteknologi mengapa HP baterai besar belum tentu awet untuk kebutuhan belajar dan sekolah anak seharian.
Jangan terkecoh angka mAh! Simak ulasan sosioteknologi mengapa HP baterai besar belum tentu awet untuk kebutuhan belajar dan sekolah anak seharian.

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Memasuki tahun ajaran baru, banyak orang tua mulai berburu gawai pintar untuk mendukung aktivitas belajar sang anak. Di tengah gempuran tugas sekolah yang berbasis digital, salah satu kriteria utama yang paling dicari adalah daya tahan baterai. Anggapan yang beredar luas di masyarakat sangat sederhana: semakin besar kapasitas miliampere-hour (mAh) sebuah smartphone, maka semakin awet pula daya tahannya. Banyak yang meyakini HP berkapasitas 5.000 mAh pasti jauh lebih boros dibandingkan dengan yang mengusung 6.500 mAh. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu dan mitos tersebut tidak selalu benar.

Secara teknis, penyebatan kapasitas daya menggunakan satuan mAh pada perangkat ponsel sebenarnya kurang tepat. Satuan miliampere sendiri merupakan penunjuk arus listrik, bukan representasi dari total energi yang tersimpan. Pengukuran energi yang sesungguhnya harus menggunakan satuan watt-hour (Wh), sebagaimana yang biasa tertera secara jujur pada spesifikasi baterai laptop. Alasan industri smartphone tetap bertahan menggunakan satuan mAh adalah karena tegangan baterai ponsel relatif seragam di angka 3,7 hingga 3,8 volt. Dengan voltase yang dianggap sama, membandingkan besaran arus dianggap cukup valid bagi konsumen biasa. Terlebih lagi, angka ribuan pada mAh memberikan efek psikologis yang lebih mengesankan dan tampak keren bagi pembeli.

Baca Juga: Super Typhoon Bavi Hantam Guam, NASA Ungkap Penyebab Badai Kategori 5 Makin Dahsyat

Namun, bagi para pelajar yang membutuhkan gawai andal untuk sekolah, kapasitas mAh hanyalah sebatas ukuran "tangki bensin". Seberapa irit perangkat tersebut sangat bergantung pada konsumsi energi komponen di dalamnya. Faktor paling penentu yang sering diabaikan adalah efisiensi dari System on Chip (SOC) atau chipset yang bertindak sebagai otak smartphone. Chipset yang diproduksi dengan teknologi fabrikasi lebih kecil, misalnya 4 nanometer (nm), memiliki potensi jauh lebih hemat energi dibandingkan generasi lama yang masih menggunakan fabrikasi 6 nm atau 8 nm. Arsitektur prosesor modern kini dirancang pintar dengan memisahkan core performa dan core efisiensi yang khusus menangani tugas ringan seperti membaca e-book sekolah atau mencatat materi tanpa menguras daya.

Baca Juga: Rekomendasi HP untuk Anak Sekolah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan dengan Spek Terbaik

Selain dapur pacu, layar menjadi komponen kedua yang paling lahap menyedot energi. Anak sekolah sering kali menggunakan ponsel di luar ruangan atau di dalam kelas yang terang, sehingga memaksa tingkat kecerahan (brightness) layar bekerja maksimal. Penggunaan pada tingkat kecerahan tinggi ini melonjakkan konsumsi daya secara drastis. Faktor ukuran layar, tingginya tingkat refresh rate (seperti 120 Hz yang belum dilengkapi fitur variabel dinamis), serta jenis panel yang digunakan turut memengaruhi durasi ketahanan baterai. Oleh karena itu, para orang tua disarankan tidak hanya terpaku pada angka mAh yang besar saat membelikan gawai anak. Memilih gawai dengan perpaduan chipset efisien dan manajemen layar yang baik jauh lebih krusial demi memastikan aktivitas belajar anak tidak terganggu oleh urusan pengisian daya.

Baca Juga: 8 HP RAM 12 GB Murah Terbaik 2026, Poco X7 5G hingga Tecno Camon 50 Pro, Mana Paling Worth It?

Editor : Dinar Ananda Putri
#gadget anak sekolah #mitos kapasitas mAh #efisiensi chipset smartphone #layar hemat daya #HP baterai besar