TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Oppo Reno 15 masih dinilai menjadi pilihan yang menarik di kelas premium meski Oppo telah meluncurkan Oppo Reno 16 dengan harga yang lebih tinggi. Berdasarkan pengalaman penggunaan selama beberapa bulan, perangkat ini disebut tetap menawarkan nilai yang kompetitif, terutama karena menggunakan chipset yang sama dengan penerusnya.
Harga Oppo Reno 16 yang naik sekitar Rp1 juta menjadi sorotan. Kenaikan tersebut dianggap kurang sebanding mengingat spesifikasi inti, terutama chipset, masih sama dengan Oppo Reno 15.
Kondisi itu membuat Oppo Reno 15 kembali menjadi perbincangan. Bagi calon pembeli yang mempertimbangkan kedua perangkat tersebut, sejumlah kelebihan dan kekurangan menjadi faktor penting sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga: Gilang Sakti Wiyono Putro, Dari Kedokteran ke Filsafat, Buktikan Pilihan Hati Berbuah Prestasi
Kekurangan Oppo Reno 15 Ada di Performa
Performa menjadi salah satu aspek yang paling disorot pada Oppo Reno 15. Ponsel ini menggunakan chipset Snapdragon 7 Gen 4 dengan media penyimpanan UFS 3.
Dalam pengujian yang dilakukan pengulas, skor AnTuTu berada di kisaran 1,3 juta poin. Sementara itu, Geekbench 6 mencatat skor single-core 1.189 dan multi-core 3.562.
Hasil tersebut dinilai cukup untuk penggunaan sehari-hari. Namun, performanya belum menjadi yang terbaik di kelas harga yang sama.
Pada pengujian Mobile Legends, Oppo Reno 15 mampu menjalankan pengaturan grafis HD dengan frame rate Ultra hingga 120 FPS.
Selama bermain selama 15 menit, rata-rata frame rate tercatat mencapai 117 FPS. Suhu tertinggi perangkat hanya mencapai 39 derajat Celsius sehingga masih tergolong adem.
Berbeda saat menjalankan Neverness to Everness (NTE). Pengaturan grafis dipilih pada mode Cinematic 60 FPS.
Selama sesi bermain 15 menit, rata-rata frame rate berada di angka 33 FPS dengan suhu tertinggi mencapai 44 derajat Celsius.
Meski sesekali mengalami lag, permainan masih dinilai nyaman. Hanya saja suhu perangkat mulai terasa lebih hangat dibandingkan saat memainkan Mobile Legends.
Untuk kebutuhan editing video, Oppo Reno 15 juga masih mampu menjalankannya dengan cukup baik.
Video berdurasi 52 detik yang diekspor pada resolusi 1080p 30 FPS membutuhkan waktu sekitar 1 menit 29 detik.
Waktu ekspor tersebut memang bukan yang tercepat, tetapi masih dianggap wajar mengingat timeline editing yang cukup padat.
Secara keseluruhan, performa Oppo Reno 15 dinilai memadai untuk aktivitas harian. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan gaming berat, masih ada pilihan lain dengan performa lebih tinggi pada kisaran harga yang sama.
Kamera Masih Bagus, Tetapi Ada Beberapa Catatan
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik Oppo Reno 15. Meski begitu, pengulas menemukan sejumlah kekurangan.
Kamera ultrawide dinilai memiliki kualitas paling rendah dibandingkan tiga kamera lainnya.
Detail foto dari kamera ultrawide dianggap kurang tajam. Kekurangan itu juga terlihat saat merekam video.
Selain itu, kamera ultrawide belum mendukung perekaman video 4K 30 FPS maupun Full HD 60 FPS.
Pengulas juga menemukan perilaku yang tidak konsisten saat berpindah zoom video.
Pada beberapa kondisi, perpindahan zoom masih menggunakan hasil crop dari kamera utama meski fitur pengunci lensa telah dimatikan.
Namun, di kesempatan lain perangkat benar-benar berpindah menggunakan kamera telefoto.
Kondisi tersebut diduga merupakan bug perangkat lunak karena perilakunya tidak selalu sama.
Kamera telefoto juga belum mendukung fitur telemacro.
Sebagai gantinya, mode makro memanfaatkan kamera utama maupun kamera ultrawide tergantung tingkat pembesaran yang dipilih.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Singasari: Masa Kejayaan Kertanegara hingga Penyebab Keruntuhannya pada 1292 Masehi
Desain Berbeda dari Seri Reno Lain
Desain Oppo Reno 15 juga menjadi perhatian.
Menurut pengulas, tampilannya berbeda dibandingkan seri Reno sebelumnya.
Bahkan desainnya disebut mengingatkan pada iPhone 12 Pro, terutama untuk varian warna Pacific Blue.
Sementara itu, Oppo Reno 16 justru kembali menggunakan bahasa desain yang lebih mirip dengan Reno 14.
Hal tersebut membuat Oppo Reno 15 terlihat seperti memiliki identitas desain yang berbeda dibandingkan lini Reno lainnya.
Selain desain, ukuran layar juga menjadi pertimbangan.
Oppo Reno 15 menggunakan layar 6,59 inci.
Sebaliknya, Oppo Reno 16 hadir dengan ukuran layar sekitar 6,32 inci sehingga terasa lebih ringkas saat digenggam.
Perbedaan ini tentu bergantung pada preferensi pengguna.
Bagi penyuka ponsel compact, Reno 16 lebih menarik. Sebaliknya, pengguna yang terbiasa memakai layar besar kemungkinan tetap nyaman menggunakan Reno 15.
ColorOS Jadi Salah Satu Nilai Plus
Di balik kekurangannya, Oppo Reno 15 memiliki cukup banyak kelebihan.
Salah satunya berasal dari sistem operasi ColorOS.
Antarmukanya dinilai ringan, responsif, dan memiliki animasi yang halus.
Perangkat ini juga dibekali fitur Content Portal yang memudahkan proses berbagi file hanya melalui metode drag and drop.
Fitur keamanan juga tergolong lengkap.
Pengguna dapat mengunci aplikasi, menyembunyikan aplikasi tertentu, hingga memanfaatkan private album pada galeri.
Selain itu tersedia pula O+ Connect.
Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi file dengan iPhone, MacBook maupun laptop Windows.
Tidak hanya itu, perangkat juga mampu melakukan screen mirroring sekaligus mengontrol laptop yang terhubung.
Material Premium Jadi Daya Tarik
Build quality menjadi salah satu keunggulan Oppo Reno 15.
Bagian belakang menggunakan material kaca.
Frame perangkat dibuat menggunakan aerospace-grade aluminium.
Sementara layarnya telah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Material tersebut dinilai sudah sesuai dengan kelas harga perangkat.
Pengulas bahkan menilai masih ada kompetitor dengan harga serupa yang masih memakai frame plastik dan panel belakang berbahan fiber.
Fitur AI Sangat Lengkap
Fitur kecerdasan buatan atau AI juga menjadi salah satu kekuatan Oppo Reno 15.
Perangkat ini menghadirkan AI Mind Space untuk merangkum berbagai informasi yang muncul di layar.
Ada pula AI Writing yang membantu membuat caption media sosial.
Pengguna juga mendapatkan AI Translate untuk menerjemahkan berbagai konten.
Fitur AI VoiceScribe turut tersedia untuk merangkum isi percakapan maupun konten tertentu.
Di sektor galeri terdapat AI Recompose, AI Eraser, AI Portrait Glow hingga AI Perfect Shot.
Selain itu, Oppo juga menyematkan AI Studio untuk menghasilkan gambar berbasis AI.
Keberadaan fitur-fitur tersebut dinilai membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih praktis.
Kamera Telefoto Jadi Andalan
Meski memiliki beberapa kekurangan, kamera Oppo Reno 15 tetap mendapat banyak apresiasi.
Kamera telefoto mampu melakukan zoom optik hingga 3,5 kali.
Hasil fotonya dinilai tajam dengan karakter warna yang cenderung natural.
Kamera depan juga memiliki sudut pandang luas karena mendukung mode 0,6x.
Fitur ini dianggap cocok bagi pengguna yang gemar membuat vlog.
Baik kamera depan maupun belakang telah mendukung perekaman video hingga resolusi 4K 60 FPS.
Untuk kebutuhan perekaman tanpa mikrofon eksternal, tersedia fitur Sound Focus yang membantu mereduksi kebisingan sehingga suara terdengar lebih jernih.
Secara keseluruhan, kemampuan kamera Oppo Reno 15 dinilai sudah sangat layak untuk kebutuhan pembuatan konten.
Fitur Gaming dan Baterai Jadi Nilai Tambah
Meski performanya bukan yang tercepat, Oppo Reno 15 tetap dibekali fitur gaming yang cukup lengkap.
Game Assistant memungkinkan pengguna mengatur performa, tampilan hingga kontrol permainan.
Tersedia pula fitur Status Sistem yang menampilkan data performa saat bermain.
Selain itu terdapat bypass charging bagi pengguna yang bermain sambil mengisi daya.
Game Lighting Effect juga memberikan efek pencahayaan ketika permainan dimulai, berakhir maupun saat berhasil mengalahkan lawan.
Untuk sektor daya, Oppo Reno 15 mengandalkan baterai berkapasitas 6.500 mAh.
Dalam pengujian, menonton YouTube selama satu jam hanya mengurangi baterai sekitar 8 persen.
Scrolling TikTok selama 10 menit menghabiskan sekitar 2 persen baterai.
Sedangkan bermain Mobile Legends selama 30 menit mengurangi daya sekitar 6 persen.
Pengisian daya menggunakan teknologi 80W SuperVOOC.
Mengisi baterai dari 5 persen ke 50 persen membutuhkan waktu sekitar 19 menit.
Sementara untuk mencapai 80 persen diperlukan sekitar 33 menit.
Pengisian hingga penuh dari 5 persen memerlukan waktu sekitar 46 menit.
Oppo Reno 15 Dinilai Masih Lebih Menarik
Berdasarkan pengalaman penggunaan selama beberapa bulan, Oppo Reno 15 dinilai masih menjadi pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.
Kelebihan seperti ColorOS yang nyaman, material premium, fitur AI lengkap, kamera telefoto berkualitas, baterai besar, hingga fitur gaming menjadi nilai jual utamanya.
Sementara kekurangan terbesar tetap berada pada sektor performa yang dianggap belum maksimal untuk kelas harganya.
Meski demikian, karena Oppo Reno 16 hadir dengan chipset yang sama tetapi dibanderol lebih mahal, Oppo Reno 15 disebut masih menjadi pilihan yang lebih rasional bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan fitur dan harga.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest