TRENGGALEKNJENGGLEK.JAWAPOS.COM - OPPO A5 Pro 5G hadir sebagai smartphone kelas menengah yang mengedepankan ketahanan fisik dibanding sekadar spesifikasi di atas kertas. Dibanderol di kisaran Rp3 jutaan, perangkat ini menawarkan sertifikasi standar militer, tiga sertifikasi IP sekaligus, baterai besar, serta ColorOS yang kaya fitur, meski performanya bukan ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan gaming berat.
Dalam ulasan penggunaan, OPPO A5 Pro 5G dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang relevan bagi pengguna dengan aktivitas luar ruangan. Mulai dari desain premium, ketahanan terhadap benturan dan air, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari yang nyaman.
Baca Juga: Gilang Sakti Wiyono Putro, Dari Kedokteran ke Filsafat, Buktikan Pilihan Hati Berbuah Prestasi
Desain Tipis dengan Kesan Premium
OPPO A5 Pro 5G mengusung desain yang masih mempertahankan gaya seri sebelumnya. Modul kameranya tetap menggunakan tata letak yang serupa, sementara perubahan terbesar terasa saat perangkat digenggam.
Meski bagian belakang masih memakai material polikarbonat, finishing matte yang halus membuat perangkat terasa lebih premium. Pengulas bahkan menyebut tampilannya mengingatkan pada seri flagship OPPO Find X8.
Varian yang digunakan adalah warna Mocha Brown dengan aksen cincin kamera berwarna emas. OPPO juga menyediakan pilihan warna merah muda yang ditujukan bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih ceria.
Di bagian depan, layar menggunakan desain punch-hole dengan bezel kiri dan kanan yang tipis. Namun bezel atas dan terutama bagian bawah masih terlihat cukup tebal.
Layar IPS 120 Hz dengan Tampilan Nyaman
OPPO A5 Pro 5G dibekali panel IPS beresolusi HD Plus (720 x 1604 piksel).
Refresh rate mencapai 120 Hz dengan tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nits.
Walaupun spesifikasinya tidak tergolong tinggi untuk kelas harganya, pengalaman penggunaan dinilai tetap memuaskan.
Saat digunakan membuka media sosial, bermain game, maupun menonton video, layar tidak menunjukkan gejala pixelated yang mengganggu.
Audio juga menjadi salah satu nilai tambah.
Speaker stereo menghasilkan suara yang dinilai seimbang pada frekuensi rendah, menengah, maupun tinggi, dengan staging yang cukup luas untuk kelas smartphone Rp3 jutaan.
Ketahanan Jadi Nilai Jual Utama
Bagian paling menonjol dari OPPO A5 Pro 5G adalah aspek durability.
Smartphone ini telah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, yang menunjukkan perangkat telah melalui pengujian ketahanan standar militer.
Dalam demonstrasi yang diikuti sejumlah media dan kreator teknologi, perangkat diperlihatkan mampu bertahan setelah dijepit menggunakan dua batako yang kemudian dihancurkan dengan palu besar.
Selain itu, smartphone juga tetap berfungsi setelah disemprot air bertekanan tinggi.
Ketahanannya diperkuat oleh tiga sertifikasi IP sekaligus, yaitu:
- IP66 untuk perlindungan terhadap semprotan air.
- IP68 yang memungkinkan perangkat bertahan di dalam air sedalam 1,5 meter selama 30 menit.
- IP69 untuk perlindungan terhadap semprotan air bertekanan tinggi serta air bersuhu tinggi.
Dalam demonstrasi lain, perangkat bahkan diperlihatkan tetap menyala setelah direbus maupun dibekukan di dalam es.
Meski demikian, pengulas mengingatkan bahwa sertifikasi tersebut bertujuan memberikan perlindungan saat terjadi insiden, bukan untuk sengaja menguji ketahanan perangkat.
Komponen Internal Dirancang Lebih Kokoh
Ketahanan tersebut didukung oleh beberapa teknologi internal.
OPPO menggunakan Sponge Bionic Cushioning Design, berupa busa pelindung dan silicon pad untuk melindungi komponen penting seperti kamera, motherboard, dan speaker dari benturan.
Perangkat juga memakai unibody mid-frame yang lebih kaku sehingga mampu melindungi keseluruhan struktur smartphone.
Pada bagian depan digunakan double tempered glass yang disebut memiliki ketahanan lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Untuk mendukung sertifikasi tahan air, OPPO turut menyematkan teknologi Microporous Pad pada area mikrofon agar tetap berfungsi saat terkena air.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Singasari: Masa Kejayaan Kertanegara hingga Penyebab Keruntuhannya pada 1292 Masehi
Performa Cukup untuk Gaming Kasual
OPPO A5 Pro 5G menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300.
Dalam pengujian sintetis, perangkat memperoleh skor AnTuTu sekitar 450 ribu poin.
Geekbench 6 menghasilkan skor 790 poin untuk single-core dan 2.010 poin untuk multi-core.
Sementara CPU Throttling Test selama 30 menit menunjukkan stabilitas sekitar 82 persen.
Meski angka benchmark tidak terlalu tinggi, pengalaman bermain game dinilai tetap memadai.
Pada Mobile Legends, perangkat dapat menjalankan pengaturan High Ultra dengan frame rate yang umumnya berada di atas 40 FPS dan rata-rata sekitar 55 FPS.
PUBG Mobile berjalan menggunakan pengaturan Balance Ultra dengan performa yang tetap nyaman dimainkan.
Untuk Wuthering Waves, pengulas menyarankan menggunakan pengaturan grafis paling rendah agar frame drop tidak terlalu sering terjadi.
Selama bermain game, suhu perangkat tercatat berada di sekitar 39 derajat Celsius, sehingga tetap terasa nyaman digunakan.
Baterai 5.800 mAh Tahan Seharian
Meski memiliki bodi tipis, OPPO A5 Pro 5G dibekali baterai berkapasitas 5.800 mAh.
Dalam pengujian, perangkat mampu digunakan sepanjang hari dengan screen-on time rata-rata sekitar 11 jam.
Pengisian daya didukung teknologi 45W SuperVOOC.
Mengisi baterai dari 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 86 menit.
ColorOS Jadi Salah Satu Kelebihan
Dari sisi perangkat lunak, ColorOS kembali menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi.
Antarmukanya dinilai ringan, intuitif, dan minim gangguan.
Perangkat juga tetap membawa sejumlah fitur AI, antara lain:
- AI Editor.
- AI Unblur.
- AI Eraser 2.0.
- AI Studio.
Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna mempertajam foto buram, menghapus objek yang tidak diinginkan, hingga membuat gambar bergaya ilustrasi.
Kamera 50 MP untuk Kebutuhan Harian
OPPO A5 Pro 5G menggunakan konfigurasi kamera belakang berupa kamera utama 50 MP dan kamera depth 2 MP.
Di bagian depan tersedia kamera selfie 8 MP.
Pada kondisi cahaya cukup, kamera utama menghasilkan warna yang cerah tanpa terlihat berlebihan.
Detail foto masih tergolong tajam dengan dynamic range yang mampu menjaga keseimbangan antara langit dan objek utama.
Saat digunakan pada kondisi minim cahaya, kualitas gambar mulai menurun dengan detail yang berkurang dan noise yang lebih terlihat.
Mode portrait mampu memisahkan objek dengan latar belakang secara cukup rapi.
Skin tone pada hasil portrait cenderung dibuat lebih cerah dibanding kondisi sebenarnya.
Kamera depan menghasilkan warna yang baik, meski detailnya tidak setajam kamera utama karena resolusinya lebih kecil.
Perekaman Video
Untuk video, kamera belakang mendukung perekaman hingga 1080p 60 FPS.
Warna yang dihasilkan dinilai akurat dengan dynamic range yang cukup baik.
Namun, stabilisasi menjadi salah satu kelemahannya karena perangkat belum dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS), sehingga rekaman saat berjalan masih terlihat bergetar.
Kamera depan mendukung perekaman hingga 1080p 30 FPS.
Field of view tergolong cukup lebar untuk kebutuhan vlog, sementara kualitas suara direkam menggunakan mikrofon internal perangkat.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest