Samsung Galaxy A07 Rp1,3 Jutaan Bawa Helio G99 dan UFS, Layak Jadi HP Murah Terbaik?

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:30 WIB
Samsung Galaxy A07 hadir mulai Rp1,3 jutaan dengan Helio G99, UFS, layar 90 Hz, baterai 5.000 mAh, dan update OS hingga enam tahun (Pinterest).
Samsung Galaxy A07 hadir mulai Rp1,3 jutaan dengan Helio G99, UFS, layar 90 Hz, baterai 5.000 mAh, dan update OS hingga enam tahun (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Samsung Galaxy A07 menjadi salah satu smartphone entry-level yang mencuri perhatian berkat kombinasi spesifikasi yang tidak biasa di kelas harga Rp1,3 jutaan. Perangkat ini dibekali chipset MediaTek Helio G99, penyimpanan UFS, layar 90 Hz, baterai 5.000 mAh, serta dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun. Berdasarkan ulasan Gadgetin, kombinasi tersebut membuat Galaxy A07 tampil menonjol dibanding sejumlah pesaing di segmen harga yang sama.

Samsung menghadirkan Galaxy A07 sebagai ponsel paling terjangkau dalam lini Galaxy A Series. Meski berada di kelas entry-level, perangkat ini menawarkan sejumlah fitur yang umumnya dijumpai pada smartphone dengan harga lebih tinggi.

Pada awal pembahasan, reviewer menyoroti antusiasme calon pembeli terhadap Galaxy A07. Bahkan, setelah sebelumnya membahas Redmi 15C, banyak pengguna justru membandingkan perangkat tersebut dengan Galaxy A07 karena spesifikasinya dianggap lebih menarik.

Desain Ringkas dengan Sertifikasi IP54

Samsung Galaxy A07 mengusung desain sederhana dengan modul kamera berbentuk kapsul yang berisi kamera utama 50 MP dan kamera pendukung 2 MP.

Perangkat tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Light Violet, Black, dan Green. Varian hijau disebut memiliki efek garis pada pantulan cahaya yang membuat tampilannya lebih menarik.

Bobotnya sekitar 180 gram dengan ketebalan hanya 7,6 mm sehingga tetap nyaman digenggam.

Material bodi sepenuhnya menggunakan polikarbonat, termasuk bagian belakang dan frame. Samsung juga tetap mempertahankan desain Key Island pada sisi kanan yang menjadi ciri khas Galaxy A Series terbaru.

Galaxy A07 menyediakan triple slot yang mampu menampung dua kartu nano SIM dan satu kartu microSD hingga kapasitas 2 TB.

Di bagian bawah tersedia port USB Type-C, jack audio 3,5 mm, mikrofon, dan speaker mono.

Meski volume speaker cukup lantang, kualitas suaranya dinilai masih terdengar sedikit cempreng saat digunakan mendengarkan percakapan atau vokal.

Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP54 sehingga dinilai aman dari cipratan air, termasuk saat terkena hujan ringan.

Namun, Galaxy A07 belum dibekali fitur NFC maupun sensor gyroscope berbasis hardware.

Baca Juga: Kisah Raja Kertanegara, Raja Terakhir Singasari yang Menolak Tunduk kepada Kubilai Khan hingga Tewas Dibunuh

Layar 90 Hz Jadi Nilai Tambah

Samsung Galaxy A07 menggunakan layar beresolusi HD+ 720 x 1.600 piksel dengan refresh rate 90 Hz.

Bezel layar memang masih tergolong tebal, tetapi hal tersebut dianggap masih wajar mengingat posisi Galaxy A07 berada di kelas harga Rp1 jutaan.

Refresh rate 90 Hz membuat animasi antarmuka terasa lebih halus saat digunakan untuk scrolling maupun berpindah aplikasi.

Tingkat kecerahan layar juga dinilai cukup baik sehingga konten masih dapat terlihat saat digunakan di luar ruangan selama kondisi matahari tidak terlalu terik.

Secara keseluruhan, layar Galaxy A07 dianggap sudah memenuhi ekspektasi untuk smartphone di kisaran harga Rp1,3 jutaan.

One UI 7 dan Update Hingga Enam Tahun

Galaxy A07 menjalankan One UI 7 dengan tampilan yang serupa perangkat Samsung kelas atas.

Reviewer menilai antarmukanya tetap menarik berkat ikon berwarna, widget yang dapat dikustomisasi, serta tampilan Quick Panel yang rapi.

Pengguna juga dapat mengatur tampilan lock screen sesuai kebutuhan.

Salah satu nilai jual utama Galaxy A07 adalah dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun.

Meski demikian, reviewer menilai hal tersebut masih perlu dibuktikan mengingat varian dasar hanya dibekali RAM 4 GB sehingga belum diketahui bagaimana performanya setelah menerima pembaruan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Singasari: Berdiri pada 1222, Capai Puncak Kejayaan di Era Kertanegara hingga Runtuh pada 1292

Helio G99 dan UFS Jadi Kejutan

Performa menjadi salah satu aspek yang paling mendapat sorotan.

Samsung Galaxy A07 menggunakan chipset MediaTek Helio G99 yang selama ini lebih sering ditemui pada smartphone dengan harga sekitar Rp2 jutaan.

Selain itu, Samsung juga menggunakan media penyimpanan berjenis UFS.

Reviewer menyebut penggunaan UFS pada smartphone Rp1 jutaan merupakan kejutan karena banyak kompetitor di kelas harga serupa masih menggunakan eMMC yang memiliki kecepatan baca dan tulis lebih rendah.

Dalam penggunaan sehari-hari, perpindahan aplikasi dan navigasi sistem terasa responsif.

Reviewer juga menyebut performa Galaxy A07 lebih baik dibanding Redmi 15C yang sebelumnya telah diulas.

Cocok untuk Game Ringan

Galaxy A07 mampu menjalankan Mobile Legends dengan frame rate stabil di kisaran 60 fps.

Reviewer bahkan memperkirakan perangkat ini masih berpotensi menghasilkan frame rate mendekati 90 fps apabila pengaturan gim mendukung.

Namun, kemampuan tersebut lebih ditujukan untuk game ringan.

Untuk gim berukuran besar seperti Genshin Impact, reviewer menilai Galaxy A07 kurang cocok, terutama pada varian RAM 4 GB dengan penyimpanan 64 GB.

Kapasitas tersebut dinilai terlalu terbatas untuk memasang gim berukuran puluhan gigabita.

Samsung menawarkan beberapa pilihan memori, mulai dari 4/64 GB, 4/128 GB, 6/128 GB hingga 8/256 GB.

Menurut reviewer, varian 4/64 GB menjadi pilihan paling menarik karena selisih harga menuju varian 128 GB mencapai sekitar Rp250 ribu.

Sebagai alternatif, pengguna disarankan memanfaatkan kartu microSD untuk menambah kapasitas penyimpanan.

Baca Juga: Runtuhnya Kerajaan Singasari Jadi Awal Berdirinya Majapahit, Begini Peran Raden Wijaya dan Pasukan Mongol

Baterai Awet dan Bonus Charger

Samsung Galaxy A07 dibekali baterai 5.000 mAh.

Dalam pengujian, bermain Mobile Legends selama 30 menit menghabiskan sekitar 7 persen baterai.

Sementara itu, streaming YouTube selama satu jam hanya mengurangi daya sekitar 6 persen.

Samsung juga menyertakan charger 25 watt di dalam paket penjualan melalui kotak terpisah.

Pengisian daya selama 15 menit mampu mengisi baterai hingga sekitar 24 persen.

Dalam waktu 30 menit, kapasitas baterai mencapai sekitar 45 persen, sedangkan pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam.

Kamera Cukup untuk Dokumentasi

Galaxy A07 membawa kamera utama 50 MP yang dinilai cukup memadai untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari.

Reviewer menilai hasil foto masih layak digunakan sebagai dokumentasi pekerjaan, laporan, maupun merekam suasana.

Namun, kualitasnya belum ditujukan untuk kebutuhan fotografi estetis.

Warna yang dihasilkan disebut kurang akurat dalam kondisi pencahayaan tertentu, sementara detail gambar masih banyak bergantung pada proses penajaman melalui perangkat lunak.

Pada kondisi cahaya minim, pengguna juga perlu menjaga posisi perangkat agar hasil foto tidak mudah blur.

Untuk kamera depan, Galaxy A07 mampu merekam video hingga resolusi Full HD 30 fps.

Reviewer memberikan apresiasi terhadap kemampuan dynamic range kamera depan yang dinilai mampu mempertahankan detail wajah sekaligus langit meski berada di bawah pencahayaan yang sangat terang.

Meski demikian, perekaman video belum didukung fitur stabilisasi sehingga hasil video masih terlihat berguncang saat berjalan.

Baca Juga: Gilang Sakti Wiyono Putro, Dari Kedokteran ke Filsafat, Buktikan Pilihan Hati Berbuah Prestasi

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
review Samsung Galaxy A07 Hp Samsung 1 jutaan samsung galaxy A07 one ui 7 helio g99